By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Ekonomi

Visi Panjang IUP PT Timah, Dari Penambangan Menjadi Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
4 months ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Kawasan wisata mangrove di Kulon Progo. Pariwisata berbasis alam menjadi visi IUP PT Timah di Desa Beriga, perairan Laut Sampur, Bangka Tengah. (Foto, Dok/Dinas Pariwisata Kulon Progo)
SHARE

BANGKA TENGAH

Program reklamasi yang dijalankan IUP PT Timah di Desa Beriga, perairan Laut Sampur, Bangka Tengah, tak hanya sukses memulihkan ekosistem, tetapi juga terbukti menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat lokal, menegaskan visi bahwa pertambangan dan kesejahteraan warga bisa berjalan seiring.

Bagi PT Timah, reklamasi pasca-tambang bukanlah sekadar program pemulihan lingkungan yang terencana, melainkan sebuah investasi sosial yang berkelanjutan. Ini adalah bagian integral dari DNA perusahaan, di mana siklus operasional tambang dari hulu ke hilir wajib memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat.

Salah satu bukti nyata dari komitmen ini adalah program penanaman mangrove masif di pesisir Desa Batu Beriga yang melibatkan berbagai pihak. Pada Juli 2022, PT Timah bersama Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menanam 1.000 bibit mangrove. Inisiatif ini diperkuat dengan penanaman 2.500 pohon mangrove lainnya oleh WALHI bersama masyarakat setempat.

Penanaman mangrove ini memiliki dampak ganda. Secara ekologis, hutan mangrove menjadi benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi dan menjadi habitat vital bagi biota laut. Namun, secara ekonomi, inilah yang menjadi ‘mesin uang’ baru bagi warga.

“Keseimbangan antara ekonomi dan ekologi adalah kunci keberlanjutan yang kami pegang teguh. Hutan mangrove yang pulih tidak hanya mengembalikan keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang perikanan tangkap yang lebih baik bagi nelayan dan potensi ekowisata yang dapat dikelola langsung oleh masyarakat,” jelas Anggi Siahaan,Departemen Head Corporate Communication PT Timah Tbk.

Reklamasi yang dilakukan PT Timah secara cerdas mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber penghidupan baru. Visi jangka panjang perusahaan adalah menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.

Mulai dari munculnya pariwisata berbasis alam dengan kawasan mangrove yang hijau dan terumbu karang buatan menjadi daya tarik wisata baru, membuka peluang usaha seperti penyewaan perahu, pemandu wisata, dan kuliner. Lalu, reklamasi yang mengubah lahan menjadi area pertanian produktif dan agrowisata, sekaligus memberikan alternatif pendapatan bagi warga di luar sektor perikanan. Terakhir, pulihnya ekosistem laut melalui restocking biota dan terumbu karang buatan meningkatkan hasil tangkapan nelayan secara signifikan dan berkelanjutan.

Komitmen PT Timah tidak berhenti di sini. Perusahaan secara tegas menyatakan akan terus berinovasi dalam setiap program reklamasi untuk memastikan masa depan yang lebih hijau dan sejahtera bagi masyarakat Bangka Tengah. Ini adalah bukti bahwa Izin Usaha Pertambangan (IUP) dapat dijalankan dengan tanggung jawab, di mana keuntungan perusahaan sejalan dengan peningkatan kualitas hidup dan kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

Baca Juga :

‎Presiden Prabowo Langsung Pantau Penanganan Bencana Sumatra, Usai Lawatan ke Pakistan dan Rusia
Peserta Nobar Asprov PSSI Sumut Ucapkan Terima Kasih kepada Erick Thohir

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Bangka TengahDesa BerigaIUP PT Timahperairan Laut SampurUniversitas Muhammadiyah Bangka BelitungWALHI
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Zoho dan Filosofi Kantor Manusiawi di Tengah Industri Teknologi
Next Article Cara Sederhana Orang Tua Ajarkan Anak Melindungi Diri
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index