By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Sekjen Kemendagri Minta Pemda Stabilkan Harga Cabai dan Pastikan Distribusi Beras Lancar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Sekjen Kemendagri Minta Pemda Stabilkan Harga Cabai dan Pastikan Distribusi Beras Lancar

Ekonomi

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Stabilkan Harga Cabai dan Pastikan Distribusi Beras Lancar

Jack
By
Jack
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir. (Foto: Antara)
SHARE

INVERSI.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan kenaikan harga cabai merah yang terjadi di ratusan wilayah di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir mengatakan berdasarkan data per 11 Mei 2026, tercatat ada 242 daerah yang mengalami lonjakan harga cabai merah pada pekan pertama Mei.

“(Pemda) boleh tidak membangun atau tidak bekerja sama dengan Kementan untuk menanam cabai, dengan catatan jangan (sampai harga) cabainya naik,” kata Tomsi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan Tomsi saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Jakarta, Senin (11/5).

Menurut Tomsi, data dari Kementerian Pertanian menunjukkan masih ada sejumlah daerah yang belum menjalin kerja sama dalam program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang difokuskan untuk meningkatkan produksi cabai merah.

Tak hanya itu, beberapa daerah bahkan disebut menolak alokasi kawasan cabai dalam program tersebut. Meski demikian, Tomsi tetap meminta seluruh pemerintah daerah memastikan harga cabai tetap terkendali karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.

Selain membahas cabai merah, Tomsi juga menyoroti kondisi stok beras nasional yang saat ini dinilai sangat melimpah. Berdasarkan data pemerintah, cadangan beras mencapai 5,19 juta ton dan disebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Meski stok beras dalam kondisi aman, ia meminta Perum Bulog memastikan distribusi ke berbagai daerah berjalan lancar. Pasalnya, masih ditemukan sejumlah wilayah dengan harga beras yang relatif tinggi.

“Tolong Ibu (Perum Bulog) data kan daerah-daerah masih tinggi, minta dihubungi untuk Bulog-nya supaya penyalurannya ditingkatkan,” kata Tomsi.

Baca Juga :

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Mengebom Warga Sipil Gaza
Calon Dokter Wajib Tes Kejiwaan? Alasan Kemenkes Biar Nggak Ada Dokter ‘Kaget’ di Masa Depan!

Ia kembali mengingatkan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi acuan pemerintah dalam memantau stabilitas harga bahan pokok di pasaran. Karena itu, pemerintah daerah diminta aktif menjaga harga kebutuhan pokok agar tidak melampaui batas yang telah ditetapkan.

Tomsi mengakui pengendalian harga komoditas di daerah bukan perkara mudah, terutama menghadapi tantangan cuaca dan distribusi. Namun, menurutnya, daerah seharusnya sudah memiliki pengalaman dan pola penanganan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Dengan rapat yang setiap minggu, dengan bertahun-tahun kita mengalami musim yang sama, musim penghujan, panas, gelombang tinggi, kita harus sudah bisa mengatasi kebiasaan-kebiasaan itu. Kita sudah bisa mengatasi kesulitan-kesulitan kita itu,” tutur Tomsi.

You Might Also Like

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia
Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun
Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina
Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
TAGGED:Harga KomoditasKemendagri
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Isu Pelarangan Film Pesta Babi Disorot DPR, Puan Minta Penjelasan Resmi
Next Article Kasus Joki UTBK Terbongkar, DPR Desak Kampus Keluarkan Mahasiswa Curang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

Gaspol Produksi! Sumur Rakyat Kendal Targetkan 25 Ribu Liter per Hari

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

B50 Harga Mati! Pakar ITB: Ini Benteng RI Lawan Krisis Energi Global

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Ekonomi

Devisa Bocor ke Luar Negeri? RI Surplus Ekspor Tapi Cadangan Devisa Mandek

7 days ago
Ekonomi

“Sikat Penjarah SDA!” Bahlil Tertibkan Tambang Ilegal Rugikan Negara Ratusan Miliar

7 days ago
Ekonomi

Rp7,5 Miliar Raib! Mafia Solar Jatim Menggila, Aturan Batas Wajar BBM Kini Jadi Harga Mati

1 week ago
EkonomiTerkini

Teka-teki Surplus Ekspor RI: Cetak Rekor US$223,9 Miliar, Mengapa Cadangan Devisa Hanya Naik US$15,7 Miliar?

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index