By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut

Politik

GAMKI Desak Kementerian PU dan Kementerian PKP Percepat Pembangunan Hunian Layak bagi Korban Banjir di Sumut

Alexander
By
Alexander
6 months ago
Share
4 Min Read
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu. (Foto: Istimewa)
Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu. (Foto: Istimewa)
SHARE

MEDAN, INVERSI – DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumatra Utara (Sumut) mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mempercepat pembangunan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumut pada 25 November 2025 kemarin.

Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu menekankan, organisasi ini hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga menawarkan solusi jangka panjang.

Pihaknya mengaku telah melakukan pemantauan lapangan dan laporan resmi dari pemerintah daerah dan mendapati informasi ihwal ribuan warga terpaksa mengungsi setelah rumah mereka rusak diterjang banjir bandang dan longsor.

Sementara, kawasan pesisir dan bantaran sungai menunjukkan tingkat kerentanan yang semakin tinggi akibat sedimentasi, tata ruang yang tidak adaptif, ditambah dampak perubahan iklim.

Swangro menekankan, banjir yang melanda Sumut menjadi peringatan bahwa sistem tata ruang dan mitigasi risiko bencana harus ditata ulang secara serius.

“Hunian yang aman dan layak menjadi kebutuhan mendesak, sehingga pemerintah diharapkan menjadikannya prioritas utama dalam pemulihan pascabencana,” kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

GAMKI menekankan semangat Ora et Labora, berdoa dan bekerja, yang tercermin dalam Kolose 3:23.

“Semangat ini mendorong komitmen organisasi memperjuangkan keadilan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak, sebagai wujud nyata iman yang diwujudkan melalui tindakan,” tuturnya.

GAMKI juga mendesak agar Kementerian PKP dan Kementerian PU untuk mempercepat pembangunan hunian layak sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur, serta mengintegrasikan strategi adaptasi perubahan iklim dalam perencanaan tata ruang.

Baca Juga :

Fakta-Fakta Isi Putusan Sidang Cerai Ria Ricis-Teuku Ryan, Sempat Didiamkan Sebelum Dikasih Rp 500 Juta
Liga 1 Indonesia Dimulai, Ini Saran Coach Justin Agar Tidak Monoton

Data terverifikasi menunjukkan dampak bencana banjir dan longsor di Sumatra cukup parah.

Per 7 Desember 2025 saja, tercatat sekitar 105.900 rumah mengalami kerusakan di wilayah terdampak, sementara total rumah rusak di 51 kabupaten diperkirakan mencapai 121.500 unit.

Laporan lain menunjukkan bahwa 10.400 rumah hancur akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, dengan rincian sekitar 5.200 di Aceh, 2.800 di Sumatra Barat, dan 2.400 di Sumatra Utara.

Kerusakan juga menjalar fasilitas umum dan infrastruktur publik, termasuk sekitar 270 fasilitas kesehatan, 405 jembatan, dan 509 fasilitas pendidikan, gedung, serta kantor lainnya.

Korban jiwa akibat bencana ini mencapai 916 orang meninggal, 274 hilang, dan lebih dari 4.200 luka-luka.

Sementara itu, sekitar 570 ribu orang mengungsi, dan total warga terdampak diperkirakan mencapai 1,5 juta orang.

Berbagai laporan menunjukkan perbedaan angka kerusakan rumah, dari 105.900 hingga 121.500 unit, tergantung periode pelaporan dan metode verifikasi.

Kategori “rusak” juga bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga berat, sementara beberapa laporan tidak merinci per kategori.

Infrastruktur publik yang terdampak signifikan menunjukkan bahwa pemulihan harus meliputi perbaikan hunian sekaligus fasilitas vital lainnya.

GAMKI menekankan bahwa pemulihan masyarakat tidak boleh berhenti pada bantuan darurat semata.

“Negara harus hadir sampai warga dapat hidup dalam kondisi layak dan aman. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat sipil, pemulihan Sumatera Utara diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan memberi harapan baru bagi korban banjir,” katanya.

You Might Also Like

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik
Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan
Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026
Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
Tim Peserta Piala AFF U19 2026 Tiba di Medan Jelang Kick Off
TAGGED:BanjirGAMKIKementerian PKPKementerian PUSumut
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Walikota Semarang Agustina Wilujeng saat menyampaikan pidato di acara Outlook Ekonomi Kota Semarang Tahun 2026. (Foto: Instagram/@agustinawilujengp) Mikroplastik Jadi Ancaman Serius, Wali Kota Semarang Tekankan Penguatan Kebijakan Lingkungan
Next Article Ilustrasi sistem parkir digital. (Foto : Istimewa) Pemkot Surabaya Realisasikan Sistem Parkir Digital Mulai Januari 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !

1 month ago
PolitikTerkini

Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

1 month ago
PolitikTerkini

Bongkar “Sistem Kasta”, Ketum Golkar Tegaskan Partai Beringin Rumah Bersama Semua Kader

1 month ago
PolitikTerkini

Dipuji Prabowo! Satgas PKH di Bawah Bahlil Bikin Bandit Perampok Ketar-Ketir

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index