By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tips Camilan Sehat untuk Anak Baru Belajar Puasa
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tips Camilan Sehat untuk Anak Baru Belajar Puasa

Kesehatan

Tips Camilan Sehat untuk Anak Baru Belajar Puasa

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K). (Foto; Antaranews)
SHARE

INVERSI.ID – Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang-pediatri sosial lulusan Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), membagikan rekomendasi camilan sehat bagi anak-anak yang baru mulai belajar berpuasa.

Menurut Prof. Rini, kualitas asupan menjadi kunci utama agar anak tetap bertenaga saat menjalani puasa secara bertahap.

“Yang penting isiannya bagus untuk anak tersebut, bukan hanya isinya tepung saja,” kata Prof. Rini saat ditemui ANTARA di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, anak yang baru belajar puasa umumnya masih membutuhkan asupan makanan dalam jeda waktu yang lebih dekat. Hal ini karena mereka biasanya menjalani puasa dalam beberapa tahap, misalnya setengah hari terlebih dahulu. Oleh karena itu, makanan bergizi dan higienis sangat penting untuk mencegah anak merasa lemas.

Baik makanan utama maupun camilan, lanjutnya, sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Kombinasi gizi seimbang akan membantu menjaga energi serta mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk camilan praktis, Prof. Rini merekomendasikan susu dan buah. Susu kaya akan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang, sementara buah mengandung beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Ia juga mengingatkan agar orang tua mengurangi pemberian camilan tinggi gula dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat.

Dalam variasi makanan, orang tua bisa mengolah camilan berbahan dasar tepung yang dipadukan dengan sumber protein, seperti ikan. Contohnya otak-otak atau siomay dengan komposisi gizi yang tepat.

Protein juga bisa disajikan dalam bentuk dimsum dengan isian beragam yang bergizi.

“Bentuk proteinnya yang diolah ya, misalnya kayak makanan otak-otak, itu kan ada karbohidrat, ada protein. Siomay boleh, tapi isinya yang benar. Seperti dimsum boleh, itu boleh diberikan. Yang penting isinya bagus untuk anak tersebut, bukan hanya isinya tepung saja,” katanya.

Baca Juga :

Gara-gara Orang Ini, 27 Juta Orang India Tak Dapat Akses Internet, Berpotensi Kerusuhan?
Jokowi Terima 7.400 Aduan Lokasi Jalan Rusak Lewat Media Sosial

Terkait usia anak untuk mulai belajar puasa, dokter yang praktik di RSIA Bunda Jakarta itu menjelaskan bahwa dalam dunia medis tidak ada batasan usia yang spesifik. Namun dalam ajaran Islam, anak umumnya mulai diperkenalkan puasa sejak usia 7 tahun.

Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan bertahap. Orang tua tidak dianjurkan memaksa anak berpuasa penuh, melainkan memberikan pemahaman tentang makna ibadah tersebut sambil menyesuaikan dengan kesiapan fisik dan mental anak.

Dengan asupan camilan sehat dan dukungan orang tua, proses belajar puasa dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi tumbuh kembang anak.

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:Tips Puasa AnakTumbuh Kembang
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Para pendiri Ouikana Fashion, (dari kanan) Ratna Feirita, Fauzia Seska Devi, Gitta Badruddin, dan Eka Moelia Putri saat merilis koleksi khusus bertema “Senandung Raya Nusantara” di Jakarta, Kamis (12/2). (Foto: Dok.Ouintana Fashion) Ouikana Hadirkan Sentuhan Nusantara dalam Busana Hari Raya
Next Article Foto : Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber : www.kemenkeu.go.id) Menkeu Purbaya Yudhi Jadikan Ekonomi Syariah Pilar Utama Pembangunan Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index