By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: BMKG Tegaskan Bumi Semakin Panas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BMKG Tegaskan Bumi Semakin Panas

Terkini

BMKG Tegaskan Bumi Semakin Panas

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
5 months ago
Share
3 Min Read
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema "Cuaca Eksrim Sinergi dan Kolaborasi Atasi Bencana" di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026). (Foto. Yayat Cipasang/Inversi.id)
SHARE

JAKARTA- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah terjadi dan semakin terasa dampaknya di Indonesia. Data pengamatan menunjukkan tren kenaikan suhu yang signifikan, seiring meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem yang memicu bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, mengatakan berdasarkan laporan global terbaru, anomali suhu dunia pada 2024 telah melampaui ambang batas 1,5 derajat Celsius, yakni mencapai lebih dari 1,55 derajat Celsius dibandingkan periode praindustri. Angka tersebut menjadikan 2024 sebagai tahun terpanas sepanjang sejarah pencatatan iklim global.

“Indikator perubahan iklim harus berbasis data. Dan data suhu menunjukkan secara jelas bahwa bumi semakin panas dan sudah melampaui ambang batas yang disepakati secara global,” ujar Andri dalam diskusi Dialektika Demokrasi bertema “Cuaca Eksrim Sinergi dan Kolaborasi Atasi Bencana” di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Andri menjelaskan, tren pemanasan global tersebut juga tercermin di Indonesia. Berdasarkan data pengamatan BMKG yang mencakup hampir satu abad, suhu rata-rata nasional menunjukkan kecenderungan terus meningkat.

“Rata-rata suhu Indonesia pada 2024 mencapai 27,52 derajat Celsius, tertinggi sepanjang sejarah pengamatan. Pola grafik sejak 1984 hingga 2024 menunjukkan tren yang semakin memerah, artinya semakin panas,” kata dia.

Kenaikan suhu tersebut berdampak langsung pada meningkatnya intensitas dan frekuensi cuaca ekstrem, yang menjadi pemicu utama bencana hidrometeorologi, baik basah maupun kering.

BMKG mencatat, bencana hidrometeorologi basah meliputi banjir, banjir bandang, dan longsor, sementara bencana hidrometeorologi kering mencakup kekeringan berkepanjangan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 2025 menunjukkan, lebih dari 90 persen dari sekitar 2.590 bencana yang terjadi di Indonesia merupakan bencana hidrometeorologi.

“Sebarannya memang terkonsentrasi di Sumatera dan Jawa, sebagian Kalimantan, serta Sulawesi. Wilayah-wilayah ini secara historis memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi,” ujar Andri.

Baca Juga :

Bye Scroll TikTok! Ini 5 Hobi Produktif Super Kece Buat Pelajar, Auto Cuan!
BGN Gandeng Yonif TP 804/DBAY Optimalkan Pasokan Pangan Lokal untuk Program MBG

Selain tren pemanasan jangka panjang, variasi iklim tahunan seperti El Nino dan La Nina turut memperkuat dampak cuaca ekstrem. El Nino cenderung memicu kemarau lebih panjang dan intens, sedangkan La Nina menyebabkan curah hujan meningkat hingga 30–50 persen, termasuk saat musim kemarau.

“Anomali iklim ini juga bisa menggeser awal dan akhir musim hujan. Bisa datang lebih cepat, lebih lambat, atau berakhir lebih panjang,” kata Andri.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG menegaskan pentingnya penguatan sistem peringatan dini multi-bahaya. Andri merujuk pada inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertajuk Early Warning for All, yang menekankan bahwa peringatan dini dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi kerugian ekonomi.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:BMKGEL NinaEl NinoHidrometeorologi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pembatalan Penerbangan di Soetta Disorot, Dampak Emosional Jadi Perhatian
Next Article Anggota DPR Sujatmiko Ingatkan Tata Ruang dan Infrastruktur Kunci Kurangi Banjir
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index