Halo brother and sister, ada kabar kece dan penting banget dari Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik! Pemerintah Desa Samirplapan lagi gencar-gencarnya berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.
Salah satu langkah keren yang mereka ambil adalah dengan menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan Narkoba bertema “Yang Muda yang Berkarya Tanpa Narkoba”, pada Kamis, 10 Juli 2025, di Balai Desa Samirplapan. Acara ini jadi bukti kalau desa pun bisa jadi garda terdepan melawan narkoba!
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 22.00 WIB ini dihadiri oleh banyak pihak penting, menunjukkan dukungan lintas sektor yang solid.
Ada jajaran Forkopimcam Duduksampeyan, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan. Lalu, hadir juga Kasi Trantib, perwakilan BNN Kabupaten Gresik yang jadi narasumber utama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak keamanan di desa, serta tentu saja Kepala Desa Samirplapan H. Ahmad Ja’far Shodiq beserta seluruh perangkat desa.
Turut hadir juga Ketua BPD, bidan desa, perwakilan organisasi pencak silat seperti PSHT dan Kera Sakti, serta organisasi kepemudaan kayak Karang Taruna, IPNU, dan IPPNU. Komplit banget, kan, pesertanya! Ini menunjukkan komitmen bersama dari berbagai elemen masyarakat.
Kepala Desa: Edukasi Narkoba, Agenda Rutin untuk Generasi Muda!
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ahmad Ja’far Shodiq menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Beliau merasa sangat senang melihat antusiasme warga yang peduli terhadap masa depan desanya.
“Kegiatan penyuluhan seperti ini merupakan agenda tahunan desa yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya dan dampak buruk dari narkoba,” ujarnya.
Hal tersebut artinya, Pemdes Samirplapan sangat serius dan konsisten dalam memerangi narkoba.
Ia juga berharap penuh agar generasi muda di Desa Samirplapan dapat terbebas sepenuhnya dari pengaruh narkoba. Lebih dari itu, beliau ingin mereka bisa menjadi agen perubahan yang aktif menyebarluaskan informasi penting ini kepada masyarakat luas.
“Kalian adalah masa depan desa ini, jangan biarkan narkoba merenggut potensi kalian,” tegas Kepala Desa.
Camat Duduksampeyan: Wujudkan Desa BERSINAR & Bentuk Satgas!
Sementara itu, Camat Duduksampeyan, Merista Dedy Hartadi, yang juga turut hadir, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di tingkat desa. Beliau menyebut bahwa masalah narkoba ini tidak bisa dihadapi sendirian, melainkan harus melibatkan semua pihak.
“Mari bersama-sama kita wujudkan Desa Samirplapan sebagai desa yang BERSINAR — Bersih dari Narkoba,” tegasnya dengan semangat membara. Slogan “BERSINAR” ini diharapkan bisa jadi motivasi dan tujuan bersama bagi seluruh warga.
Camat Merista juga mendorong agar di desa segera dibentuk Satgas P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba).
Pembentukan satgas ini dianggap sebagai upaya konkret dan terstruktur dalam mendeteksi serta mencegah peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.
Dengan adanya satgas, diharapkan tindakan pencegahan bisa lebih cepat dan efektif. “Satgas ini akan menjadi mata dan telinga kita di desa, sekaligus garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba,” jelas Camat.
Masa Depan Samirplapan: Sehat, Tangguh, dan Berdaya Saing!
Melalui kegiatan ini, Pemdes Samirplapan berharap bisa membangkitkan semangat generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi dalam bidang positif.
Ini adalah upaya untuk mengalihkan energi dan potensi anak muda ke hal-hal yang lebih bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Penyuluhan ini tidak hanya memberikan informasi tentang bahaya narkoba, tapi juga menginspirasi kaum muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan produktif, seperti olahraga, seni, atau pengembangan keterampilan. Ini penting agar mereka punya pilihan yang lebih baik daripada terjerumus ke hal-hal negatif.
Semoga inisiatif Pemdes Samirplapan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Dengan kesadaran kolektif dan langkah-langkah nyata seperti ini, cita-cita Indonesia bebas narkoba bisa semakin cepat terwujud. Yuk, brother and sister, kita dukung terus program-program positif semacam ini!