By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Ekonomi

Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Kawasan wisata mangrove di Kulon Progo. Pariwisata berbasis alam menjadi visi IUP PT Timah di Desa Beriga, perairan Laut Sampur, Bangka Tengah. (Foto, Dok/Dinas Pariwisata Kulon Progo)
SHARE

BANGKA TENGAH

Program reklamasi yang dijalankan IUP PT Timah di Desa Beriga, perairan Laut Sampur, Bangka Tengah, tak hanya sukses memulihkan ekosistem, tetapi juga terbukti menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat lokal, menegaskan visi bahwa pertambangan dan kesejahteraan warga bisa berjalan seiring.

Bagi PT Timah, reklamasi pasca-tambang bukanlah sekadar program pemulihan lingkungan yang terencana, melainkan sebuah investasi sosial yang berkelanjutan. Ini adalah bagian integral dari DNA perusahaan, di mana siklus operasional tambang dari hulu ke hilir wajib memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

Salah satu bukti nyata dari komitmen ini adalah program penanaman mangrove masif di pesisir Desa Batu Beriga yang melibatkan berbagai pihak. Pada Juli 2022, PT Timah bersama Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menanam 1.000 bibit mangrove. Inisiatif ini diperkuat dengan penanaman 2.500 pohon mangrove lainnya oleh WALHI bersama masyarakat setempat.

Penanaman mangrove ini memiliki dampak ganda. Secara ekologis, hutan mangrove menjadi benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi dan menjadi habitat vital bagi biota laut. Namun, secara ekonomi, inilah yang menjadi ‘mesin uang’ baru bagi warga.

“Keseimbangan antara ekonomi dan ekologi adalah kunci keberlanjutan yang kami pegang teguh. Hutan mangrove yang pulih tidak hanya mengembalikan keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang perikanan tangkap yang lebih baik bagi nelayan dan potensi ekowisata yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat,” jelas Anggi Siahaan,Departemen Head Corporate Communication PT Timah Tbk.

Reklamasi yang dilakukan PT Timah secara cerdas mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber penghidupan baru. Visi jangka panjang perusahaan adalah menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Mulai dari munculnya pariwisata berbasis alam dengan kawasan mangrove yang hijau dan terumbu karang buatan menjadi daya tarik wisata baru, membuka peluang usaha seperti penyewaan perahu, pemandu wisata, dan kuliner. Lalu, reklamasi yang mengubah lahan menjadi area pertanian produktif dan agrowisata, sekaligus memberikan alternatif pendapatan bagi warga di luar sektor perikanan. Terakhir, pulihnya ekosistem laut melalui restocking biota dan terumbu karang buatan meningkatkan hasil tangkapan nelayan secara signifikan dan berkelanjutan.

Komitmen PT Timah tidak berhenti di sini. Perusahaan secara tegas menyatakan akan terus berinovasi dalam setiap program reklamasi untuk memastikan masa depan yang lebih hijau dan sejahtera bagi masyarakat Bangka Tengah. Ini adalah bukti bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) dapat dijalankan dengan tanggung jawab, di mana keuntungan perusahaan sejalan dengan peningkatan kualitas hidup dan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Baca Juga :

Prediksi Biaya Turun Mesin Motor, Bisa Bikin Dompet Kosong
Fakta-Fakta 5 Keputusan Wasit Shaun Evans di Piala Asia U-23, Jeli dan Tak Pandang Bulu

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
TAGGED:Bangka TengahDesa BerigaIUP PT Timahperairan Laut SampurUniversitas Muhammadiyah Bangka BelitungWALHI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Zoho dan Filosofi Kantor Manusiawi di Tengah Industri Teknologi
Next Article Cara Sederhana Orang Tua Ajarkan Anak Melindungi Diri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

5 days ago
EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

5 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

6 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

6 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index