By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Luncurkan RESD Fase II untuk Perkuat SDM Energi Terbarukan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Luncurkan RESD Fase II untuk Perkuat SDM Energi Terbarukan

Terkini

Pemerintah Luncurkan RESD Fase II untuk Perkuat SDM Energi Terbarukan

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meluncurkan Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II (Sumber : Ruangenergi.com)
Foto : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meluncurkan Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II (Sumber : Ruangenergi.com)
SHARE

Inversi Deretan wajah muda tampak memenuhi sebuah ruang pertemuan di Jakarta, Rabu (21/1). Mereka duduk berjejer rapi, sebagian membawa catatan, sebagian lain sibuk berbincang pelan. Di balik suasana formal itu, tersimpan satu harapan yang sama: menjadi bagian dari masa depan energi Indonesia yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pada hari itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi meluncurkan Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II, sebuah program pengembangan keterampilan yang dirancang untuk menyiapkan generasi baru tenaga terampil di sektor energi terbarukan. Program ini menjadi kelanjutan dari fase pertama yang dinilai berhasil memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) di bidang energi bersih.

Bagi pemerintah, transisi energi tidak semata-mata berkaitan dengan penggantian sumber energi fosil menuju energi ramah lingkungan. Lebih dari itu, transisi ini menuntut kesiapan manusia yang mampu merancang, mengoperasikan, merawat, dan mengembangkan teknologi energi terbarukan. Tanpa SDM yang kompeten, pembangunan infrastruktur hijau berisiko tidak berjalan optimal.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM, Prahoro Nurtjahyo, menegaskan bahwa kesiapan SDM merupakan kunci utama keberhasilan transisi energi nasional.
“Keberhasilan transisi energi sangat bergantung pada kesiapan SDM yang berkelanjutan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM.

Menurut Prahoro, RESD Fase II bukan sekadar kelanjutan program sebelumnya, melainkan langkah strategis untuk membangun ekosistem talenta energi bersih yang siap kerja, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memimpin perubahan di masa depan. Program ini diharapkan dapat menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja terampil seiring percepatan pengembangan energi terbarukan di Tanah Air.

RESD merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Swiss. Kerja sama ini berfokus pada penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri energi terbarukan yang terus berkembang. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik langsung yang mendekatkan peserta dengan realitas lapangan.

Jejak keberhasilan RESD Fase I menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan fase kedua. Program fase pertama yang berlangsung sejak Desember 2020 hingga Juli 2025 telah menghasilkan sekitar 450 lulusan sarjana terapan teknik dengan spesialisasi energi terbarukan. Selain itu, ratusan teknisi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) dilatih di sembilan provinsi.

Tidak hanya peserta didik, kapasitas ratusan dosen dan instruktur juga ditingkatkan agar mampu mengajarkan teknologi energi terbarukan sesuai standar industri. Lebih dari 100 kemitraan strategis dengan pelaku industri berhasil dibangun, sementara tingkat serapan kerja lulusan politeknik mencapai sekitar 80 persen.

Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan vokasi yang terhubung dengan dunia industri mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Bagi Pemerintah Swiss, RESD bukan sekadar proyek bantuan teknis. Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, menyebut program ini sebagai bentuk investasi bersama untuk masa depan energi bersih.

Baca Juga :

Fenomena ‘Ponsel Jadul’ Kembali, Gen Z Pilih Feature Phone Demi Kesehatan Mental
Johnny G Plate Tersangka Kasus Korupsi Proyek BTS, Rugikan Negara hingga Rp 8 Triliun

“Kami tidak hanya mentransfer keahlian, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan agar dampaknya berkelanjutan. Ini bagian dari upaya bersama menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060,” ujarnya.

Dari sisi pendidikan tinggi, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, menilai RESD berperan sebagai jembatan penting antara dunia akademik dan industri. Melalui program ini, kurikulum pendidikan vokasi tidak lagi berorientasi pada teori semata, melainkan dirancang agar mahasiswa memiliki keterampilan hijau (green skills) yang relevan dan aplikatif.

Memasuki RESD Fase II untuk periode 2025–2028, cakupan program diperluas secara signifikan. Sebanyak 19 politeknik dan lembaga pelatihan di 15 provinsi akan terlibat. Selain teknologi energi terbarukan yang sudah ada, fase ini mulai memperkenalkan teknologi baru seperti sistem penyimpanan energi berbasis baterai.

Laboratorium berstandar industri juga akan disiapkan untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik. Aspek kesetaraan gender turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan RESD Fase II. Pemerintah mendorong partisipasi perempuan agar memiliki peluang yang setara dalam pengembangan karier di sektor energi, yang selama ini masih didominasi laki-laki.

Di balik berbagai angka, target, dan kebijakan, RESD menyimpan harapan besar. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai teknologi energi bersih, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Dari ruang kelas vokasi hingga ladang panel surya, mereka adalah wajah masa depan transisi energi Indonesia yang tengah tumbuh dan berproses.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:LuncurkanPemerintahPerkuatRESD Fase IIsdmSDM Energi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Harga jual emas Galeri24 naik dari Rp 2.766.000 menjadi Rp 2.854.000 per gram, atau mengalami lonjakan harga per gram naik Rp 85.000. (Sumber : Merahputih.com) Harga Emas di Pegadaian Naik Signifikan, UBS Catat Kenaikan Tertinggi
Next Article Foto : Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangannya kepada awak media di London, Inggris, pada Rabu, 21 Januari 2026 (Presidenri.go.id) Dari Investasi hingga Pendidikan, Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Bawa Capaian Konkret
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index