By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: RI–Korsel Sepakat! Diplomasi Energi Menteri ESDM Amankan Nuklir dan Energi Bersih
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » RI–Korsel Sepakat! Diplomasi Energi Menteri ESDM Amankan Nuklir dan Energi Bersih

EkonomiInternasionalTerkini

RI–Korsel Sepakat! Diplomasi Energi Menteri ESDM Amankan Nuklir dan Energi Bersih

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 months ago
Share
4 Min Read
Di depan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korsel, Lee Jae-Myung, kedua menteri bidang energi Indonesia dan Korsel, Bahlil Lahadalia dan Kim Sungwhan menyepakati kerja sama energi bersih kedua negara di Seoul, Korsel, Rabu (1/4/2026). (Foto, Dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah Indonesia memperkuat diplomasi energi global dengan menggandeng Korea Selatan dalam tiga kerja sama strategis yang mencakup pengembangan energi bersih, teknologi nuklir, hingga mineral kritis. Langkah ini dipimpin langsung oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengamankan masa depan energi nasional di tengah gejolak geopolitik dan krisis energi dunia.

Kesepakatan tersebut diumumkan saat pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Blue House, Seoul, Rabu (1/4). Dalam pertemuan itu, Bahlil bersama Menteri Iklim, Energi, dan Lingkungan Korea Selatan Kim Sungwhan menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP/MoU) terkait pengembangan energi bersih.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Indonesia untuk menghadapi fluktuasi harga energi fosil akibat konflik global, sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih.

“Kerjasama ini penting sebagai fondasi bagi kedua belah pihak dalam mendorong transisi energi, khususnya energi bersih sesuai kemampuan negaranya masing-masing,” ujar Bahlil Lahadalia usai penandatanganan kerja sama yang dikutip dari website kementerian ESDM.

Menurutnya, hubungan panjang antara Indonesia dan Korea Selatan menjadi modal kuat untuk membangun kolaborasi energi masa depan. “Korea ini kan sahabat lama Indonesia. Jadi kita sama-sama tahu kelebihan dan potensi energi masing-masing. Kalau saling melengkapi bisa memperkuat kemandirian energi sesuai arahan Bapak Presiden,” jelas Bahlil.

Fokus pada Energi Masa Depan

Melalui kerja sama strategis ini, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi di berbagai sektor energi masa depan. Antara lain, energi terbarukan seperti surya, angin, dan panas bumi, energi masa depan yang meliputi nuklir dan hydrogen, pengembangan mineral kritis untuk industri baterai dan kendaraan listrik, Energy Storage System (ESS) dan efisiensi energi, serta pengolahan limbah menjadi energi dan bioenergi.

Selain itu, pembangunan infrastruktur energi modern juga menjadi bagian dari kerja sama, termasuk jaringan listrik pintar, stasiun pengisian kendaraan listrik, hingga penguatan industri baterai dari hulu hingga daur ulang.

“Termasuk juga dukungan bagi sistem energi terpadu di pulau-pulau mandiri energi supaya manfaat energi bersih bisa dirasakan lebih luas,” tambah Bahlil.

Baca Juga :

5 Fakta Random yang Wajib Kamu Tahu Biar Gak Kena Hoax dan Punya Bahan Ngobrol Asik!
Payakumbuh Jadi Tuan Rumah Liga Hedef Panahan Berkuda, Pemko Dukung Penuh Pembibitan Atlet Berprestasi!

Ia menegaskan kerja sama ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang alih teknologi, investasi baru, dan pengembangan SDM energi nasional.

Presiden Prabowo Subianto juga menilai hubungan Indonesia dan Korea Selatan semakin penting di tengah ketidakpastian global. “Korea Selatan memiliki kemampuan industrial dan teknologi yang luar biasa, sementara Indonesia mempunyai sumber daya yang melimpah dan pasar yang besar,” kata Prabowo.

Sementara itu, Presiden Lee Jae-Myung menegaskan Indonesia merupakan mitra strategis energi bagi Korea Selatan. “Selama lebih dari 50 tahun menjalin hubungan diplomatik, Indonesia dan Korea Selatan telah menjadi mitra dan sahabat yang tepercaya,” ujar Lee.

Kerja sama energi kedua negara juga telah terlihat melalui proyek pabrik baterai kendaraan listrik Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang, dengan investasi sekitar US$1,1 miliar dan kapasitas produksi 10 GWh baterai EV, cukup untuk sekitar 150 ribu kendaraan listrik.

Melalui diplomasi energi ini, Indonesia tidak hanya menjaga stabilitas energi saat ini, tetapi juga mengamankan posisi strategis dalam ekosistem energi bersih global di masa depan.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Bahlil LahadaliaPrabowo SubiantoPresiden Lee Jae-Myung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamalate Maccini Sombala di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sumber : www.bgn.go.id) BGN Tegaskan Anggaran MBG Rp268 Triliun, Fokus Tingkatkan Gizi dan Ekonomi
Next Article BGN Tegas Tindak Penyalahgunaan, Pengawasan Program MBG di NTB Diperkuat
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

22 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

22 hours ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index