By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dedi Mulyadi Kritik Kebiasaan Anak Zaman Now Singgung Soal Rice Cooker & Game yang Bikin Lemah Otak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dedi Mulyadi Kritik Kebiasaan Anak Zaman Now Singgung Soal Rice Cooker & Game yang Bikin Lemah Otak

Terkini

Dedi Mulyadi Kritik Kebiasaan Anak Zaman Now Singgung Soal Rice Cooker & Game yang Bikin Lemah Otak

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
2 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi generasi muda saat ini. Dalam kunjungan ke SMPN 1 Panawangan, Kabupaten Ciamis, Dedi mengungkapkan sejumlah kelemahan yang menurutnya harus segera dibenahi agar anak-anak Jawa Barat tidak tertinggal di masa depan.

Contents
Minim Aktivitas Rumah, Luntur TradisiSiapkan Beasiswa untuk Anak Muda Berprestasi

“Apa sih kelemahan anak-anak sekarang? Otak kiri dan otak kanannya tidak berjalan seimbang,” ujarnya di hadapan para siswa, Selasa (13/5).

Menurut Dedi, salah satu penyebabnya adalah penggunaan gawai yang berlebihan. Ia menilai bahwa kebiasaan bermain gim setiap hari bisa melemahkan kemampuan berpikir dan kreativitas anak.

Minim Aktivitas Rumah, Luntur Tradisi

Dalam dialog interaktif, Dedi juga menyinggung soal minimnya keterlibatan anak dalam kegiatan rumah tangga. Ia menanyakan siapa saja di antara siswa yang membantu memasak di rumah, namun tak banyak tangan yang terangkat.

“Semua sudah bergantung pada rice cooker. Tidak ada lagi yang belajar mencuci beras atau memasak secara tradisional,” keluhnya.

Dedi menilai, modernisasi yang tidak dibarengi dengan pelestarian nilai-nilai tradisional dapat mengikis karakter anak muda. Karena itu, ia mendorong anak-anak, khususnya perempuan, untuk kembali membiasakan diri dengan nilai-nilai tradisional, termasuk memasak dengan cara yang sehat.

“Jangan biasakan langsung masukkan beras ke rice cooker. Kualitas nasi bisa menurun. Mari bangun kembali semangat tradisionalisme,” tegasnya.

Siapkan Beasiswa untuk Anak Muda Berprestasi

Meski memberikan kritik, Dedi Mulyadi tetap menunjukkan dukungannya bagi kemajuan generasi muda di Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota telah menyiapkan berbagai program beasiswa, baik untuk jenjang S1, diploma, maupun program keahlian teknik (engineer).

“Yang penting anak-anak Jawa Barat harus hebat. Harus jadi petarung, bukan jadi pribadi yang lemah,” pungkasnya.

Baca Juga :

Ini Jawaban Puan Kala Megawati Katakan Soal Pergantian Ketum PDIP: Insyaallah
Biodata Ayumi Putri Sasaki Paskibraka Nasional 2022 Keturunan Jepang Siap Masuk Akpol

Pesan ini diharapkan mampu menyadarkan generasi muda untuk lebih aktif, mandiri, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi.***

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Anak MudaDedi Mulyadi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Fenomena Pensiun Dini Anak Muda di China, Antara Lelah Mental dan Mencari Makna Hidup
Next Article Anak Muda Surabaya Peringati Tragedi Bom 13 Mei dengan Aksi Tanam Pohon
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index