By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BNPB Ungkap Dampak Luas Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Utara: Ribuan Rumah Rusak, Warga Mengungsi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BNPB Ungkap Dampak Luas Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Utara: Ribuan Rumah Rusak, Warga Mengungsi

Terkini

BNPB Ungkap Dampak Luas Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Utara: Ribuan Rumah Rusak, Warga Mengungsi

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
5 Min Read
Banjir bandang menerjang Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel. (Foto: Tangkapan Layar Media Sosial)
Banjir bandang menerjang Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel. (Foto: Tangkapan Layar Media Sosial)
SHARE

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis perkembangan terbaru terkait bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara pada Senin (24/11/2025) dan Selasa (25/11). Cuaca ekstrem yang terjadi secara beruntun menimbulkan kerusakan besar di empat kabupaten/kota, yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. Ribuan rumah warga rusak, akses jalan terputus, dan ribuan penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi aman.

Contents
Banjir Deras dan Longsor Menimpa Berbagai Kelurahan di SibolgaTapanuli SelatanTapanuli UtaraTapanuli Tengah

Banjir Deras dan Longsor Menimpa Berbagai Kelurahan di Sibolga

Kota Sibolga menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling awal. Banjir melanda sejumlah titik di Kecamatan Sibolga Utara, Sibolga Selatan, dan Sibolga Kota. Wilayah yang tergenang meliputi Kelurahan Angin Nauli, Aek Muara Pinang, Aek Habil, Pasar Belakang, dan Pasar Baru. Banjir yang mengalir deras menghantam permukiman, menyeret kendaraan, hingga merusak infrastruktur dasar.

Sementara itu, tanah longsor terjadi di beberapa kelurahan, mulai dari Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga, hingga Sibual-buali. Longsor juga merusak wilayah Parombunan, Aek Mani, Pancuran Bambu, Pancuran Dewa, Pancuran Kerambil, Pasar Belakang, Pasar Baru, dan Pancuran Gerobak.

Satu warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara kerusakan material mencakup tiga rumah termasuk satu bangunan ruko. Sejumlah akses jalan turut terdampak longsor sehingga menghambat pergerakan warga dan respons darurat.

Rumah-rumah di Tapanuli Selatan porak poranda dihantam longsor (Foto: Antara)

Tapanuli Selatan

Wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi lokasi dengan dampak korban jiwa paling besar. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa kejadian banjir dan longsor di daerah tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia serta puluhan lainnya luka-luka.

“Dari wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, bencana banjir dan tanah longsor telah menyebabkan delapan warga meninggal dunia, 58 luka-luka, dan 2.851 warga terpaksa harus mengungsi,” ujar Abdul Muhari, Rabu (26/11/2025).

Bencana ini berdampak pada 11 kecamatan, antara lain Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tanah Timbangan, serta Angkola Muaratais. BPBD Tapanuli Selatan bersama tim gabungan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutup akses jalan, serta melakukan pendataan terhadap puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan.

Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11). (Foto: Doc. BNPB)

Tapanuli Utara

Di Tapanuli Utara, bencana serupa juga meninggalkan kerusakan signifikan. Dua jembatan dilaporkan putus akibat derasnya arus banjir dan longsoran tanah. Tak hanya itu, sekitar 50 unit rumah warga turut terdampak.

Abdul Muhari menerangkan bahwa pihak BPBD bersama tim gabungan saat ini telah meninjau lokasi dan merekomendasikan jalur alternatif untuk memulihkan akses warga.

Baca Juga :

Dampak Media Sosial pada Self-Esteem Anak Muda, Antara Motivasi dan Depresi
Bantah Ingin Rebut Posisi Ketum PDI Perjuangan, Jokowi: Bukannya Golkar?

“Sebanyak 50 unit rumah terdampak dan dua jembatan terputus akibat banjir serta tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara. BPBD dan tim gabungan melakukan pendataan dan merekomendasikan jalur alternatif Pangaribuan–Silantom sebagai akses jalan sementara,” jelasnya.

Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, imbas hujan badai yang terjadi pada Minggu (23/11) lalu. (Foto: Doc. BNPB)

Tapanuli Tengah

Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi wilayah dengan jumlah rumah terdampak paling banyak. Sebanyak 1.902 unit rumah terendam banjir yang melanda sembilan kecamatan, termasuk Pandan, Sarudik, Badiri, Kolang, Tukka, Lumut, Barus, Sorkam, dan Pinangsori.

BPBD bersama tim gabungan telah mendirikan tenda darurat dan mulai mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, selimut, dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga yang mengungsi.

Abdul menegaskan bahwa seluruh data kerusakan dan jumlah warga terdampak masih bersifat sementara.

“Seluruh pendataan seperti jumlah warga dan wilayah terdampak bersifat sementara. Data masih berpotensi mengalami perkembangan sesuai hasil kaji cepat lanjutan di lapangan,” ujarnya.

BNPB memastikan langkah-langkah penanganan darurat sedang dilakukan secara simultan di seluruh wilayah terdampak bencana di kawasan Tapanuli Raya. Abdul Muhari juga berpesan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama mengingat curah hujan yang diprediksi masih tinggi.

“Bagi warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah rawan longsor dapat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat mengguyur wilayah tempat tinggal lebih dari satu jam,” imbaunya.

Selain itu, ia meminta masyarakat rutin memantau informasi resmi terkait prakiraan cuaca dan arahan petugas di lapangan untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban tambahan.

Dengan ribuan rumah rusak, puluhan korban luka, dan wilayah-wilayah yang terisolasi, bencana di Sumatera Utara ini menjadi salah satu kejadian paling serius yang terjadi di penghujung tahun. BNPB bersama aparat daerah kini terus bekerja menangani dampak bencana sekaligus memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:BanjirLongsorSibolgaSumatera UtaraTapanuli SelatanTapanuli TengahTapanuli Utara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Turnamen Sepak Bola Piala Wali Kota Pasuruan Tahun 2025 (Sumber Foto : Istimewa / Sudutpandang.id) Kemenangan SMPN 4 Pasuruan dan Pembinaan Sport Excellence di Tingkat Pelajar
Next Article Foto : Kisah Inspiratif Samuel Christ. (Sumber Foto : Dok. Mobee / Suara.com) Samuel Christ & Edukasi Mengubah Ketakutan Menjadi Kesadaran Investasi!
3 Comments
  • Pingback: Akses Jalan Padang–Bukittinggi Lumpuh Akibat Banjir di Pasar Usang, Batang Anai - inversiid
  • Pingback: Banjir Melanda Beberapa Kabupaten dan Kota di Aceh - inversiid
  • Pingback: Pertamina Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Banjir di Ulakan Tapakis - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index