By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kemdiktisaintek Gerakkan Pemulihan Kampus Terdampak Banjir di Sumatera, Fokus Tanggap Darurat hingga Rehabilitasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemdiktisaintek Gerakkan Pemulihan Kampus Terdampak Banjir di Sumatera, Fokus Tanggap Darurat hingga Rehabilitasi

Pendidikan

Kemdiktisaintek Gerakkan Pemulihan Kampus Terdampak Banjir di Sumatera, Fokus Tanggap Darurat hingga Rehabilitasi

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
5 Min Read
Satu unit ekskavator membersihkan tumpukan material longsor di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Satu unit ekskavator membersihkan tumpukan material longsor di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar)
SHARE

Inversi.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mulai menerapkan langkah pemulihan komprehensif untuk kampus yang terdampak banjir di sejumlah daerah di Sumatera. Upaya ini menjadi tindak lanjut atas gangguan pendidikan tinggi yang terjadi akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Togar M. Simatupang, menjelaskan di Jakarta bahwa terdapat sedikitnya 30 perguruan tinggi yang mengalami dampak banjir dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari kerusakan fasilitas kampus, hambatan akses menuju kampus, hingga gangguan listrik dan jaringan komunikasi. Ia menegaskan bahwa skala bencana ini memiliki implikasi signifikan terhadap keberlangsungan kegiatan akademik di wilayah tersebut.

Togar menyampaikan bahwa ribuan sivitas akademika ikut terdampak secara langsung.

“Jumlah sivitas akademika yang terdampak langsung setidaknya berjumlah 6.437 orang. Sejauh ini belum diperoleh laporan jumlah korban jiwa atau hilang. Seiring proses verifikasi di lapangan, data ini akan terus diperbarui,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya verifikasi berkelanjutan untuk memastikan seluruh data dapat dipetakan secara akurat demi penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Sebagai respons awal, Kemdiktisaintek mengerahkan program pengabdian kepada masyarakat yang diarahkan untuk menghadirkan intervensi cepat dan berbasis sains. Model penanganan ini melibatkan mahasiswa, dosen, perguruan tinggi sekitar, serta pemerintah daerah agar pemulihan berlangsung dengan pendekatan multidisiplin dan kolaboratif. Menurut Togar, langkah ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak sekaligus memberikan ruang inovasi dalam penanggulangan bencana di sektor pendidikan tinggi.

Baca Juga : https://inversi.id/menteri-esdm-evaluasi-aktivitas-tambang-di-sumatera-pasca-banjir-bandang/

Ia menjelaskan bahwa strategi pemulihan tersebut dibagi ke dalam dua fase utama. Respons Tahap Tanggap Darurat akan berlangsung hingga 31 Desember 2025, dengan fokus pada tindakan langsung seperti pemulihan akses kampus, penanganan fasilitas dasar, serta dukungan awal bagi mahasiswa dan tenaga pendidik. Setelah itu, pemerintah akan memasuki Tahap Pemulihan pada tahun 2026 yang mencakup program lanjutan, rehabilitasi fasilitas, serta penguatan kembali layanan pendidikan agar kampus terdampak dapat beroperasi secara normal.

Dalam proses ini, Kemdiktisaintek juga mengoordinasikan sumber daya pendidikan tinggi di berbagai daerah untuk membantu kampus yang lebih terdampak.

Baca Juga :

Gratis, Festival Semarak Budaya Indonesia Digelar di Balai Kota Surakarta Esok Hari
Game Multiplayer Ringan untuk Laptop Kentang. Seru, Hemat RAM, Tetap Lancar!

“Kementerian juga terus memobilisasi sumber daya perguruan tinggi yang ada, baik di wilayah sekitar maupun seluruh penjuru Indonesia untuk membantu serta memberi dukungan kepada pihak-pihak yang terdampak bencana,” kata Togar.

Ia menegaskan bahwa gotong royong antarperguruan tinggi menjadi elemen penting dalam percepatan pemulihan.

Sebanyak 13 perguruan tinggi di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Jambi ditetapkan sebagai posko koordinasi utama. Kampus-kampus tersebut akan berperan sebagai pusat informasi, pendampingan teknis, serta pelaksana program pemulihan di lapangan. Sementara itu, perguruan tinggi dari luar daerah yang memiliki keunggulan teknologi atau keahlian tertentu didorong untuk memberikan dukungan tambahan, mulai dari penyediaan tenaga ahli hingga teknologi mitigasi bencana.

“Kelonggaran ini diberikan untuk memastikan keberlanjutan studi dapat berlangsung secara adaptif dan manusiawi,” lanjut Togar.

Dalam aspek pembiayaan, Kemdiktisaintek melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) merancang skema bantuan khusus bagi mahasiswa yang terdampak banjir. Bantuan tersebut berupa dukungan biaya hidup pascabencana yang akan dikoordinasikan bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, perguruan tinggi negeri, dan perguruan tinggi swasta. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi beban mahasiswa sehingga mereka dapat mempertahankan keberlangsungan pendidikannya meski berada dalam situasi krisis.

Baca Juga : https://inversi.id/mendagri-tegaskan-penanganan-bencana-di-sumatera-sudah-berjalan-pada-skala-nasional/

Sebagai bentuk keberpihakan kepada seluruh sivitas akademika, Togar menegaskan bahwa pihaknya juga mendorong pemberian relaksasi pembelajaran untuk mahasiswa dan dosen yang terdampak. Relaksasi tersebut meliputi penyesuaian jadwal, fleksibilitas metode pembelajaran, hingga kebijakan administratif yang lebih longgar. Menurutnya, pendekatan ini penting untuk memastikan bahwa pemulihan pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik, tetapi juga pada pemulihan kondisi psikososial dan akademik seluruh pihak yang terlibat.

Dengan langkah terpadu ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan proses pendidikan tinggi meski berada dalam situasi bencana. Pemerintah berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat mempercepat kembalinya aktivitas akademik di wilayah Sumatera dan memastikan bahwa hak pendidikan tetap terlindungi bagi para mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang terdampak.

Baca Juga : https://inversi.id/bulog-umumkan-stok-beras-di-sumatera-dilipatgandakan-demi-cegah-krisis/

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:BanjirKampusKemdiktisaintekRahabilitasiSumateraUniversitas
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Anak Muda, Awas 6 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Otak Cepat Tua
Next Article Seorang warga shalat di area rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar) Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak
1 Comment
  • Pingback: Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

INNOPROM 2026 Hasilkan 13 MoU Strategis, Indonesia Perkuat Industri dan Investasi di Eurasia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index