By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak

Terkini

Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Seorang warga shalat di area rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Seorang warga shalat di area rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar)
SHARE
Sumber : BNPB

Inversi.id – Indonesia kembali menghadapi situasi kedaruratan setelah banjir besar melanda berbagai wilayah di Sumatera dan menyebabkan dampak kemanusiaan yang sangat luas. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga 2 Desember 2025, bencana ini menimbulkan kerugian besar pada sektor sosial, permukiman, dan infrastruktur. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah kini bergerak mempercepat langkah penanganan demi melindungi warga yang masih berada di wilayah terdampak.

Data resmi mencatat sebanyak 631 orang meninggal dunia akibat bencana ini. Selain itu, terdapat 472 orang yang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR terpadu. Sementara korban luka mencapai sekitar 2.600 jiwa. Angka tersebut menegaskan besarnya risiko yang terjadi akibat tingginya intensitas hujan dan luapan air yang melanda berbagai daerah secara bersamaan.

Jumlah warga yang terdampak secara keseluruhan mencapai sekitar 3,3 juta jiwa, sementara satu juta warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi penampungan yang disiapkan pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun lembaga kemanusiaan. Dari sisi administratif, setidaknya 50 kabupaten di Sumatera masuk dalam kategori wilayah terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda-beda.

Baca Juga : https://inversi.id/mendagri-tegaskan-penanganan-bencana-di-sumatera-sudah-berjalan-pada-skala-nasional/

Kerusakan fisik yang ditimbulkan banjir terlihat pada ribuan rumah warga. Data menunjukkan terdapat sekitar 3.500 unit rumah rusak berat, dua ribu unit rusak sedang, dan 3.500 unit rusak ringan. Kerusakan fasilitas pendidikan juga sangat signifikan, yakni sebanyak 322 satuan pendidikan yang mengalami kerusakan dan tidak dapat digunakan sementara waktu. Selain itu, sebanyak 277 jembatan rusak dan harus segera diperbaiki untuk memastikan mobilitas masyarakat kembali pulih.

Merespons situasi ini, pemerintah melalui kementerian terkait mengaktifkan seluruh mekanisme tanggap darurat. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Togar M. Simatupang, menyampaikan bahwa kementeriannya turut membantu koordinasi di wilayah kampus yang terdampak.

“Kementerian juga terus memobilisasi sumber daya perguruan tinggi yang ada, baik di wilayah sekitar maupun seluruh penjuru Indonesia untuk membantu serta memberi dukungan kepada pihak-pihak yang terdampak bencana,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dukungan tersebut tidak hanya difokuskan pada aspek akademik, tetapi juga pada kontribusi langsung berupa tenaga ahli, bantuan teknis, dan pendampingan kepada masyarakat. Menurut Togar, langkah kolaboratif ini diperlukan mengingat skala bencana yang sangat besar dan membutuhkan penanganan lintas sektor.

“Jumlah sivitas akademika yang terdampak langsung setidaknya berjumlah 6.437 orang. Data ini akan terus diperbarui seiring proses verifikasi di lapangan,” tambahnya.

Baca Juga :

Tips Tetap Sehat Usai Puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2024
Profil Arie Febriant Pengemudi Honda HRV, Ludahi Pengendara Lain saat Parkir Sempit

Baca Juga : https://inversi.id/kemdiktisaintek-gerakkan-pemulihan-kampus-terdampak-banjir-di-sumatera-fokus-tanggap-darurat-hingga-rehabilitasi/

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama BNPB terus memperbarui data lapangan, mengevakuasi warga di titik kritis, serta mendistribusikan bantuan logistik. Pemerintah menempatkan perhatian penuh pada ketersediaan kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, layanan kesehatan, sanitasi, dan perlindungan kelompok rentan termasuk anak-anak, lansia, serta penyandang disabilitas.

Kerusakan jembatan dan fasilitas pendidikan menjadi perhatian khusus karena berdampak pada aktivitas masyarakat dan keberlanjutan proses belajar mengajar. Pemerintah menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur vital akan diprioritaskan pada tahap awal pemulihan. Pada saat yang sama, Kementerian PUPR mulai melakukan asesmen struktur guna menentukan skala rehabilitasi yang diperlukan.

Berdasarkan perkembangan situasi, pemerintah menetapkan dua tahap penanganan. Tahap tanggap darurat akan terus berjalan hingga kondisi benar-benar aman, terutama di lokasi yang masih terisolasi. Setelah itu, pemerintah akan memasuki tahap pemulihan yang mencakup rehabilitasi rumah warga, perbaikan sarana pendidikan, infrastruktur publik, dan fasilitas kesehatan.

Pemerintah menegaskan kembali bahwa seluruh upaya ini dilakukan untuk memastikan warga yang terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas normal dengan kondisi yang lebih aman dan layak. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan perguruan tinggi, lembaga kemanusiaan, dan komunitas lokal, diharapkan menjadi kekuatan utama dalam proses pemulihan jangka panjang.

Baca Juga : https://inversi.id/menteri-esdm-evaluasi-aktivitas-tambang-di-sumatera-pasca-banjir-bandang/

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:BanjirbencanaBNPBDataSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Satu unit ekskavator membersihkan tumpukan material longsor di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). (Foto: ANTARA/Muhammad Zulfikar) Kemdiktisaintek Gerakkan Pemulihan Kampus Terdampak Banjir di Sumatera, Fokus Tanggap Darurat hingga Rehabilitasi
Next Article Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/12/2025). (Foto: ANTARA/Shofi Ayudiana) Kementerian Pertanian Galang Bantuan Pangan bagi Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
3 Comments
  • Pingback: Kementerian Pertanian Galang Bantuan Pangan bagi Korban Banjir di Aceh dan Sumatera - inversiid
  • Pingback: Kementerian ESDM, BPMA, dan Medco E&P Perkuat Respons Kemanusiaan bagi Warga Aceh yang Terdampak Banjir - inversiid
  • Pingback: Ferry Irwandi Berhasil Galang Dana Lebih dari Sepuluh Miliar untuk Korban Banjir Sumatera dalam Waktu 24 Jam - inversiid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index