Inversi Pendaftaran Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026 resmi dibuka. Proses pendaftaran dapat diikuti oleh satuan pendidikan mulai 6 Januari hingga 7 Februari 2026.
Tahapan ini menjadi langkah awal yang wajib dilalui sekolah agar siswanya dapat mengikuti seleksi masuk PTKIN melalui jalur prestasi akademik. SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional berbasis prestasi yang tidak menggunakan ujian tertulis. Penilaian seleksi dilakukan berdasarkan nilai rapor serta prestasi akademik pendukung lainnya yang dimiliki siswa.
Oleh karena itu, kelengkapan dan keakuratan data dalam sistem PDSS menjadi faktor penentu bagi kelancaran proses seleksi. PDSS berfungsi sebagai basis data resmi yang memuat informasi sekolah dan siswa, termasuk nilai rapor dari semester awal hingga semester terakhir.
Data yang diinput oleh sekolah akan menjadi acuan utama bagi panitia nasional dalam menyeleksi calon mahasiswa PTKIN di seluruh Indonesia. Dengan demikian, peran satuan pendidikan sangat krusial dalam memastikan seluruh data terunggah dengan benar dan telah difinalisasi sesuai ketentuan.
Panitia SPAN-PTKIN mengimbau agar siswa aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah, terutama wali kelas dan operator PDSS, untuk memastikan bahwa data pribadi, nilai rapor, serta prestasi akademik telah tercatat secara lengkap. Kesalahan pengisian atau keterlambatan finalisasi data dapat berdampak pada gugurnya kesempatan siswa mengikuti seleksi.
Syarat Siswa yang Didaftarkan dalam PDSS SPAN-PTKIN 2026
Berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam laman resmi SPAN-PTKIN, terdapat sejumlah persyaratan umum yang harus dipenuhi agar siswa dapat didaftarkan melalui PDSS.
- Pertama, peserta merupakan siswa kelas terakhir pada tahun ajaran 2025/2026 dari satuan pendidikan MA, MAK, SMA, SMK, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah, Mu’adalah Muallimin, atau Mu’adalah Salafiyah.
- Kedua, siswa harus memiliki prestasi akademik yang memenuhi kriteria seleksi dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing PTKIN. Setiap perguruan tinggi memiliki standar dan kebijakan tersendiri dalam menilai capaian akademik calon mahasiswa.
- Ketiga, siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid. NISN menjadi identitas utama yang digunakan dalam sistem PDSS dan seleksi SPAN-PTKIN.
- Keempat, siswa harus memiliki nilai rapor Kelas X Semester 1 dan 2, Kelas XI Semester 1 dan 2, serta Kelas XII Semester 1 yang telah diinput oleh sekolah ke dalam sistem PDSS. Selain itu, nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), jika tersedia, juga dapat menjadi bahan pertimbangan seleksi.
Tata Cara Pendaftaran dan Pengisian PDSS oleh Sekolah
Proses pendaftaran dan pengisian PDSS sepenuhnya dilakukan oleh pihak sekolah. Tahap awal yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) untuk memastikan data sekolah telah terdaftar secara resmi.
Selanjutnya, sekolah melakukan registrasi akun PDSS dengan melengkapi data yang diminta, antara lain identitas sekolah, alamat email sekolah, alamat email kepala sekolah, serta nomor WhatsApp kepala sekolah. Proses validasi akun akan dikirimkan melalui email sekolah dan email kepala sekolah yang telah didaftarkan.
Setelah akun terverifikasi, sekolah dapat masuk ke laman resmi PDSS melalui https://pdss.ptkin.ac.id. Pada tahap ini, sekolah diwajibkan melakukan pengecekan data siswa kelas XII dan menginput nilai rapor sesuai semester yang telah ditentukan. Pengunggahan nilai meliputi Kelas X Semester 1 dan 2, Kelas XI Semester 1 dan 2, serta Kelas XII Semester 1.
Selain nilai rapor, sekolah juga wajib mengunggah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk setiap semester yang diinput. Tahapan terakhir adalah finalisasi data PDSS. Pendaftaran PDSS dinyatakan selesai setelah sekolah melakukan finalisasi, yang menandakan bahwa seluruh data telah lengkap dan siap digunakan dalam proses seleksi nasional.
Jadwal Penting SPAN-PTKIN 2026
Panitia nasional telah menetapkan sejumlah jadwal penting yang harus diperhatikan oleh sekolah dan siswa. Pendaftaran PDSS berlangsung dari 6 Januari hingga 7 Februari 2026. Proses pengisian, verifikasi, dan finalisasi PDSS dilaksanakan mulai 5 Januari hingga 9 Februari 2026.
Setelah data PDSS difinalisasi, pendaftaran siswa SPAN-PTKIN dibuka pada 11 Februari hingga 28 Februari 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 7 April 2026. Bagi siswa yang dinyatakan lulus, proses verifikasi dan pendaftaran ulang di PTKIN dilakukan sesuai dengan ketentuan masing-masing perguruan tinggi.
Dengan memahami syarat, tata cara, dan jadwal seleksi SPAN-PTKIN 2026, diharapkan sekolah dan siswa dapat mempersiapkan diri secara optimal. Ketelitian dalam pengisian PDSS menjadi kunci utama agar peluang melanjutkan pendidikan ke PTKIN melalui jalur prestasi dapat dimanfaatkan secara maksimal.