By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dari Investasi hingga Pendidikan, Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Bawa Capaian Konkret
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dari Investasi hingga Pendidikan, Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Bawa Capaian Konkret

PendidikanTerkini

Dari Investasi hingga Pendidikan, Lawatan Presiden Prabowo ke Inggris Bawa Capaian Konkret

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangannya kepada awak media di London, Inggris, pada Rabu, 21 Januari 2026 (Presidenri.go.id)
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (Presidenri.go.id)
SHARE

Inversi Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Inggris pada Januari 2026 menghasilkan sejumlah capaian konkret yang dinilai strategis bagi kepentingan nasional.

Tidak hanya berhenti pada diplomasi simbolik, lawatan ini membawa hasil nyata di bidang investasi, penguatan sektor maritim, serta kerja sama pendidikan tinggi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Presiden Prabowo menuntaskan rangkaian agenda kenegaraannya di Inggris pada Rabu, 21 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer serta audiensi dengan Raja Charles III. Pertemuan-pertemuan tersebut menjadi landasan penguatan hubungan bilateral Indonesia–Inggris di berbagai sektor strategis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris menghasilkan tiga kesepakatan utama yang memiliki dampak langsung bagi perekonomian dan pembangunan nasional. Pertama, komitmen investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun.

Kedua, penguatan kerja sama di bidang maritim. Ketiga, kerja sama pembangunan 1.582 unit kapal nelayan yang akan diproduksi dan dirakit di dalam negeri.

“Jadi hari ini, 21 Januari 2026, Bapak Presiden telah menyelesaikan seluruh kegiatan di Inggris. Salah satu pertemuan penting adalah dengan Perdana Menteri Keir Starmer, dan dari pertemuan tersebut lahir beberapa kesepakatan strategis,” ujar Seskab Teddy kepada awak media di Bandar Udara Stansted, London.

Kerja sama pembangunan kapal nelayan menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus. Proyek ini tidak hanya bertujuan memperkuat sektor perikanan nasional, tetapi juga diharapkan menciptakan dampak ekonomi yang luas melalui penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar. Seluruh proses produksi dan perakitan kapal akan dilakukan di Indonesia.

“Nanti menurut Menteri Kelautan, proyek pembangunan kapal ini diperkirakan dapat menyerap sekitar 600 ribu tenaga kerja. Hal ini dimungkinkan karena proses produksinya dilakukan di dalam negeri,” ungkap Seskab Teddy.

Selain sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo juga menaruh perhatian besar pada penguatan kerja sama pendidikan tinggi. Dalam kunjungan tersebut, Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, di antaranya University of Oxford, King’s College London, Imperial College London, University of Edinburgh, serta sejumlah universitas unggulan lainnya.

Baca Juga :

Jumlah Atlet Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025 Bertambah Menjadi 1.021 Orang
Gaji Tinggi dan Aman dari AI, Pekerjaan Pertukangan Jadi Primadona Baru

Pertemuan ini membahas rencana strategis pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya dalam bidang kedokteran dan ilmu pengetahuan serta teknologi. Presiden Prabowo, melalui Seskab Teddy, menyampaikan keinginan pemerintah untuk membangun 10 kampus baru di Indonesia yang berfokus pada bidang kedokteran serta STEM (science, technology, engineering, and mathematics).

“Intinya adalah kerja sama pendidikan. Bapak Presiden ingin membangun sekitar 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM. Ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional,” jelas Seskab Teddy.

Kerja sama pendidikan tersebut mencakup berbagai skema, mulai dari peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Inggris, pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, hingga pertukaran dosen dan tenaga pengajar. Presiden Prabowo juga bertemu dengan Menteri Pendidikan Inggris serta perwakilan Russell Group, yaitu kelompok universitas riset terbaik di Inggris.

Pemerintah berharap, kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan internasional bagi mahasiswa Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas dan peringkat universitas-universitas Indonesia di tingkat global.

Di sela-sela kunjungan luar negerinya, Presiden Prabowo tetap menjalankan agenda strategis nasional. Seskab Teddy mengungkapkan bahwa Presiden memimpin rapat koordinasi melalui konferensi video dengan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), yang dibentuk pada Januari 2025 atau dua bulan setelah Presiden dilantik.

Dalam rapat tersebut, Presiden menerima laporan mengenai pelanggaran yang dilakukan sejumlah perusahaan di kawasan hutan. Berdasarkan hasil evaluasi, Presiden memutuskan untuk mencabut izin perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran serius.

“Setelah menerima laporan dari Satgas, Bapak Presiden memutuskan untuk mencabut izin perusahaan yang telah terbukti melanggar ketentuan,” kata Seskab Teddy.

Menutup keterangannya, Seskab Teddy menegaskan bahwa setiap kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selalu diarahkan untuk menghasilkan manfaat konkret bagi Indonesia. Diplomasi internasional, menurutnya, harus mampu memberikan hasil nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap kunjungan luar negeri selalu diarahkan agar ada hasil yang didapatkan, ada produk kebijakan, dan ada dampak positif bagi Indonesia,” pungkasnya.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:inggrisInvestasiLawatanPendidikanPrabowo
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi meluncurkan Renewable Energy Skills Development (RESD) Fase II (Sumber : Ruangenergi.com) Pemerintah Luncurkan RESD Fase II untuk Perkuat SDM Energi Terbarukan
Next Article Foto : Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat kembali memberlakukan masa belajar selama enam hari dalam satu minggu setelah sebelumnya sempat diubah menjadi hanya lima hari sejak 2023 (Sumber : Antaranews.com) Sekolah SD dan SMP di Bukittinggi Kembali Enam Hari per Pekan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

4 days ago
Pendidikan

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index