INVERSI.ID – Suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dimanfaatkan warga untuk berziarah ke sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Jakarta Barat. Tradisi tahunan ini terlihat dari meningkatnya jumlah pengunjung di berbagai lokasi pemakaman pada Sabtu.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat, Dirja Kusuma, mengungkapkan lonjakan jumlah peziarah terjadi cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
“Hari ini tadi sejumlah TPU sudah mulai ramai ziarah ya, jumlah kunjungannya melonjak dari hari-hari biasa,” kata Dirja saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu malam.
Berdasarkan data yang dihimpun, total sekitar 10.300 orang mendatangi 10 TPU di kawasan Jakarta Barat. Salah satu lokasi dengan jumlah kunjungan tertinggi adalah TPU Tegal Alur Blok Islam yang mencatat sekitar 5.000 peziarah.
Selain itu, sejumlah TPU lain juga mengalami peningkatan kunjungan. TPU Rawa Kopi didatangi sekitar 300 orang, TPU Utan Jati 700 orang, TPU Joglo 1.000 orang, TPU Sukabumi Selatan 200 orang, TPU Grogol Kemanggisan 1.000 orang, TPU Kepa Duri 700 orang, TPU Semanan 700 orang, TPU Basmol 200 orang, serta TPU Kapuk sebanyak 500 orang.
Dirja menjelaskan, fenomena lonjakan peziarah saat Lebaran merupakan pola yang terjadi setiap tahun, terutama pada hari pertama dan kedua Idul Fitri.
“Biasanya ziarah hari pertama dan kedua yang ramai,” tutur Dirja.
Ia menambahkan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi lonjakan tersebut. Pasalnya, pemeliharaan dan pengawasan area pemakaman dilakukan secara rutin sepanjang tahun oleh petugas terkait.
“Kalau antisipasi lonjakan tidak ada ya, karena itu siklus normal setiap tahun. Kita kan juga perawatan setiap hari oleh teman-teman Unit TPU,” pungkas Dirja.
Berdasarkan pantauan di TPU Tegal Alur Blok Islam pada pukul 15.00 WIB, kawasan pemakaman tampak dipadati peziarah yang datang silih berganti. Aktivitas ini juga diiringi kehadiran pedagang bunga tabur dan air mawar yang berjejer di sekitar area.
TPU Tegal Alur sendiri menjadi satu-satunya lokasi pemakaman di Jakarta Barat yang masih menerima pemakaman baru. Data terakhir hingga akhir September 2025 mencatat masih tersedia 1.314 petak lahan makam siap pakai, terdiri dari 1.250 petak di Blok Islam dan 64 petak di Blok Kristen.