INVERSI.ID – Kebakaran terjadi di ruang server Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Rabu malam sekitar pukul 20.40 WIB. Insiden tersebut sempat memicu kepanikan kecil di area masjid, namun api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dan pelaksanaan tarawih perdana tetap berlangsung aman.
Berdasarkan laporan Command Center Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Pusat, sumber api berasal dari ruang server CCTV. Asap yang muncul dari ruangan tersebut membuat sejumlah jamaah keluar sementara dari area masjid untuk menghindari risiko.
Sirene kendaraan pemadam terdengar hingga ke dalam area masjid sekitar pukul 20.20 WIB. Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi dan melakukan penanganan cepat. Api dilaporkan berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.45 WIB.
“Pihak keamanan dari Masjid Istiqlal datang ke pos kita menginformasikan bahwa ada terjadi kebakaran di ruang server. Nah, ketika kita datang, sudah dipenuhi dengan asap. Namun masih ada satu titik api di bawah masih menyala, dan kita padamkan dengan APAR,” kata petugas Damkar Muhammad Ramdan di Jakarta, Rabu.
Saat tim pemadam tiba, ruangan dalam kondisi penuh asap tebal. Petugas pun harus menggunakan alat pelindung pernapasan mandiri agar dapat masuk dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Ramdan menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran. Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan situasi dapat segera dikendalikan.
“Api enggak merembet ke mana-mana, itu aman. Hanya di ruang server,” ucap Ramdan.
Sebanyak 20 personel pemadam kebakaran bersama empat unit mobil damkar dikerahkan untuk menangani insiden ini. Berkat respons cepat petugas, api tidak sempat menjalar ke bagian lain bangunan Masjid Istiqlal.
Setelah kondisi dinyatakan aman, jamaah dapat kembali melanjutkan ibadah tarawih dengan tertib. Hingga kini, pihak terkait masih melakukan evaluasi untuk memastikan keamanan sistem dan infrastruktur masjid tetap terjaga.