By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bahlil-Rosan-Purbaya Kompak Temui Kadin China, Sinyal RI Tak Anti Investor
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahlil-Rosan-Purbaya Kompak Temui Kadin China, Sinyal RI Tak Anti Investor

EkonomiTerkini

Bahlil-Rosan-Purbaya Kompak Temui Kadin China, Sinyal RI Tak Anti Investor

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 months ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia rapat koordinasi dengan Kadin China bertujuan untuk mengkomunikasikan sejumlah kebijakan strategis nasional seperti RKAB, DHE SDA, hingga penyesuaian royalti mineral dan batu bara.(Foto, Dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA — Kehadiran kompak tiga menteri utama Kabinet Merah Putih saat menerima delegasi Kamar Dagang China dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah Indonesia tetap membuka ruang dialog sehat dan profesional bagi investor asing, tanpa mengorbankan kedaulatan regulasi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Rosan Roeslani, serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa diketahui menggelar pertemuan langsung dengan Kamar Dagang China di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Pertemuan tersebut digelar di tengah dinamika investasi dan pengetatan sejumlah kebijakan strategis nasional seperti RKAB, DHE SDA, hingga penyesuaian royalti mineral dan batu bara. Namun alih-alih bersikap defensif, pemerintah justru memilih jalur komunikasi terbuka dan setara dengan para investor.

“Tadi saya, Pak Rosan Menteri Investasi dan Pak Purbaya, Menteri Keuangan dan Pak Dubes mengundang investor Tiongkok yang sudah beroperasi di sini. Kita melakukan rapat koordinasi tentang apa aja kendala mereka. Kan kita ingin untuk perusahaan harus survive, negara juga harus mendapatkan pendapatan,” ujar Bahlil.

Langkah tersebut dinilai mencerminkan pendekatan baru pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan negara dan keberlangsungan investasi. Regulasi ketat tidak diposisikan sebagai bentuk penolakan terhadap modal asing, melainkan instrumen untuk menciptakan industri yang lebih sehat, tertib, dan berkelanjutan.

Menteri Keuangan Purbaya juga menegaskan pemerintah mendengarkan berbagai masukan investor secara terbuka.

“Ini kan dengan pengusaha China, barusan. Ya, menangkap masalah-masalah mereka hadapi. Ada keluhan-keluhan mereka. Dan ya udah, kita dengerin. Kalau kita bisa pecahkan, kita pecahkan,” kata Purbaya.

Pemerintah mengakui sejumlah pengusaha China memang menyampaikan keberatan terkait aturan DHE SDA, royalti mineral, hingga bea keluar sektor hilirisasi. Namun forum tersebut justru dipandang sebagai ruang diplomasi bisnis yang sehat antara pemerintah dan investor global.

Di sisi lain, pemerintah tetap menunjukkan posisi tegas bahwa kepentingan nasional dan pengelolaan sumber daya alam Indonesia tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga :

Menkeu Purbaya Tekankan Stabilitas Nasional sebagai Kunci Ekonomi Inklusif
Arti Mimpi Diberi Uang Kertas Menurut Primbon Jawa

“Kalau mineralnya kan enggak apa-apa, itu punya kita mineralnya,” ujar Purbaya menegaskan posisi pemerintah terkait kebijakan SDA nasional.

Sementara itu, Bahlil memastikan agenda pertemuan bukan bentuk kepanikan pemerintah atas kritik investor, melainkan evaluasi rutin agar iklim investasi tetap stabil dan kompetitif.

“Enggak ada. Saya tidak menganggap itu, saya kan rutin aja kita waktu Menteri Investasi kan suka melakukan evaluasi per 4 bulan, per 6 bulan,” tegas Bahlil.

Dalam forum tersebut, investor China juga meminta kepastian pasokan bahan baku nikel dan bauksit untuk mendukung proyek hilirisasi yang telah berjalan di Indonesia. Pemerintah pun memastikan komitmen hilirisasi tetap menjadi agenda utama nasional.

“Mereka ingin mendapatkan kepastian bahan baku bauksit kemudian nikel, dan saya katakan semuanya oke nggak ada masalah. Karena itu industri kan hilirisasi,” kata Bahlil.

Pertemuan tiga menteri dengan Kadin China ini sekaligus memperlihatkan bahwa Indonesia tidak anti investasi asing. Pemerintah justru ingin membangun pola hubungan baru yang lebih sehat: investor tetap mendapat kepastian usaha, sementara negara memperoleh nilai tambah, penerimaan, dan kedaulatan industri nasional.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Kadin ChinaMenteri ESDM Bahlil LahadaliaMenteri Investasi Rosan Roeslaniserta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Pakar UGM Dukung Impor Tabung CNG: “Kalau Nunggu Produksi Lokal, Bikin Untung Mafia LPG”
Next Article Raksasa Digital Goyah! Meta PHK Ribuan Pegawai di Tengah Guncangan Ekonomi Global
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

21 hours ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

22 hours ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index