MEDAN, INVERSI – Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumatra Utara (Sumut) Zeira Salim Ritonga mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mendukung penuh pertumbuhan ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal dalam momentum perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru.
“Misalnya dengan memberikan fasilitas pinjaman dari BUMD Bank Sumut atau sebagainya sebagai bentuk upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya kepada wartawan dikutip Rabu (17/12/2025).
Menurut dia, kehadiran pemerintah amatlah penting. Terlebih, di saat masyarakat Sumut sedang diterpa musibah pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerpa 25 November 2025 kemarin.
Ia menyimpulkan, bantuan pinjaman dari pemerintah terhadap pelaku UMKM sangat pentin karena dapat membantu mereka untuk bangkit dan ekonomi agar begeliat kembali.
“Masyarakat saat ini tengah menghadapi ekonomi yang sulit, ditambah lagi kemarin pada kondisi beberapa bencana yang terjadi di Sumut. Ini sangat penting kehadiran pemerintah dalam memperhatikan sektor ekonomi masyarakat,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Zeira memprediksi, pada momentum Nataru nantinya, masyarakat biasanya akan memanfaatkan cuti panjang akhir tahunnya dengan mengunjungi Sumut. Maka itu, ia menyarankan Pemprov Sumut harus melihat berbagai peluang yang terjadi.
“Momentum Nataru ini harus bisa disikapi dengan memperhatikan berbagai sektor, khususnya pada ekonomi, kita harus bisa melihat peluang usaha dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jadi di setiap beberapa wilayah atau titik arus mudik akhir tahun juga dapat diberikan fasilitas bagi pelaku UMKM, itu semua tergantung kebijakan dari pemerintah,” ucap Ketua Fraksi PKB DPRD Sumut tersebut.
Zeira pun meminta Pemprov Sumut merespons pernyataan Presiden Prabowo dalam rangka meringankan beban masyarakat melalui pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekaligus pengapusan KUR bagi yang terdampak bencana alam di Sumut.
“Jadi kalau bisa KUR masyarakat di Sumut yang terdampak bencana itu juga dapat dihapuskan. Pentingnya pendataan secara akurat untuk penghapusan KUR sudah seharusnya dapat dilakukan Pemprov Sumut sejak saat ini,” kata Zeira.
Ia menegaskan, Pemerintah harus hadir di tengah kondisi masyarakat yang saat ini dalam kondisi sulit. Sebab, kondisi bencana yang melanda di beberapa kabupaten/kota Sumut, sangat berdampak sulit bagi masyarakat.
“Masyarakat saat ini sedang tidak baik-baik saja, khususnya bagi yang terdampak bencana. Jadi perlu kita tegaskan, pemerintah harus hadir dalam mendukung penuh UMKM lokal saat Nataru kali ini dan seterusnya, serta menghapus KUR masyarakat yang terdampak bencana,” ucapnya.