By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Berlaku Mulai 1 Mei 2026, Drone Tak Bisa Terbang Sembarangan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Berlaku Mulai 1 Mei 2026, Drone Tak Bisa Terbang Sembarangan

Internasional

Berlaku Mulai 1 Mei 2026, Drone Tak Bisa Terbang Sembarangan

Jack
By
Jack
2 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi drone. (Foto: Antara)
SHARE

NVERSI.ID – Pemerintah Beijing resmi menerapkan aturan ketat terkait penggunaan drone atau pesawat tanpa awak di seluruh wilayah ibu kota China. Regulasi baru tersebut melarang penjualan, penyewaan, hingga penerbangan drone tanpa izin resmi dari otoritas terkait.

Kebijakan itu diumumkan melalui laman resmi Biro Keamanan Publik Beijing dan akan mulai diberlakukan pada 1 Mei 2026. Aturan tersebut tertuang dalam regulasi bertajuk “Peraturan Pengelolaan Pesawat Tanpa Awak Beijing” yang diterbitkan pada 27 April 2026.

“Baik toko fisik luring maupun ‘platform’ daring, dilarang menjual atau menyewakan berbagai jenis pesawat tanpa awak beserta komponen intinya kepada unit atau individu yang berada di wilayah administratif Beijing,” demikian isi peraturan tersebut.

Meski begitu, pemerintah tetap membuka pengecualian bagi pihak tertentu yang memiliki kebutuhan khusus terkait penggunaan drone. Namun, prosesnya wajib melewati penilaian keamanan yang dilakukan bersama oleh aparat keamanan dan instansi terkait.

Selain larangan penjualan, pemerintah Beijing juga menetapkan seluruh wilayah udara kota sebagai zona udara terkendali. Artinya, setiap aktivitas penerbangan drone di area terbuka wajib mendapatkan izin resmi dari otoritas manajemen lalu lintas udara.

“Seluruh wilayah administratif Beijing adalah wilayah udara terkendali untuk pesawat tanpa awak. Semua aktivitas penerbangan di luar ruangan harus mengajukan permohonan, dan tidak boleh dilaksanakan tanpa izin,” demikian bunyi aturan tersebut.

Dengan aturan ini, tidak ada lagi area di Beijing yang bisa digunakan untuk menerbangkan drone secara bebas, termasuk taman kota, kawasan wisata, hingga wilayah pedesaan.

Pemerintah juga mengingatkan wisatawan dari luar daerah agar tidak membawa drone masuk ke Beijing selama periode libur Hari Buruh yang berlangsung pada 1 hingga 5 Mei 2026.

Dalam regulasi itu disebutkan bahwa seluruh bentuk pengangkutan drone ke wilayah administratif Beijing, baik menggunakan kereta cepat, bus antarkota, pesawat, maupun kendaraan pribadi, dilarang dan harus dipatuhi oleh seluruh pengunjung.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Putri Anne, Sosok Istri dari Arya Saloka
Film Pernikahan Arwah, Tradisi Tionghoa Masuk Dunia Horor Indonesia

Sementara bagi warga Beijing yang ingin membawa drone keluar kota saat liburan, pemerintah menetapkan syarat khusus. Drone yang dibawa harus sudah melewati proses verifikasi informasi oleh pihak kepolisian setempat sebelum nantinya dapat dibawa kembali ke ibu kota.

Pemilik drone, baik individu maupun institusi, diwajibkan melakukan verifikasi dengan kantor polisi sesuai domisili atau lokasi operasional masing-masing sebelum bepergian.

Pihak Biro Keamanan Publik Beijing menegaskan keamanan wilayah udara rendah di ibu kota membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat dan wisatawan.

“Kami harap para penggemar pesawat tanpa awak dapat mematuhi peraturan baru dengan ketat, bepergian dengan bijak, terbang secara legal, sambil menikmati keindahan liburan, secara sadar menjaga keamanan publik,” demikian pernyataan resmi mereka.

Sebagai informasi, luas wilayah Beijing mencapai sekitar 16.410 kilometer persegi atau sekitar 25 kali lebih besar dibanding wilayah Jakarta. Kota ini terbagi menjadi 16 distrik, mulai dari kawasan pusat metropolitan hingga wilayah pegunungan dan pedesaan di area pinggiran luar.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata Gaza Diumumkan
Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Inggris Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Media Sosial Mulai 2027
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Final Meski Trump Optimistis
TAGGED:Aturan DroneBeijingChinaDrone
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lebih dari 22 Ribu Anak Tak Sekolah di Jakarta Utara, DPRD Minta Pemprov Bergerak Cepat
Next Article Kecelakaan Maut di Bekasi Timur, DPR Minta Izin Operasional ‘Taksi Hijau’ Dievaluasi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Presiden AS Donald Trump marah pada CNN dan New York Times yang bikin berita tak sesuai harapan soal situs nuklir Iran. (Foto : Reuters)
Internasional

Trump Klaim AS Akan Raih Kemenangan Total atas Iran dalam Dua Pekan

2 weeks ago
Internasional

Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran

3 weeks ago
Internasional

Putin Apresiasi Kontribusi Umat Muslim Rusia Saat Momentum Idul Adha 1447 H

4 weeks ago
Sembilan aktivis dan jurnalis WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang sempat menjadi korban penculikan Tentara Israel saat ikut misi kemanusiaan Global Sumud Flotila (GSF) ke Gaza, Palestina tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5/2026). (Foto: Dok. IG/Kemluri)
InternasionalTerkini

Pemerintah Pulangkan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla 2.0, Menlu RI Tegaskan Negara Hadir Lindungi Warganya

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index