By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: DPR Ingatkan Pemerintah, Swasembada Bukan Sekadar Stok
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » DPR Ingatkan Pemerintah, Swasembada Bukan Sekadar Stok

EkonomiTerkini

DPR Ingatkan Pemerintah, Swasembada Bukan Sekadar Stok

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
5 months ago
Share
3 Min Read
Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo ingatkan pencapaian swasembada pangan yang lebih cepat dari target Presiden Prabowo Subianto harus diwaspadai terkait jalur distribusi dalam RDP dengan Menteri Pertanian, Menteri KKP, Dirut Bulog dan ID Food, Rabu (4/2/2026). (Foto, Yayat Cipasang/Inversi.id)
SHARE

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengakui capaian pemerintah pusat di sektor pertanian yang dinilai berhasil mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target Presiden Prabowo Subianto.

Namun ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah terhadap ancaman struktural yang berpotensi menggagalkan capaian tersebut.

Firman menyebutkan, stok beras nasional pada awal 2026 yang mencapai 3,3 juta ton memang menjadi rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga memastikan ketersediaan pangan pokok strategis dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.

Hal ini disampaikan Firman Soebagyo saat RDP dengan Menteri Pertanian, Menteri KKP, Dirut Bulog dan ID Food, Rabu (4/2/2026). Meski demikian, Firman menekankan bahwa swasembada pangan bukan sekadar soal angka stok, melainkan juga soal keberlanjutan distribusi, stabilitas harga, dan perlindungan terhadap petani di lapangan.

“Capaian ini patut diapresiasi, tetapi jangan sampai pemerintah terlena. Tantangan nyata justru ada pada distribusi dan ketahanan produksi, terutama di tengah anomali cuaca dan banjir yang terus berulang,” tegas Firman.

Politikus Senior Golkar itu menyoroti potensi terganggunya distribusi pangan akibat kerusakan infrastruktur vital, khususnya di Pulau Jawa. Banjir yang kerap merendam jalur distribusi utama seperti Pantura dinilai bisa memicu kelangkaan pasokan dan lonjakan harga, terutama saat momentum hari besar keagamaan.

Firman secara tegas mendorong Kementerian Pertanian untuk tidak bekerja sendiri dan segera memperkuat koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian PUPR, guna memastikan perbaikan jalan, jembatan, dan sistem logistik pangan dilakukan secara cepat dan terukur.

“Kalau infrastruktur dibiarkan rusak, swasembada pangan hanya akan menjadi jargon politik. Distribusi adalah urat nadi pangan nasional,” kata anggota Baleg DPR ini.

Selain distribusi, Firman juga mengingatkan ancaman serius terhadap produksi pangan akibat curah hujan tinggi dan banjir yang berpotensi merusak tanaman dan menurunkan hasil panen. Tanpa langkah antisipatif, kondisi ini dapat dengan cepat memicu gejolak harga di tingkat konsumen.

Baca Juga :

Wajib Tahu! 4 Tips Mencegah Kanker Payudara
Transformasi Profesional Perhotelan di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

Untuk itu, DPR mendorong pemerintah mengambil langkah strategis dan konkret, mulai dari restorasi sungai, perbaikan irigasi primer, pengembangan sistem informasi hidrologi sebagai peringatan dini bagi petani, hingga penguatan regulasi perlindungan lahan pertanian.

Firman juga menyoroti persoalan klasik alih fungsi lahan yang hingga kini masih terjadi di sejumlah daerah. Ia menegaskan bahwa tanpa sanksi tegas, komitmen menjaga lahan pertanian hanya akan menjadi retorika.

“Kami mengapresiasi upaya pemerintah menekan alih fungsi lahan, tetapi daerah yang masih melanggar harus diberikan sanksi tegas. Jika tidak, swasembada pangan yang dicapai dengan susah payah ini bisa runtuh kapan saja,” tandas legislator dapil Jateng III ini.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:BapanasDirut BulogFirman SoebagyoID FoodMenteri KKPMenteri PertanianSwasembada Pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot berbicara dalam acara "Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026: Kemitraan, Permodalan, dan Teknologi" di Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM) ESDM Targetkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Beroperasi 2027, Tindak Lanjut Arahan Presiden soal Krisis Sampah
Next Article Pemulihan Pascabencana Dikebut, Aktivitas Ekonomi dan Ibadah Jadi Prioritas Jelang Ramadhan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

1 day ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index