By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut

Politik

GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut

Alexander
By
Alexander
7 months ago
Share
4 Min Read
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu. (Foto: Istimewa)
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu. (Foto: Istimewa)
SHARE

MEDAN, INVERSI – DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatra Utara (Sumut) mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mempercepat pembangunan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumut pada 25 November 2025 kemarin.

Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu menekankan, organisasi ini hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menawarkan solusi jangka panjang.

Pihaknya mengaku telah melakukan pemantauan lapangan dan laporan resmi dari pemerintah daerah dan mendapati informasi ihwal ribuan warga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak diterjang banjir bandang dan longsor.

Sementara, kawasan pesisir dan bantaran sungai menunjukkan tingkat kerentanan yang semakin tinggi akibat sedimentasi, tata ruang yang tidak adaptif, ditambah dampak perubahan iklim.

Swangro menekankan, banjir yang melanda Sumut menjadi peringatan bahwa sistem tata ruang dan mitigasi risiko bencana harus ditata ulang secara serius.

“Hunian yang aman dan layak menjadi kebutuhan mendesak, sehingga pemerintah diharapkan menjadikannya prioritas utama dalam pemulihan pascabencana,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

GAMKI menekankan semangat Ora et Labora, berdoa dan bekerja, yang tercermin dalam Kolose 3:23.

“Semangat ini mendorong komitmen organisasi memperjuangkan keadilan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak, sebagai wujud nyata iman yang diwujudkan melalui tindakan,” tuturnya.

GAMKI juga mendesak agar Kementerian PKP dan Kementerian PU untuk mempercepat pembangunan hunian layak sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur, serta mengintegrasikan strategi adaptasi perubahan iklim dalam perencanaan tata ruang.

Baca Juga :

Denpasar Fashion Street 2026 Angkat Kain Perca Jadi Fashion Elegan dan Bernilai Tinggi
Jakarta X Beauty 2024: Kemenkop UKM Bocorkan 3 Kunci Produk Lokal Bisa Bersaing di Pasar Internasional

Data terverifikasi menunjukkan dampak bencana banjir dan longsor di Sumatra cukup parah.

Per 7 Desember 2025 saja, tercatat sekitar 105.900 rumah mengalami kerusakan di wilayah terdampak, sementara total rumah rusak di 51 kabupaten diperkirakan mencapai 121.500 unit.

Laporan lain menunjukkan bahwa 10.400 rumah hancur akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, dengan rincian sekitar 5.200 di Aceh, 2.800 di Sumatra Barat, dan 2.400 di Sumatra Utara.

Kerusakan juga menjalar fasilitas umum dan infrastruktur publik, termasuk sekitar 270 fasilitas kesehatan, 405 jembatan, dan 509 fasilitas pendidikan, gedung, serta kantor lainnya.

Korban jiwa akibat bencana ini mencapai 916 orang meninggal, 274 hilang, dan lebih dari 4.200 luka-luka.

Sementara itu, sekitar 570 ribu orang mengungsi, dan total warga terdampak diperkirakan mencapai 1,5 juta orang.

Berbagai laporan menunjukkan perbedaan angka kerusakan rumah, dari 105.900 hingga 121.500 unit, tergantung periode pelaporan dan metode verifikasi.

Kategori “rusak” juga bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat, sementara beberapa laporan tidak merinci per kategori.

Infrastruktur publik yang terdampak signifikan menunjukkan bahwa pemulihan harus meliputi perbaikan hunian sekaligus fasilitas vital lainnya.

GAMKI menekankan bahwa pemulihan masyarakat tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata.

“Negara harus hadir sampai warga dapat hidup dalam kondisi layak dan aman. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat sipil, pemulihan Sumatera Utara diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberi harapan baru bagi korban banjir,” katanya.

You Might Also Like

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:BanjirGAMKIKementerian PKPKementerian PUSumut
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat menyampaikan pidato di acara Outlook Ekonomi Kota Semarang Tahun 2026. (Foto: Instagram/@agustinawilujengp) Mikroplastik Jadi Ancaman Serius, Wali Kota Semarang Tekankan Penguatan Kebijakan Lingkungan
Next Article Ilustrasi sistem parkir digital. (Foto : Istimewa) Pemkot Surabaya Realisasikan Sistem Parkir Digital Mulai Januari 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
HukumTerkini

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 weeks ago
Politik

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index