By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Saatnya Pindah ke Kompor Listrik. Solusi Paling Rasional Saat Harga Gas Dunia Makin Ganas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Saatnya Pindah ke Kompor Listrik. Solusi Paling Rasional Saat Harga Gas Dunia Makin Ganas

Ekonomi

Saatnya Pindah ke Kompor Listrik. Solusi Paling Rasional Saat Harga Gas Dunia Makin Ganas

Nicholas
By
Nicholas
2 months ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Kompor listrik kini banyak digunakan di rumah tangga karena mampu memotong biaya energi hingga 75%. (Foto, Dok/pgn)
SHARE

JAKARTA — Di tengah lonjakan harga energi global yang ikut mendorong kenaikan LPG non-subsidi, rumah tangga kini dihadapkan pada pilihan rasional, tetap bertahan dengan gas mahal, atau beralih ke solusi yang lebih hemat dan stabil.

Faktanya, data terbaru menunjukkan kompor listrik bukan sekadar alternatif—melainkan solusi efisiensi yang nyata.

Kenaikan harga LPG non-subsidi yang terjadi belakangan ini membuat beban pengeluaran rumah tangga semakin terasa. Untuk tabung LPG 5 kg hingga 12 kg, harga kini berada di kisaran Rp200.000 hingga Rp220.000 per tabung. Jika dihitung, biaya pemakaian harian bisa mencapai Rp6.000 hingga Rp7.500, atau sekitar Rp180.000 hingga Rp220.000 per bulan.

Bandingkan dengan kompor listrik.

Dengan tarif listrik sekitar Rp1.444 per kWh, biaya memasak harian hanya berkisar Rp1.400 hingga Rp1.800. Dalam sebulan, totalnya sekitar Rp43.000 hingga Rp56.000. Artinya, penghematan bisa mencapai 70% hingga 75% dibanding LPG non-subsidi.

Bahkan jika dibandingkan dengan LPG subsidi 3 kg, kompor listrik tetap lebih efisien. LPG 3 kg yang dijual di kisaran Rp16.000 hingga Rp19.000 per tabung menghasilkan biaya bulanan sekitar Rp48.000 hingga Rp76.000. Sementara kompor listrik tetap lebih rendah, dengan potensi hemat sekitar 10% hingga 20%.

Perbandingan ini menegaskan satu hal, efisiensi energi kini bukan lagi soal gaya hidup, tapi strategi bertahan.

Di tengah ketidakpastian harga gas dunia akibat faktor geopolitik dan pasokan global, listrik menawarkan stabilitas yang lebih terukur. Tidak ada risiko lonjakan mendadak seperti yang kerap terjadi pada LPG non-subsidi.

Selain itu, penggunaan kompor listrik juga dinilai lebih praktis dan modern. Tidak perlu khawatir kehabisan tabung di saat mendesak, tidak ada risiko kebocoran gas, dan kontrol panas lebih presisi.

Baca Juga :

Zagy Berian, Anak Muda Indonesia Terpilih Jadi Wakil Asia Tenggara di PBB untuk Perubahan Iklim
Apakah Genre Musik Bisa Menentukan Kepribadian Kamu?

Kajian yang dirilis oleh lembaga penyiaran publik juga menegaskan bahwa dalam penggunaan harian, kompor listrik mampu memberikan efisiensi biaya yang signifikan dibandingkan LPG, terutama untuk kebutuhan rumah tangga kecil hingga menengah.

Di sinilah perubahan pola konsumsi mulai terlihat.

Jika sebelumnya LPG menjadi pilihan utama, kini semakin banyak rumah tangga mulai mempertimbangkan listrik sebagai sumber energi memasak. Bukan karena tren, tetapi karena hitungan ekonomi yang semakin tidak bisa diabaikan.

Dengan selisih biaya yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah per bulan, transisi ke kompor listrik menjadi langkah cerdas untuk menjaga keuangan keluarga tetap aman.

Pada akhirnya, di tengah harga energi yang terus berfluktuasi, pilihan paling rasional adalah yang paling efisien. Dan saat ini, kompor listrik bukan hanya lebih modern—tapi juga jauh lebih hemat.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
TAGGED:Kompor listrikLPG 3 kgLPG non subsidi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dulu Dihina, Kini Terbukti! Bahlil Pasang Badan Sikat Mafia LPG Demi Harga Adil untuk Rakyat
Next Article Anne Hathaway Tampil Beda di Mother Mary, Film Drama Musik A24 Siap Tayang di Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

4 days ago
EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index