By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Drama 35 Tahun Tuntas! Hotel Sultan, Warisan Bisnis Ibnu Sutowo Resmi Dikuasai Negara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Drama 35 Tahun Tuntas! Hotel Sultan, Warisan Bisnis Ibnu Sutowo Resmi Dikuasai Negara

Terkini

Drama 35 Tahun Tuntas! Hotel Sultan, Warisan Bisnis Ibnu Sutowo Resmi Dikuasai Negara

Nicholas
By
Nicholas
4 minutes ago
Share
4 Min Read
Pada Rabu (17/6), aparat gabungan mengeksekusi pengosongan kawasan Hotel Sultan di Blok 15 kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Tindakan ini mengakhiri drama 35 tahun sengketa antara keluarga Ibnu Sutowo dan negara. (Foto, dok/Humas Polri)
SHARE

JAKARTA — Sengketa panjang lahan Hotel Sultan yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade akhirnya mencapai klimaks. Pada Rabu (17/6), aparat gabungan mengeksekusi pengosongan kawasan Hotel Sultan di Blok 15 kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat. Operasi yang disebut sebagai upaya pemulihan aset negara itu berlangsung ricuh dan menandai babak akhir pertarungan hukum antara pemerintah dengan keluarga mendiang Jenderal Ibnu Sutowo, salah satu tokoh paling berpengaruh pada era Presiden Soeharto.

Contents
Dari Hotel Hilton Menjadi Simbol Kemewahan Orde BaruPertarungan Dinasti Bisnis dan Negara

Eksekusi dilakukan setelah serangkaian putusan pengadilan memenangkan pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK). Pemerintah menegaskan lahan seluas sekitar 13,6 hektare yang ditempati Hotel Sultan merupakan aset negara yang hak pengelolaannya berada di bawah kawasan GBK.

Kericuhan tak terhindarkan saat proses pengosongan berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, puluhan orang diamankan setelah terjadi perlawanan dan pelemparan batu terhadap petugas. Sejumlah personel TNI dan Polri juga dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Kegiatan pengamanan dilakukan secara ketat dengan mengutamakan keselamatan dan pendekatan dialogis kepada para penghuni maupun pekerja di lokasi.

Dari Hotel Hilton Menjadi Simbol Kemewahan Orde Baru

Hotel Sultan bukan sekadar hotel mewah. Bangunan ini merupakan bagian dari sejarah perkembangan Jakarta modern.

Hotel tersebut pertama kali berdiri dengan nama Jakarta Hilton International pada pertengahan 1970-an. Pembangunannya terkait erat dengan keluarga Ibnu Sutowo, mantan Direktur Utama Pertamina yang dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh pada masa awal Orde Baru. Melalui PT Indobuildco, keluarga Sutowo memperoleh hak untuk membangun dan mengelola hotel di atas lahan kawasan GBK.

Selama puluhan tahun, Hilton menjadi simbol kemewahan Jakarta. Kepala negara, pebisnis global, hingga berbagai acara internasional pernah digelar di sana. Namun setelah berakhirnya kerja sama dengan jaringan Hilton, nama hotel berubah menjadi Hotel Sultan Jakarta.

Di balik kemegahannya, status lahan hotel terus menjadi sumber sengketa. Pemerintah berpendapat Hak Guna Bangunan (HGB) yang dimiliki PT Indobuildco telah berakhir dan tidak dapat diperpanjang begitu saja karena berdiri di atas Hak Pengelolaan (HPL) negara. Sementara pihak PT Indobuildco yang dipimpin pengusaha Pontjo Sutowo, putra Ibnu Sutowo, berulang kali menempuh jalur hukum untuk mempertahankan hak pengelolaan kawasan tersebut.

Pertarungan Dinasti Bisnis dan Negara

Kasus Hotel Sultan menjadi salah satu sengketa aset negara paling menonjol dalam sejarah Indonesia modern. Di satu sisi berdiri negara yang mengklaim penguasaan penuh atas lahan GBK. Di sisi lain berdiri keluarga Sutowo, dinasti bisnis yang tumbuh besar pada masa kejayaan industri minyak Indonesia.

Nama Ibnu Sutowo sendiri memiliki tempat khusus dalam sejarah ekonomi nasional. Sebagai mantan petinggi Pertamina, ia pernah dijuluki sebagai salah satu figur paling berpengaruh pada era Soeharto. Warisan bisnisnya kemudian diteruskan oleh anak-anaknya, termasuk Pontjo Sutowo melalui PT Indobuildco.

Baca Juga :

Tak Reda Selama 27 Bulan! BPS Ungkap Emas Perhiasan Bikin Inflasi Melonjak di November
Profil dan Biodata Ni Wayan Apriliani Putri, Mahasiswi Unram yang Diusir Usai Hina Warga Tak Cantik

Kini, setelah puluhan tahun persidangan, gugatan, dan tarik ulur hukum, pemerintah menyatakan proses penyelamatan aset negara telah memasuki tahap akhir. Eksekusi Hotel Sultan menjadi simbol berakhirnya salah satu sengketa lahan paling panjang dan paling prestisius di Indonesia—sebuah pertarungan antara negara dan salah satu keluarga bisnis paling berpengaruh yang pernah lahir dari era Orde Baru.

You Might Also Like

Gol Kane Sah, Dunia Heboh! Trik Penalti Kapten Inggris Picu Tuntutan Larangan
CR 7 Mandul Didepan Debutan Afrika! Kongo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!
Level Dewa! Hanya Segelintir Pencetak Hattrick di Piala Dunia
Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!
TAGGED:GBKHotel SultanPontjo SutowoSekretaris Negara
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gol Kane Sah, Dunia Heboh! Trik Penalti Kapten Inggris Picu Tuntutan Larangan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

Mitos Boros Tumbang! Kompor Listrik Ternyata Lebih Hemat 75%

Heboh Harga Pertamax, Padahal dari Awal Tak Pernah Disubsidi

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Arnautovic Jadi Pembeda, Austria Selamat dari Kejutan Yordania!

23 hours ago
Terkini

Demo di DPR, Monas hingga Kemenkeu, Ribuan Aparat Disiagakan

1 day ago
Terkini

Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Paling Kotor di Dunia, Ini Langkah Pemprov DKI

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Hattrick Messi Membuat Aljazair Tak Berdaya

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index