By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Atasi Lahan Kritis, Pemprov Jateng Andalkan Konsep Perhutanan Sosial
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Atasi Lahan Kritis, Pemprov Jateng Andalkan Konsep Perhutanan Sosial

Politik

Atasi Lahan Kritis, Pemprov Jateng Andalkan Konsep Perhutanan Sosial

Tribroto
By
Tribroto
6 months ago
Share
2 Min Read
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15/12/2025). (Foto: Ist)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial, di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15/12/2025). (Foto: Ist)
SHARE

SEMARANG, INVERSI – Luasan lahan kritis di Provinsi Jawa Tengah berhasil direduksi sebanyak 75.000 hektare dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Pemulihan ini ditopang oleh implementasi program perhutanan sosial.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, luas lahan kritis yang pada periode 2022-2024 tercatat 392.000 hektare, kini berhasil ditekan menjadi 317.629 hektare.

“Sudah ada penurunan yang cukup signifikan terkait luasan lahan kritis di Jawa Tengah,” ujar Kepala DLHK Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial di Kota Semarang, Senin (15/12/2025).

Widi menegaskan bahwa upaya pemulihan melalui perhutanan sosial harus terus digencarkan untuk mempertahankan tren positif ini.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang juga hadir, menekankan bahwa konsep perhutanan sosial dirancang untuk menyeimbangkan manfaat ekologi dan ekonomi. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan tanpa mengabaikan fungsi pokok kawasan hutan sebagai penjaga ekosistem.

“Konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan,” tegas Sumarno.

Untuk memastikan keberlanjutan, Sumarno mendorong pendampingan penuh dengan komposisi pemanfaatan lahan yang terukur. Skema yang diusulkan adalah 50% untuk tanaman keras (kayu), 30% untuk tanaman keras buah-buahan, dan 20% untuk tanaman semusim.

“Dengan konsep ini, fungsi hutan akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik,” pungkasnya.

Pemulihan lahan kritis melalui pendekatan sosial dianggap strategis karena melibatkan masyarakat secara langsung sebagai pelaku utama konservasi, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi dari hasil hutan bukan kayu.

Baca Juga :

Baek Se-hee Berpulang dengan Donasi Organ: Warisan Abadi Penulis ‘I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki’
Tanggapan Dedy Mulyadi Soal Dirinya Mundur dari Golkar

You Might Also Like

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik
Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan
Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026
Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Jateng Fair 2026 Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Hadirkan Konser hingga Zona MMA
TAGGED:Jawa TengahPemprov JatengPerhutanan Sosial
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Satlantas Polres Semarang bersama personel TMJ menggelar pengecekan sarana prasarana quick response penanganan kecelakaan di halaman Kantor TMJ Exit Tol Ungaran, Senin (15/12/2025). (Foto: Humas Polres Semarang) Jelang Nataru, Sat Lantas Polres Semarang Matangkan Skema Quick Response Kecelakaan
Next Article Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution menerima bantuan dari Kementan dan Bapanas, tiba menggunakan KRI Banda Aceh 593-1 dan bersandar di Dermaga 104 Tanjungbatu, Pelabuhan Belawan, Selasa (16/12/2025). (Foto: Humas Pemprov Sumut) Bobby Nasution Terima Bantuan Logistik dari Kementan dan Bapanas, Disalurkan ke Korban Bencana di Sumut
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !

1 month ago
PolitikTerkini

Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

1 month ago
PolitikTerkini

Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader

1 month ago
PolitikTerkini

Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index