By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Keluhan Kesehatan Mental Naik 27 Persen di Minggu Ketiga Ramadhan, Ini Penyebabnya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Keluhan Kesehatan Mental Naik 27 Persen di Minggu Ketiga Ramadhan, Ini Penyebabnya

Kesehatan

Keluhan Kesehatan Mental Naik 27 Persen di Minggu Ketiga Ramadhan, Ini Penyebabnya

Jack
By
Jack
4 months ago
Share
3 Min Read
Ilustrasi kesehatan mental. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Platform layanan kesehatan digital Halodoc mencatat adanya peningkatan signifikan pada keluhan kesehatan mental masyarakat selama Ramadhan. Data internal perusahaan menunjukkan lonjakan lebih dari 27 persen pada minggu ketiga puasa dibandingkan periode sebelum Ramadhan.

Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, menjelaskan bahwa pola keluhan kesehatan masyarakat selama Ramadhan cenderung berubah dari waktu ke waktu. Pada awal bulan puasa, masyarakat lebih banyak melaporkan gangguan fisik. Namun memasuki pekan ketiga, keluhan yang berkaitan dengan kesehatan mental justru meningkat tajam.

“Keluhan yang semakin meningkat dari minggu ke minggu adalah terkait kesehatan mental. Puncaknya terjadi di minggu ketiga, meningkat lebih dari 27 persen dibandingkan sebelum Ramadhan,” ujar Fibriyani dalam acara Halodoc Talks bertajuk Transitioning Safely: Managing Ramadan Health Risks During Eid Festivities di Jakarta, Selasa.

Ia menyebutkan beberapa keluhan yang sering dilaporkan pengguna, antara lain gangguan tidur, kecemasan berlebihan, jantung berdebar, hingga sensasi sesak napas.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, terutama tekanan yang muncul dalam lingkungan keluarga menjelang perayaan Lebaran.

Berdasarkan data Halodoc, sekitar 58 persen sumber kecemasan berasal dari konflik atau tekanan keluarga. Tekanan tersebut bisa berupa ekspektasi terkait pernikahan, kehadiran anak, kondisi finansial, hingga dinamika hubungan antaranggota keluarga.

Selain faktor keluarga, perubahan pola tidur selama Ramadhan, kelelahan yang menumpuk setelah menjalani puasa selama beberapa minggu, serta tekanan sosial juga turut berkontribusi terhadap meningkatnya tingkat kecemasan.

Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Penyakit Dalam mitra Halodoc, dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD- KEMD, FINASIM, menjelaskan bahwa stres tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan fisik, khususnya sistem pencernaan.

“Hormon kortisol akan meningkat saat seseorang stres. Ini bisa memicu peningkatan produksi asam lambung dan menimbulkan gangguan pencernaan,” kata dokter lulusan Fakultas Universitas Gadjah Mada tersebut.

Baca Juga :

Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 di Piala Asia U-23
Dokter Helmi Menyerahkan Diri Usai Menembak Istrinya di Klinik Cawang

Sebagai upaya membantu masyarakat mengenali keluhan kesehatan sejak dini, Halodoc menghadirkan asisten digital berbasis kecerdasan buatan bernama Hilda atau Halodoc Intelligence Digital Assistant.

Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memahami keluhan awal yang mereka alami serta memberikan panduan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Fibriyani juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mental menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ia mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap tanda-tanda kecemasan dan segera mencari bantuan profesional jika keluhan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Kesehatan MentalPuasaramadan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article FISIP Unhas Tembus Peringkat 300 Dunia dalam QS World University Rankings by Subject 2026
Next Article Geopolitik Energi Memanas, Ini Strategi Bahlil Menjaga Pasokan Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index