By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Mobil Listrik Melesat Akibat Perang AS-Iran. Industri EV China Ketiban Durian Runtuh
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Mobil Listrik Melesat Akibat Perang AS-Iran. Industri EV China Ketiban Durian Runtuh

EkonomiInternasional

Mobil Listrik Melesat Akibat Perang AS-Iran. Industri EV China Ketiban Durian Runtuh

Nicholas
By
Nicholas
1 month ago
Share
2 Min Read
Deretan mobil listrik BYD di Shenzhen, Cina, yang siap ekspor. Konflik antara AS-Iran yang memicu krisis energi di seuruh dunia meningkatkan ekspor new electric vehicle ke banyak negara. (Foto, BYD.com)
SHARE

TIONGKOK – Konflik senjata antara Amerika Serikat dan Iran mulai memunculkan efek besar terhadap ekonomi global. Ancaman krisis energi akibat gangguan pasokan minyak dunia membuat harga BBM melonjak di banyak negara. Namun di tengah situasi tersebut, industri kendaraan listrik atau New Electric Vehicle (NEV) justru menikmati lonjakan permintaan dan ekspor.

Laporan media internasional menyebut ketegangan di Timur Tengah mengganggu distribusi minyak dunia, termasuk jalur strategis Selat Hormuz. Dampaknya, harga bensin di Tiongkok ikut naik hampir 20 persen. Kondisi ini membuat kendaraan listrik semakin diminati masyarakat karena dianggap lebih hemat dibanding mobil berbahan bakar minyak.

“Harga bensin naik drastis sekarang. Jika Anda sering mengemudi, kendaraan listrik adalah pilihan terbaik,” ujar pengemudi DiDi di Changsha, Liu Zhou dikutip dari chinadaily.com

Fenomena itu langsung tercermin pada pasar otomotif China. Data China Passenger Car Association (CPCA) menunjukkan penetrasi NEV di China mencapai rekor 62,8 persen dari total penjualan kendaraan pada April 2026. Angka tersebut jauh di atas Amerika Serikat yang penjualan EV-nya masih di bawah 10 persen dari total pasar otomotif.

Di sisi lain, pasar mobil domestik China sebenarnya sedang melambat. Penjualan kendaraan turun 21,6 persen menjadi 1,4 juta unit pada April 2026. Namun menariknya, ekspor kendaraan justru melonjak 80,2 persen, sementara ekspor mobil listrik dan hybrid plug-in naik hingga 111,8 persen.

Asosiasi Produsen Mobil China juga mencatat penjualan NEV pada April 2026 mencapai 1,344 juta unit atau tumbuh 9,7 persen secara tahunan. Ekspor NEV bahkan mencetak rekor baru.

Kondisi ini menunjukkan adanya perimbangan baru dalam ekonomi global. Di satu sisi, perang dan lonjakan harga minyak menekan banyak negara. Namun di sisi lain, krisis energi justru mempercepat transisi menuju kendaraan listrik dan membuka peluang besar bagi industri EV dunia, terutama China.

You Might Also Like

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok
Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik
TAGGED:Ekspor mobil listrikNew electric vehicle
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri PU Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Investasi Jangka Panjang Pembangunan SDM
Next Article MBG! Bekal Gizi Seimbang, Cetak Generasi Cerdas dan Berprestasi Komitmen Pemkab Kutai Kartanegara Dukung Program MBG
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
Ekonomi

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

6 days ago
EkonomiTerkini

Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index