By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Jangan Abaikan Tekanan Emosi, Ini Sinyal Anda Perlu Konsultasi dengan Psikolog
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Jangan Abaikan Tekanan Emosi, Ini Sinyal Anda Perlu Konsultasi dengan Psikolog

Kesehatan

Jangan Abaikan Tekanan Emosi, Ini Sinyal Anda Perlu Konsultasi dengan Psikolog

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi - Orang Konsul Psikolog. (Foto: Freepik)
SHARE

INVERSI.ID – Tekanan emosional yang berlangsung lama dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari menjadi tanda seseorang perlu mempertimbangkan bantuan dari tenaga profesional.

Psikolog klinis Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog menjelaskan bahwa kondisi emosional yang tidak kunjung membaik bahkan semakin berat dapat membuat seseorang kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari.

“Bantuan profesional perlu dipertimbangkan ketika seseorang merasa tekanan emosionalnya menetap, bahkan semakin berat, sampai membuat dirinya kewalahan dan mulai mengganggu fungsi sehari-hari,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu.

Ratih yang juga tergabung dalam Tim Ahli Kelompok Kerja Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa tekanan emosional yang tidak tertangani bisa membuat seseorang kesulitan menjalankan fungsi dasar dalam hidupnya.

Hal tersebut dapat terlihat dari menurunnya kemampuan dalam bekerja, terganggunya hubungan sosial, sulit tidur, hingga kesulitan menjalankan rutinitas harian.

Selain itu, ada sejumlah tanda lain yang juga perlu diwaspadai. Di antaranya muncul rasa putus asa yang berkepanjangan, emosi yang mudah meledak dan sulit dikendalikan, keinginan menarik diri dari lingkungan sosial secara ekstrem, hingga muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

“Tanda-tanda tersebut menunjukkan bahwa seseorang membutuhkan dukungan yang lebih terarah dari tenaga profesional,” katanya.

Ratih menambahkan, seseorang yang sudah merasa tidak mampu mengelola emosinya secara mandiri juga disarankan untuk mencari bantuan profesional agar proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si., Ph.D., Psikolog mengatakan bahwa bantuan dari tenaga profesional juga dapat membantu seseorang memahami kondisi dirinya secara lebih mendalam.

Baca Juga :

Bukan Sekadar Tren, Ini Fakta Keren Buat Anak Muda di Hari Ini
Anies dan Nasdem Tinggalkan Partai Demokrat, Puan Maharani: Dinamika Politik pada Kontestasi Pemilu

“Kalau seseorang merasa perlu ada yang membantu dan memutuskan pergi ke bantuan profesional, itu tentu langkah yang baik,” kata lulusan The University of Melbourne itu kepada ANTARA pada Kamis.

Ia menambahkan bahwa saat ini layanan psikolog sudah tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas, sehingga masyarakat bisa mengaksesnya dengan lebih mudah.

Meski demikian, Novi menilai proses pemulihan mental tidak selalu harus dimulai dari layanan profesional. Kesadaran diri untuk memahami emosi dan kondisi pribadi juga dapat menjadi langkah awal yang penting.

Salah satu cara membangun kesadaran diri bisa dilakukan melalui berbagai aktivitas seperti membaca buku pengembangan diri, mempelajari filsafat, atau melakukan refleksi pribadi untuk memahami tujuan hidup serta cara menghadapi berbagai persoalan.

Menurutnya, kemampuan melakukan refleksi diri dapat membantu seseorang melihat kembali pengalaman hidup dan memahami penyebab munculnya reaksi emosional tertentu.

Ia juga menekankan pentingnya mengambil jeda dari tekanan lingkungan agar seseorang dapat menemukan kembali ketenangan dalam dirinya.

“Kuncinya adalah kesadaran diri. Ketika seseorang mulai mengenali dirinya, itu sudah menjadi langkah awal untuk memulihkan kondisi mental,” kata dia.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Mental Health
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Jangan Kalap Saat AYCE, Dokter Sebut Risiko Asam Lambung hingga Sesak
Next Article Alasan Kendaraan Listrik Berbasis Batubara Menjadi Pertahanan Strategis Indonesia di Tengah Gejolak Minyak Dunia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index