INVERSI.ID – Telkom Regional II gelar River Clean Up di Sungai Cioray Bandung sebagai bagian dari program GoZero Persen yang bertepatan dengan peringatan World Clean Up Day (20 September) dan Hari Sungai Sedunia (22 September). Aksi ini menjadi bentuk komitmen nyata PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dengan mengusung semangat kolaborasi, Telkom Regional II gelar River Clean Up di Sungai Cioray Bandung bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan gerakan nyata untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. Sungai Cioray dipilih karena menjadi salah satu aliran yang berkontribusi besar terhadap beban sampah di Sungai Citarum, sungai vital yang menopang kehidupan jutaan masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya.
Keterlibatan berbagai pihak juga membuat Telkom Regional II gelar River Clean Up di Sungai Cioray Bandung semakin bermakna. Aksi ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, karyawan, mahasiswa Telkom University, hingga komunitas populer Pandawara Group yang dikenal luas sebagai penggerak aksi bersih sungai dan pantai di Indonesia.
Kolaborasi Telkom dan Pandawara Group
Pandawara Group, komunitas pemuda asal Bandung, selama ini aktif membersihkan sungai, pantai, dan ruang publik. Hingga kini, mereka telah melakukan aksi di lebih dari 200 titik di seluruh Indonesia, mengajak ribuan relawan, dan berhasil mengumpulkan lebih dari 1.000 ton sampah.
Popularitas Pandawara di media sosial menjadikan mereka sebagai kekuatan inspiratif yang mampu menggerakkan partisipasi publik dalam skala luas. Tidak heran jika Telkom mengajak mereka untuk berkolaborasi dalam aksi River Clean Up di Sungai Cioray.
EVP Telkom Regional II, Edie Kurniawan, menyampaikan apresiasi besar terhadap partisipasi komunitas anak muda ini.
“Inisiatif dari Pandawara benar-benar menjaga kehidupan kita untuk mendapatkan air bersih. Saya berterima kasih kepada Pandawara, senior leader manajemen Telkom, mahasiswa Telkom University, serta komunitas sosial lainnya. Mudah-mudahan kegiatan ini membuat Telkom bisa terus menjaga sustainable business sekaligus peduli pada ekosistem,” ujarnya.
ESG dan Program GoZero Persen
Telkom Indonesia sejak lama mengembangkan program keberlanjutan melalui inisiatif GoZero Persen. Program ini fokus pada pengurangan emisi, pemanfaatan energi bersih, serta pengelolaan limbah agar perusahaan dapat tumbuh beriringan dengan kelestarian lingkungan.
Gunawan Wasisto C.A, VP Sustainability Telkom Indonesia, menegaskan bahwa River Clean Up ini merupakan salah satu bentuk implementasi konkret dari program tersebut.
“Apa yang kita lakukan ini berdampak pada ekosistem yang lebih besar. Program Go Zero adalah wujud konsistensi Telkom dalam aspek ESG, khususnya lingkungan. Fokus kami adalah bagaimana melestarikan lingkungan, mengurangi emisi, serta meminimalkan limbah,” jelasnya.
Pandawara: Dari Hilir ke Hulu
Perwakilan Pandawara Group juga menekankan pentingnya penanganan masalah sampah dari dua sisi, yaitu hilir dan hulu.
“Aksi ini adalah langkah penanganan dari hilir, karena kami langsung membersihkan sampah di permukaan sungai. Tapi kami juga punya program lain untuk penanganan dari hulu, misalnya melalui desa binaan di Bandung, serta roadshow ke SMP dan SMA untuk menanamkan nilai peduli lingkungan,” ungkap perwakilan Pandawara.
Dengan pendekatan ganda ini, Pandawara berharap masyarakat tidak hanya ikut serta dalam aksi bersih-bersih, tetapi juga memiliki kesadaran sejak dini agar tidak membuang sampah sembarangan.
Transformasi Digital Sejalan dengan Keberlanjutan
Melalui kegiatan ini, Telkom menegaskan bahwa transformasi digital yang mereka jalankan tidak boleh terlepas dari aspek keberlanjutan. Perusahaan yang identik dengan teknologi ini percaya bahwa masa depan digital harus berjalan beriringan dengan kelestarian alam.
Kolaborasi antara perusahaan, komunitas, akademisi, dan masyarakat dalam aksi bersih sungai menjadi bukti nyata sinergi untuk mencapai target pengelolaan sampah nasional: 30% pengurangan timbulan sampah dan 70% penanganan sampah, sesuai dengan target Indonesia Bersih Sampah 2025 yang dicanangkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Inspirasi untuk Generasi Muda
Kegiatan River Clean Up di Sungai Cioray Bandung ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk peduli pada lingkungan. Telkom menilai, partisipasi anak muda sangat penting karena mereka akan menjadi agen perubahan di masa depan.
Dengan adanya figur seperti Pandawara Group yang dekat dengan dunia digital dan media sosial, pesan peduli lingkungan menjadi lebih mudah tersebar luas, terutama di kalangan Gen Z dan milenial.
“Kami percaya kegiatan ini bisa memantik gerakan serupa di wilayah lain. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin cepat kita mencapai tujuan bersama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” tambah Edie Kurniawan.
Dampak Jangka Panjang
Lebih dari sekadar membersihkan sungai, aksi ini memberikan dampak jangka panjang berupa:
- Peningkatan kesadaran publik tentang pentingnya menjaga sungai.
- Pengurangan beban sampah yang mengalir ke Sungai Citarum.
- Penguatan kolaborasi lintas pihak, dari perusahaan, komunitas, akademisi, hingga masyarakat umum.
- Pemberdayaan anak muda untuk menjadi motor penggerak perubahan lingkungan.
Telkom berharap langkah ini dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju keberlanjutan. Dengan konsistensi, kerja sama, dan kesadaran kolektif, target Indonesia Bersih Sampah 2025 bukanlah hal yang mustahil.
Telkom Regional II gelar River Clean Up di Sungai Cioray Bandung bersama Pandawara Group adalah bukti bahwa perusahaan teknologi sekaliber Telkom tidak hanya berfokus pada inovasi digital, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keberlanjutan hanya bisa dicapai jika semua pihak bergerak bersama. Dengan dukungan generasi muda, sinergi lintas sektor, dan semangat keberlanjutan, aksi sederhana seperti membersihkan sungai dapat membawa dampak besar bagi kehidupan di masa depan.