By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: ‘Monster’ Rafale Tiba, F-16 Langsung Pensiun Jaga Selat Malaka
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » ‘Monster’ Rafale Tiba, F-16 Langsung Pensiun Jaga Selat Malaka

Terkini

‘Monster’ Rafale Tiba, F-16 Langsung Pensiun Jaga Selat Malaka

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
3 Min Read
Pesawat tempur Dassault Rafale, produksi Dassault Aviation Bordeaux-Mérignac, Perancis. Menjadi pengawal baru langit Nusantara. (Foto, dok Dassault Aviation Bordeaux)
SHARE

JAKARTA–

Babak baru pertahanan udara Indonesia telah dimulai. Tiga unit pertama jet tempur Dassault Rafale, sang ‘monster’ langit dari Prancis, telah resmi mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Senin lalu. Kedatangan mereka bukan sekadar penambahan kekuatan, melainkan sinyal perombakan total armada TNI AU yang siap mempensiunkan jet-jet lawasnya.

“Dapat kami sampaikan bahwa tiga unit pesawat tempur Rafale telah tiba di Indonesia,” kata Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Pertahanan RI, Selasa (27/1/2026). Pernyataan resmi ini mengonfirmasi dimulainya era baru pengamanan langit Nusantara.

Dengan penempatan strategis di gerbang Selat Malaka, kehadiran Rafale menjadi pesan tegas aturan main di salah satu jalur udara tersibuk di dunia kini telah berubah.

Lupakan sejenak F-16. Rafale adalah lompatan teknologi yang brutal. Pesawat generasi 4.5+ ini dirancang sebagai mesin perang omnirole, artinya ia bisa melakukan misi tempur udara, serangan darat, dan pengintaian mematikan dalam satu penerbangan.

Menurut data dari Air Force Technology, kapabilitasnya sangat superior. Pertama,
kecepatan respons, mampu melesat hingga Mach 1.8 (sekitar 2.222 km/jam) pada ketinggian operasi 15,24 kilometer, Rafale bisa mencegat ancaman dengan kecepatan kilat.

Kedua, jangkauan superior. Dengan radius tempur 1.850 kmc dan daya jelajah 3.700 km, jet ini bisa berpatroli dari Pekanbaru hingga Laut Natuna Utara dan kembali tanpa kendala. Tiga kali lebih jauh dari F-16. Ketiga, gudang senjata terbang. Rafale mampu membawa lebih dari 9 ton senjata termasuk rudal jelajah SCALP yang bisa menghancurkan target vital musuh dari jarak lebih dari 300 km, jauh di luar jangkauan pertahanan udara lawan.

Kedatangan Rafale secara efektif membuat jet tempur andalan Indonesia sebelumnya terlihat usang. Dengan harga per unit mencapai 115 juta dollar AS (sekitar Rp 1,63 triliun), kecanggihannya memang sepadan. Termasuk, Radar AESA canggih milik Rafale memungkinkannya menjadi “hantu” di udara—mampu mengunci banyak target dari jarak aman sebelum musuh menyadari kehadirannya.

Indonesia tidak main-main. Total 42 unit Rafale akan didatangkan secara bertahap hingga 2029. Tiga unit pertama ini hanyalah permulaan. “Pesawat-pesawat itu telah diserahkan dan siap digunakan oleh TNI Angkatan Udara,” papar Rico Ricardo Sirait. Ia menambahkan, tiga unit Rafale lainnya diperkirakan akan tiba tahun ini untuk melengkapi komitmen awal.

Baca Juga :

Daftar Negara yang Siap Gantikan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Ada Negara Islam
Band Legendaris Alice Cooper Balik Reunian Setelah 50 Tahun Lebih, Ada Apa Nih?

Meskipun pesawat telah tiba, seremoni penerimaan resmi masih menunggu jadwal orang nomor satu di republik ini. “Seremoni penerimaan resmi akan dilaksanakan kemudian, menyesuaikan dengan agenda dan ketersediaan waktu Bapak Presiden,” sambung Rico.

Kedatangan Rafale bukan sekadar modernisasi. Ini adalah deklarasi kekuatan dan penegasan kedaulatan Indonesia di salah satu kawasan paling strategis di dunia. Langit Nusantara kini punya penjaga baru yang jauh lebih mematikan.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen, MenPPPA: Terbesar Sepanjang Sejarah
Next Article Polisi Tidak Tahan Pasutri Penganiaya Pemotor di Palmerah, Ini Alasannya
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index