By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dari Tertekan ke Bangkit! Kinerja SIG Kembali Membaik di Semester II 2025
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dari Tertekan ke Bangkit! Kinerja SIG Kembali Membaik di Semester II 2025

EkonomiTerkini

Dari Tertekan ke Bangkit! Kinerja SIG Kembali Membaik di Semester II 2025

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 months ago
Share
4 Min Read
(ilustrasi) Sinyal positif perbaikan kinerja PT Semen Indonesia Tbk mulai terlihat pada Semester II 2025, Ketika sejumlah indikator operasional dan profitabilitas bergerak membaik. (Foto, generate AI/Dede)
SHARE

Jakarta — Rapat Dengar Pendapat (RDP) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dengan Komisi VI DPR RI pada 1 April 2026 lalu telah memperlihatkan apa yang sedang diperbaiki perusaaan platmerah itu dan sejauh mana perbaikan itu mulai bekerja dalam menghadapi tekanan industry semen selama ini.

Dalam RDP yang dihadiri jajaran direksi SIG, termasuk Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra terungkap sinyal positif perbaikan kinerja perusahaan mulai terlihat pada Semester II 2025, Ketika sejumlah indikator operasional dan profitabilitas bergerak membaik.

SIG tidak menutup mata terhadap tekanan. Dalam ringkasan kinerja 2025, perusahaan mengakui pendapatan turun 2,6 persen dibanding tahun sebelumnya, terutama akibat penurunan volume penjualan dan tekanan harga jual di tengah lemahnya permintaan semen, khususnya pada segmen proyek dan infrastruktur. Namun, poin terpenting yakni adanya langkah korektif yang mulai terukur hasilnya.

“Transformasi model bisnis pada Semester II 2025 mampu menahan tekanan tersebut, profil pendapatan mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan volume jual,” ujar Indrieffouny Indra di hadapan Ketua Komisi VI, Anggia Ermarini, bersama Wakil Ketua, Andre Rosiade, Adisatrya Suryo Sulisto, dan A.M. Nurdin Halid.

Hal ini menunjukkan SIG tidak sedang menunggu pasar pulih dengan sendirinya, melainkan membenahi area yang paling menentukan, yakni model bisnis, kanal penjualan, segmen ritel, portofolio usaha, dan struktur biaya.

Data memperlihatkan, pemulihan mulai muncul di paruh kedua tahun. Volume penjualan naik dari 17,205 juta ton pada Semester I menjadi 20,630 juta ton pada Semester II 2025. Pendapatan juga membaik dari Rp15,609 miliar menjadi Rp19,635 miliar. Meski tekanan memang belum hilang, tetapi pembenahan mulai menghasilkan respons nyata.

Tak heran jika SIG menyatakan bahwa, strategi pemulihan Kinerja berjalan sesuai rencana dan mulai menunjukkan hasil positif pada semester II 2025. Klaim ini ditopang beberapa indikator. Pertama, rata-rata volume bulanan meningkat, dari kisaran 2,07–2,25 juta ton pada fase awal implementasi menjadi 2,82–2,87 juta ton pada bulan-bulan berikutnya. Artnya, ritme penjualan yang lebih sehat.

Kedua, SIG berhasil menguatkan pangsa pasar segmen zak dari 46,6 persen pada Semester I menjadi 48,3 persen pada Semester II 2025. Dalam industri semen yang sangat ketat, kenaikan pangsa pasar ritel seperti ini penting karena menunjukkan perbaikan fundamental penjualan, penguatan strategi pemasaran, dan efektivitas pembenahan merek di pasar.

Ketiga, pembenahan menyentuh aspek paling sensitif, yakni biaya. SIG mencatat penghematan sekitar Rp215 miliar pada Agustus–Desember 2025, dengan potensi penghematan lanjutan hingga 2026 dari inisiatif yang sudah diidentifikasi. Hal ini relevan karena biaya energi mencakup sekitar 54 persen dari total biaya. Dengan struktur biaya seperti itu, efisiensi bukan lagi pilihan tambahan, tetapi syarat utama untuk menjaga daya tahan usaha.

Baca Juga :

Petani Muda Indonesia Mulai Menjadi Tren, Pendapatan Capai Rp20 Juta per Bulan, Tertarik?
Media Sosial, Teman atau Musuh? Ini Cara Bijak Anak Muda Menggunakannya

Keempat, hasilnya mulai tercermin pada margin laba operasi yang naik dari 3,3 persen pada Semester I menjadi 4,6 persen pada akhir 2025. Kenaikan margin di tengah tekanan pasar menandakan, pembenahan bukan hanya menolong volume, tetapi juga memperbaiki kualitas laba.

“Saat ini, kami menyatakan arah transformasi SIG pun cukup jelas. Perusahaan memfokuskan langkah pada transformasi model bisnis, penguatan ritel, optimalisasi portofolio, dan kepemimpinan biaya semen,” tegasnya.

Yang pasti, dalam menjalankan strategi transformasi menuju perbaikan, SIG tidak menutup mata terhadap tekanan. Melainkan, perusahaan terus membenahi titik-titik yang paling menentukan pemulihan kinerja.

Dengan kata lain, persoalannya bukan lagi semata-mata siapa yang harus disalahkan atas tekanan yang terjadi. Tapi apakah langkah perbaikannya tepat sasaran? Data Semester II 2025 menunjukkan arah pembenahan SIG mulai menghasilkan sinyal positif.

Indikator Utama Semester I / awal 2025 Semester II / akhir 2025
Total volume penjualan: 17,205 juta ton 20,630 juta ton
Pendapatan : Rp 15,609 miliar Rp19,635 miliar
Pangsa pasar segmen zak: 46,6% 48,3%
Penghematan efisiensi : — sekitar Rp215 miliar

Margin laba operasi: 3,3% 4,6%

You Might Also Like

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup
LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Tapi Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Penumpang
PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih
Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
TAGGED:Indrieffouny IndraRDP Komisi VI DPRSemen IndonesiaSIG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Ilustrasi Dapur MBG (Sumber : Inversi.id) Wagub Gorontalo Tinjau SPPG Cianjur, Serap Inovasi Prasmanan untuk MBG
Next Article Napi Korupsi Nongkrong di Kafe, DPR Minta Kasus Diusut Tuntas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Nasional Tetap Aman

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

2 days ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

4 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index