By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Tren Fibermaxxing Ramai, Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Konsumsi Serat Berlebihan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Tren Fibermaxxing Ramai, Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Konsumsi Serat Berlebihan

Kesehatan

Tren Fibermaxxing Ramai, Ahli Gizi Ingatkan Bahaya Konsumsi Serat Berlebihan

Jack
By
Jack
5 months ago
Share
3 Min Read
Fibermaxxing. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Tren diet dengan meningkatkan konsumsi serat atau dikenal sebagai fibermaxxing belakangan ini ramai dibicarakan di media sosial. Namun, di balik manfaatnya bagi kesehatan, konsumsi serat yang berlebihan juga menyimpan risiko jika tidak dilakukan secara tepat.

Contents
Kebutuhan serat harian dan risikonyaManfaat serat tetap penting bagi tubuhIkuti pedoman gizi resmi

Ahli gizi klinis Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK(K) mengingatkan bahwa pola makan apa pun tetap harus dijalani secara seimbang dan tidak berlebihan.

“Segala sesuatu yang berlebihan akan berakibat tidak baik. Konsumsi serat berlebihan akan mengurangi asupan makanan dari kelompok lain, misalnya bahan makanan sumber karbohidrat dan protein,” kata Luciana Jumat (23/1).

Kebutuhan serat harian dan risikonya

Luciana menjelaskan bahwa kebutuhan serat harian masyarakat Indonesia berada di kisaran 30 hingga 37 gram per hari. Asupan serat yang melampaui angka tersebut berpotensi mengganggu keseimbangan nutrisi harian.

Konsumsi serat berlebih dapat menyebabkan penurunan asupan zat gizi penting lain yang dibutuhkan tubuh, terutama jika tidak diiringi perencanaan pola makan yang baik.

Selain itu, asupan serat yang tinggi tanpa diimbangi konsumsi cairan yang cukup juga dapat menimbulkan gangguan pencernaan.

“Konsumsi serat berlebihan, jika tidak diimbangi asupan air yang cukup, dapat menyebabkan sembelit,” katanya.

Manfaat serat tetap penting bagi tubuh

Meski demikian, Luciana menegaskan bahwa serat tetap memiliki peran vital bagi kesehatan jika dikonsumsi sesuai kebutuhan. Serat membantu melancarkan sistem pencernaan, mencegah sembelit, serta memberikan rasa kenyang lebih lama yang bermanfaat untuk mengontrol berat badan.

Serat juga berperan dalam menjaga kestabilan kadar gula darah, menurunkan kolesterol jahat, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Dalam jangka panjang, konsumsi serat yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga kanker usus besar.

Baca Juga :

Ramalan Zodiak Hari Ini! Saatnya Buka Hati, Jaga Dompet, dan Tebar Energi Positif
Cerita Mistis Lokasi Kecelakaan Istri Saipul Jamil, Tol Cipularang Dijuluki Jalur Iblis

Ikuti pedoman gizi resmi

Luciana mengimbau masyarakat agar tidak mudah mengikuti tren diet populer tanpa dasar ilmiah yang jelas. Menurutnya, pedoman gizi dari institusi resmi tetap menjadi acuan terbaik dalam menjaga kesehatan.

“Sebaiknya mengikuti pedoman yang dianjurkan institusi yang bertanggung jawab. Anjuran konsumsi sayur dan buah, yang keduanya merupakan sumber serat, adalah setengah dari piring makan kita,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penerapan pola makan dengan gizi seimbang merupakan kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

You Might Also Like

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
TAGGED:ahli giziFibermaxxingserat
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Simpang Jl. Damai, Jakarta Barat terendam banjir, air banjir juga berada dj Jl. Daan Mogot sehingga lalin dari Grogol Jelambar - Pesing padat, kendaraan menggunakan lajur paling kanan dan jalur transjakarta. (Foto : X/SonoraFM92) Banjir Lumpuhkan Ruas Jalan Utama Jakarta, Pengamat Transportasi Soroti Absennya Peringatan Dini
Next Article Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal di Apartemen Jakarta Selatan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis

4 weeks ago
Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index