By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pendataan Program MBG Dipastikan Inklusif dan Transparan, BGN Tegaskan Tak Ada Penerima Fiktif
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pendataan Program MBG Dipastikan Inklusif dan Transparan, BGN Tegaskan Tak Ada Penerima Fiktif

EkonomiMBG

Pendataan Program MBG Dipastikan Inklusif dan Transparan, BGN Tegaskan Tak Ada Penerima Fiktif

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto : ANTARA/Aria Ananda)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Foto : ANTARA/Aria Ananda)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Badan Gizi Nasional memastikan pendataan penerima Program Makan Bergizi Gratis dilakukan secara inklusif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Program prioritas nasional ini dirancang untuk menjangkau seluruh kelompok sasaran tanpa terkecuali, termasuk kelompok rentan yang selama ini kerap luput dari basis data program pemerintah.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan bahwa tidak ada penerima fiktif maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi fiktif dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Hal tersebut disampaikannya usai rapat koordinasi terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis.

“Tidak ada namanya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi fiktif, tidak ada juga penerima MBG fiktif,” ujar Dadan.

Ia menegaskan bahwa seluruh data penerima dapat ditelusuri secara jelas hingga tingkat individu.

Menurut Dadan, pendataan dilakukan bersama pemerintah daerah dengan pendekatan by name by address. Metode ini memungkinkan setiap penerima manfaat teridentifikasi secara akurat berdasarkan nama dan alamat, sehingga meminimalkan potensi kesalahan data dan memastikan program tepat sasaran.

Pendataan penerima MBG mencakup anak usia sekolah, santri, balita, ibu hamil, serta ibu menyusui. Selain itu, BGN juga menyasar kelompok masyarakat yang belum tercatat dalam administrasi kependudukan, seperti warga negara yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan, serta anak usia sekolah yang putus sekolah.

“Termasuk warga negara yang belum memiliki NIK dan anak-anak yang tidak lagi bersekolah. Itu warga negara yang harus mendapatkan program,” kata Dadan.

Ia menekankan bahwa prinsip inklusivitas menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga :

Viral Miniatur AI Bergerak, Begini Cara Membuatnya Ternyata Mudah dan Gratis
Mandalika Menyala! MotoGP 2025 Catat Sejarah Baru Bagi Sport Tourism Indonesia

Dadan menjelaskan, proses pendataan dilakukan melalui koordinasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dengan pemerintah daerah, mulai dari tingkat wilayah hingga kecamatan. Mekanisme ini dinilai efektif karena melibatkan struktur pemerintahan yang paling memahami kondisi sosial masyarakat setempat.

Selain memastikan akurasi data, BGN juga membuka ruang seluas-luasnya bagi pengawasan publik. Dadan menegaskan bahwa masyarakat berhak mengawasi pelaksanaan program, termasuk kualitas layanan dan menu makanan yang disediakan oleh SPPG.

Menurutnya, berbagai laporan dari masyarakat, termasuk kritik yang ramai di media sosial, akan dijadikan bahan evaluasi. BGN tidak segan memberikan teguran kepada SPPG apabila ditemukan layanan yang tidak sesuai standar.

“BGN ini institusi yang terbuka. Semua orang berhak mengawasi seluruh menu yang dihasilkan oleh SPPG. Siapa pun yang mengevaluasi, justru diapresiasi oleh BGN,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan bahwa ketepatan data menjadi prasyarat utama agar dampak Program Makan Bergizi Gratis dapat dievaluasi secara terukur.

“Data yang benar itu penting,” ujar Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas.

Berdasarkan paparan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, hingga saat ini jumlah SPPG telah mencapai 22.091 unit di berbagai daerah. Jumlah penerima manfaat tercatat telah menembus angka 60 juta orang, menunjukkan skala besar program tersebut dalam menjangkau masyarakat.

Program MBG juga memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Data mencatat tenaga kerja langsung di SPPG mencapai 924.424 orang, pemasok atau supplier sebanyak 68.551 pihak, serta mitra kerja mencapai 21.413 pihak. Selain itu, proses pengadaan tenaga P3K tengah berjalan untuk 32.000 formasi.

Pemerintah menargetkan peningkatan akurasi data penerima manfaat secara berkelanjutan. Data tersebut tidak hanya digunakan untuk memastikan ketepatan sasaran, tetapi juga menjadi dasar evaluasi jangka menengah dan panjang terhadap perubahan kondisi gizi dan pertumbuhan penerima Program Makan Bergizi Gratis.

Dengan pendataan yang inklusif, transparan, dan terbuka terhadap pengawasan publik, pemerintah berharap Program MBG dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat Indonesia.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:BGNMakan BergiziMBGSPPG
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tanggul Kali Pecah, Ratusan Rumah Terendam di Rawa Buaya Jakarta Barat
Next Article Banjir menggenangi ruas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (29/1/2026). (Foto : SonoraFM92) Banjir Lumpuhkan Lalu Lintas Jalan Daan Mogot, Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

7 days ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

7 days ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index