By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Situasi Kritis di Aceh Tamiang, Banyak Wilayah Masih Terisolasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Situasi Kritis di Aceh Tamiang, Banyak Wilayah Masih Terisolasi

Terkini

Situasi Kritis di Aceh Tamiang, Banyak Wilayah Masih Terisolasi

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
5 Min Read
Sejumlah warga mulai mengevakuasi barang-barang setelah banjir setinggi 1 meter lebih merendam permukiman penduduk di kawasan perumahan Desa Bundar, Karang Baru, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (26/11/2025). (Foto: ANTARA/Dede Harison)
Sejumlah warga mulai mengevakuasi barang-barang setelah banjir setinggi 1 meter lebih merendam permukiman penduduk di kawasan perumahan Desa Bundar, Karang Baru, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Rabu (26/11/2025). (Foto: ANTARA/Dede Harison)
SHARE

Inversi.id – Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyampaikan bahwa dari dua belas kecamatan yang terdampak bencana hidrometeorologi, baru dua kecamatan yang dapat dijangkau sepenuhnya oleh tim penyaluran bantuan. Sementara itu, sepuluh kecamatan lainnya hingga Senin pagi masih terisolasi akibat banjir dan longsor yang merendam berbagai jalur distribusi.

“Kami belum bisa menjangkau seluruh kecamatan, karena masih terendam air dan jalan yang dilalui juga ada yang tertimbun longsor,” ujar Bupati Armia Fahmi saat dihubungi dari Banda Aceh.

Kondisi tersebut menyebabkan bantuan yang masuk baru dapat didistribusikan ke Kecamatan Kuala Simpang, Kecamatan Karang Baru, dan sebagian wilayah Kecamatan Rantau.

Menurut Bupati Armia, sepuluh kecamatan lain masih belum dapat diakses meskipun dalam dua hari terakhir cuaca terlihat cerah dan tidak terjadi hujan. Tingginya genangan air, kerusakan badan jalan, serta longsoran yang menutup akses menjadi hambatan utama bagi tim penyalur bantuan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus mengupayakan berbagai alternatif agar kebutuhan warga tetap terpenuhi.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah menunjukkan bahwa ketinggian air di beberapa titik masih berada pada level yang menyulitkan mobilitas kendaraan roda empat. Kondisi geografis Aceh Tamiang yang dipenuhi bantaran sungai dan kawasan rawan longsor juga memperlambat proses pemulihan.

Bupati Armia Fahmi menegaskan bahwa kebutuhan paling mendesak saat ini mencakup beras, air bersih, makanan cepat saji, makanan bayi, serta lauk pauk.

“Saat ini seluruh masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang membutuhkan bantuan dan kami terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan juga pemerintah pusat agar bantuan dapat segera dikirim ke Aceh Tamiang,” ujarnya.

Mayoritas warga terdampak kehilangan akses terhadap bahan pangan dasar setelah rumah dan lahan pertanian mereka terendam banjir. Keterbatasan fasilitas dapur rumah tangga membuat masyarakat yang mengungsi di posko bergantung sepenuhnya pada bantuan yang masuk dari pemerintah dan lembaga kemanusiaan.

Dengan mempertimbangkan kondisi darat yang masih terputus, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mendorong agar distribusi logistik dilakukan melalui jalur laut yang dinilai relatif lebih aman serta dapat menjangkau wilayah yang tidak memungkinkan ditempuh melalui jalur darat. Bupati juga menjelaskan bahwa bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah tiba melalui jalur udara untuk mempercepat suplai kebutuhan mendesak.

Baca Juga :

IDI Tempuh Jalur Hukum soal UU Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin: Organisasi Profesi Tetap Ada
Fase Tiga: Album Kilat Kerispatih yang Hadir dengan Sentuhan Modern untuk Gen Z

“Kami sudah menerima bantuan dari BNPB yang dikirim melalui jalur udara dan kami berharap bantuan tambahan dapat terus dikirim ke Aceh Tamiang, baik lewat jalur udara maupun lewat jalur laut,” katanya.

Menurutnya, dukungan berkelanjutan sangat dibutuhkan mengingat skala kerusakan yang cukup besar serta jumlah pengungsi yang terus bertambah.

Pemerintah daerah terus melakukan upaya penanganan pasca bencana dengan membangun posko pengungsian di lokasi lokasi yang menjadi tempat berkumpul warga. Selain itu, dapur umum terus didirikan di beberapa titik agar distribusi makanan siap santap dapat dilakukan secara lebih merata.

“Sekali lagi kami berharap agar bantuan dapat sesegera didistribusikan ke Aceh Tamiang,” ujar Armia Fahmi.

Menurutnya, keterlambatan bantuan dapat memperburuk kondisi masyarakat terdampak yang sudah berhari hari bertahan tanpa akses memadai terhadap kebutuhan esensial.

Bupati menambahkan bahwa data sementara menunjukkan adanya sepuluh korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh Tamiang. Pemerintah masih terus melakukan pendataan terhadap warga yang belum dapat dihubungi, termasuk upaya evakuasi bagi masyarakat yang berada di wilayah yang masih terisolasi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang saat ini meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Aceh, Kementerian Sosial, BNPB, serta berbagai instansi terkait untuk mempercepat penanganan bencana. Pembukaan akses jalan dan pembersihan material longsor juga menjadi prioritas utama, terutama di jalur jalur yang menghubungkan kecamatan terisolasi dengan pusat distribusi bantuan.

Dengan kondisi darurat yang masih berlangsung, pemerintah daerah berharap alur bantuan dapat berjalan lebih lancar agar kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan tepat. Upaya tersebut menjadi sangat penting mengingat Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera dalam beberapa pekan terakhir.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:AcehBanjir
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Menteri dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) dalam konferensi pers tentang penanganan banjir di Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025). (Foto: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari). Mendagri Tegaskan Penanganan Bencana di Sumatera Sudah Berjalan pada Skala Nasional
Next Article Pedagang duduk di dalam gerbong Kereta Khusus Petani dan Pedagang saat berhenti di Stasiun Rangkasbitung Ultimate, Kabupaten Lebak, Banten, Senin 1 Desember 2025. KAI Commuter mulai mengoperasikan layanan Kereta Khusus Petani dan Pedagang rute Merak–Rangkasbitung pada 1 Desember 2025 dengan tarif Rp3.000 untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal dengan tarif yang sangat terjangkau. (Foto: ANTARA/Angga Budhiyanto) Kereta Khusus Petani dan Pedagang Resmi Beroperasi, Tarif Rp 3.000 Jadi Upaya Perkuat Distribusi Lokal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index