By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Jumlah Petani di Sulsel Turun 4,45 Persen Selama 10 Tahun, Begini Usul DPR
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jumlah Petani di Sulsel Turun 4,45 Persen Selama 10 Tahun, Begini Usul DPR

Terkini

Jumlah Petani di Sulsel Turun 4,45 Persen Selama 10 Tahun, Begini Usul DPR

Natio
By
Natio
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Follow:
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Anggota Komisi IV DPR Slamet menyatakan jumlah petani di Sulawesi Selatan (Sulsel) turun 4,45 persen selama 10 tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan hasil sensus pertanian (ST 2023) menunjukkan adanya penurunan jumlah petani.

Dari 1.173.954 unit usaha pertanian (UTP) tahun 2013, kini menjadi 1.121.665 pada tahun 2023, ada penurunan sebesar 4,45 persen atau sekitar 52.289 selama sepuluh tahun terakhir.

Slamet mengatakan pemerintah harus meyakinkan dan membuat program untuk memastikan proses peralihan fungsi petani tidak hilang. “Kenapa? karena ini terkait dengan keseluruhan petani kita,” ujar Slamet saat Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR di Kantor Bulog Makassar, Sulawesi Selatan.

Slamet melanjutkan pihaknya menemukan di Makassar proses peralihan fungsi lahan dan alih fungsi profesi petani ini sanat tinggi. “Bukan tidak mungkin ini pasti terjadi di seluruh Indonesia,” ujar Slamet.

Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, solusi dari permasalahan ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu bagaimana agar pemerintah dapat meyakinkan kalau petani berproduksi dapat untung dan ada kesehatan yang terjamin.

Baca juga: Tinjau Panen Padi di Sigi, Jokowi: Hasilnya Saya Lihat Bagus

Sehingga, mereka akan tetap akan menjadi profesi petani. “Justru pertanyaan saya tadi saat pertemuan, bagaimana Badan Pangan bersikap ketika masa panen puncak?” ujarnya.

Slamet melanjutkan apa yang akan dilakukan Badan Pangan terkait dengan kesejahteraan petani.

“Kita bukan sekadar menyerap (hasil produksi dari petani) tapi bagaimana nanti penyerapan itu dikaitkan dengan kesejahteraan petani. Saya ingin mendapatkan jawaban Badan Pangan saat nanti kita rapat kerja di Jakarta,” pungkas Slamet.

Baca Juga :

Rupiah dan IHSG Sempat Terpuruk, Langkah BI dan Pemerintah Mulai Berbuah Hasil
Momen Gubernur Lampung Tidak Tahu Nama Daerah saat Ditanya Jokowi
12Next Page

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
ByNatio
Jurnalist and Digital Enthusias
Follow:
Banyak orang meninggalkan kedai kopi untuk bekerja. justru aku mendatangi kedai kopi untuk memulai bekerja. karena bagiku kopi adalah sumber inspirasi.
Previous Article Profil dan Biodata Andrew Andika, Aktor Tampan yang Diduga Selingkuh saat Tengku Dewi Hamil
Next Article Libur Panjang, KAI Daop 4 Semarang Siapkan 86 Ribu Tempat Duduk
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

6 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index