By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Polusi Udara Sejak Kecil Berdampak Serius pada Kesehatan Remaja, Ini Temuan Terbaru
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Polusi Udara Sejak Kecil Berdampak Serius pada Kesehatan Remaja, Ini Temuan Terbaru

Kesehatan

Polusi Udara Sejak Kecil Berdampak Serius pada Kesehatan Remaja, Ini Temuan Terbaru

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Paparan polusi udara saat masa kanak-kanak ternyata berdampak besar pada kesehatan saat remaja. Temuan ini diungkap dalam studi terbaru yang dilakukan peneliti dari University College London (UCL), berdasarkan analisis terhadap lebih dari 9.000 anak muda di Inggris yang tumbuh di lingkungan berpolusi.

Contents
Anak Usia Dini Paling Rentan terhadap PolusiPolusi dan Risiko Penyakit Lain

Studi ini merupakan bagian dari Millennium Cohort Study, yang melibatkan anak-anak kelahiran tahun 2000 hingga 2002. Para peneliti melacak alamat tempat tinggal peserta sejak lahir hingga usia 17 tahun, lalu mencocokkannya dengan data geospasial mengenai kualitas udara di area tempat tinggal mereka.

Melansir Medical Xpress, Kamis (15/5), studi ini menemukan bahwa remaja yang tinggal di kawasan dengan tingkat polusi udara tinggi saat kecil, cenderung memiliki kesehatan yang lebih buruk di usia 17 tahun dibanding teman sebayanya.

Anak Usia Dini Paling Rentan terhadap Polusi

Penelitian menyoroti tiga jenis polutan utama, yaitu:

  • Partikulat kasar (PM10)
  • Partikulat halus (PM2.5)
  • Nitrogen dioksida (NO₂)

Paparan terhadap partikel halus seperti PM2.5 yang dapat masuk ke paru-paru dan aliran darah, sangat membahayakan kesehatan anak-anak, terutama di usia dini.

Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar polusi tinggi pada usia 2 hingga 4 tahun memiliki risiko 15–30% lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan di usia remaja. Sedangkan mereka yang terpapar saat usia 5 hingga 7 tahun juga menghadapi risiko peningkatan sebesar 14–16%.

“Tahun-tahun awal kehidupan adalah fase yang sangat sensitif. Dampak polusi bisa terasa hingga bertahun-tahun setelahnya,” ujar Dr. Gergo Baranyi, peneliti utama dari UCL.

Anak dari Keluarga Miskin dan Minoritas Etnis Lebih Rentan

Tak hanya soal kesehatan, studi ini juga mengungkap ketimpangan sosial yang mencolok. Anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah dan etnis minoritas lebih sering tinggal di kawasan dengan kualitas udara buruk.

Baca Juga :

MK Resmi Kabulkan Penarikan Permohonan Uji Materiil UU APBN 2026
Vibes Juara dari Depok! Atlet Tarung Derajat Kota Depok Nge-Gas Sabet 7 Medali di Kejurda Jabar, Siap Gebrak POPDA & Porprov!

Contohnya, anak-anak non-kulit putih terpapar nitrogen dioksida 51% lebih tinggi dibandingkan anak kulit putih pada masa awal kehidupan mereka.

“Temuan kami mengonfirmasi bahwa polusi udara tidak hanya merusak kesehatan, tapi juga memperburuk ketimpangan sosial,” ujar Dr. Baranyi.

Studi ini memperkuat pentingnya kebijakan lingkungan yang adil dan menyeluruh. Dr. Baranyi menambahkan bahwa pengurangan tingkat polusi sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dapat memberikan manfaat besar dalam jangka panjang, khususnya bagi anak-anak di daerah kurang mampu.

Polusi dan Risiko Penyakit Lain

Paparan jangka panjang terhadap polusi udara di masa kecil juga dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan seperti:

  • Penyakit pernapasan
  • Tekanan darah tinggi
  • Obesitas
  • Gangguan kesehatan mental
  • Penurunan fungsi kognitif

Dengan meningkatnya urbanisasi dan kendaraan bermotor, risiko paparan polusi semakin tinggi, terutama di kota besar. Oleh karena itu, diperlukan langkah nyata dari pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman bagi anak-anak.***

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Paling Kotor di Dunia, Ini Langkah Pemprov DKI
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
TAGGED:Polusi Udararemaja
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cole Palmer sampai Gravenberch: Ini 7 Pemain Muda Terbaik Liga Inggris 2025!
Next Article Rossa Comeback Lewat OST Romantis Bareng Vanesha dan Bryan, Siap Bikin Baper!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting

4 weeks ago
Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index