By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Prabowo Tegaskan Nilai Kehormatan Kerja Jujur, Pemulung Dinilai Lebih Mulia daripada Koruptor
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Prabowo Tegaskan Nilai Kehormatan Kerja Jujur, Pemulung Dinilai Lebih Mulia daripada Koruptor

Pendidikan

Prabowo Tegaskan Nilai Kehormatan Kerja Jujur, Pemulung Dinilai Lebih Mulia daripada Koruptor

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
Presiden Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian 166 Soklah Rakyat di 34 Provinsi, Banjarbaru, Senin (12/1/2026). (Foto : Tangkapan Layar/YouTube/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo menyampaikan sambutan saat peresmian 166 Soklah Rakyat di 34 Provinsi, Banjarbaru, Senin (12/1/2026). (Foto : Tangkapan Layar/YouTube/Sekretariat Presiden)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menanamkan rasa bangga dan hormat kepada orang tua apa pun latar belakang pekerjaannya. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat secara serentak yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa nilai kemuliaan seseorang tidak ditentukan oleh status sosial atau jenis pekerjaan, melainkan oleh kejujuran dan kerja keras.

Di hadapan para siswa Sekolah Rakyat, Prabowo mengajak seluruh murid untuk tidak merasa rendah diri hanya karena orang tua mereka bekerja sebagai buruh, petani kecil, pemulung, atau tukang becak. Ia meminta para siswa menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap orang tua yang mencari nafkah dengan cara yang halal dan bermartabat.

“Anak-anakku, jangan pernah kecil hati. Jangan pernah merasa malu hanya karena orang tuamu seorang buruh, petani miskin, atau pemulung,” ujar Prabowo.

Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan dengan keringat sendiri merupakan bentuk kemuliaan yang patut dihormati dan dijunjung tinggi.

Prabowo menilai bahwa orang tua para siswa Sekolah Rakyat adalah pribadi-pribadi yang bekerja keras demi masa depan anak-anak mereka. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa sikap hormat kepada orang tua harus menjadi nilai utama yang dipegang oleh setiap siswa. Presiden bahkan menyampaikan pesan simbolik agar para siswa menunjukkan penghormatan secara tulus kepada orang tua mereka.

“Mereka bekerja keras, halal, dengan keringat sendiri untuk masa depanmu. Hormati orang tuamu. Kalau perlu, pulanglah dan sungkem, cium kaki orang tuamu,” kata Prabowo.

Pesan ini disampaikan sebagai pengingat bahwa keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari pengorbanan orang tua.

Lebih jauh, Prabowo secara tegas membandingkan kemuliaan kerja jujur dengan perilaku korupsi. Ia menyatakan bahwa orang tua yang bekerja sebagai pemulung atau tukang becak jauh lebih mulia dibandingkan mereka yang berpendidikan tinggi tetapi melakukan korupsi dan mengkhianati negara.

Baca Juga :

Berperan Kawal Pembangunan, Jokowi Dorong BPKP Berinovasi Lewat Teknologi
Jokowi Ungkap Nama-nama yang Cocok Dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Menurut Presiden, kejujuran dan integritas adalah nilai yang tidak bisa ditawar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan pernah kau malu. Mereka lebih mulia daripada orang-orang pintar tetapi koruptor, yang berkhianat kepada negara dan bangsa,” ujar Prabowo.

Pernyataan ini disambut dengan perhatian serius para siswa dan tenaga pendidik yang hadir dalam acara tersebut.

Presiden juga menegaskan sikap pribadinya terkait penghormatan terhadap profesi. Ia secara terbuka menyatakan bahwa dirinya lebih menghormati pemulung dan tukang becak yang bekerja keras dibandingkan individu berpendidikan tinggi yang mencuri uang rakyat demi kepentingan pribadi.

“Saya lebih hormat kepada pemulung. Saya lebih hormat kepada tukang becak yang bekerja dengan keringat sendiri daripada mereka yang pintar-pintar tetapi mencuri uang rakyat,” tegas Prabowo.

Pernyataan ini menegaskan posisi moral Presiden dalam memandang kerja jujur sebagai fondasi utama kehormatan manusia.

Pesan moral yang disampaikan Prabowo dinilai sejalan dengan tujuan pendirian Sekolah Rakyat, yakni memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus membangun karakter dan nilai kebangsaan sejak dini. Sekolah Rakyat tidak hanya diharapkan menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan sikap mental, etika, dan integritas generasi muda.

Melalui pidato tersebut, Prabowo berharap para siswa Sekolah Rakyat tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, menghormati orang tua, dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Presiden menegaskan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh karakter dan keberanian untuk hidup jujur demi kepentingan bersama.

Baca Juga : https://inversi.id/target-500-sekolah-rakyat-prabowo-optimistis-tampung-30-ribu-siswa-pada-akhir-2026/

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Prabowo SubiantoPresiden Prabowo SubiantoSekolah Rakyat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Wakil Ketua Baleg DPR RI Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen, Jakarta. (Foto : Inilahcom/Clara) Dorong Kemandirian Energi, Menteri Bahlil Optimistis Impor Solar Nol pada 2026 Lewat B50
Next Article GUBERNUR MULUKU UTARA - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda berpose setelah diwawancara di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025). (Foto : Kompas.com/Antonius Aditya Mahendra) Kasus Suap Pajak PT Wanatiara Persada Bergulir, Gubernur Sherly Masuk Radar KPK
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index