By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Pemerintah Optimistis Target 2025 Terealisasi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Pemerintah Optimistis Target 2025 Terealisasi

Ekonomi

PNBP Sektor ESDM Capai Rp228 Triliun, Pemerintah Optimistis Target 2025 Terealisasi

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
3 Min Read
Tumpukan batu bara terlihat di area pelabuhan dengan fasilitas conveyor dan alat berat, mencerminkan aktivitas bongkar muat komoditas energi yang menjadi salah satu penopang sektor industri dan kelistrikan nasional. (Foto : Pusdatin ESDM/FR)
Tumpukan batu bara terlihat di area pelabuhan dengan fasilitas conveyor dan alat berat, mencerminkan aktivitas bongkar muat komoditas energi yang menjadi salah satu penopang sektor industri dan kelistrikan nasional. (Foto : Pusdatin ESDM/FR)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak sektor ESDM mencapai Rp228,05 triliun per 18 Desember 2025. Capaian ini menegaskan peran strategis sektor energi dan sumber daya mineral sebagai salah satu tulang punggung utama penerimaan negara di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Gita Lestari, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian ESDM yang didukung oleh para pemangku kepentingan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan tata kelola sumber daya alam, peningkatan kepastian regulasi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.

“Pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang kuat dalam menjaga tata kelola sumber daya alam agar memberikan manfaat sebesar besarnya bagi kemakmuran rakyat,” ujar Gita di Jakarta.

Dari sisi kontribusi subsektor, Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara masih menjadi penyumbang terbesar PNBP sektor ESDM. Hingga pertengahan Desember 2025, subsektor ini mencatat realisasi sebesar Rp124,63 triliun. Kontribusi signifikan juga datang dari sektor Minyak dan Gas Bumi yang menyumbang Rp91,82 triliun, mencerminkan peran penting migas dalam menopang pendapatan negara.

Selain itu, sektor Panas Bumi memberikan kontribusi sebesar Rp2,45 triliun, sementara iuran badan usaha serta layanan jasa teknis lainnya tercatat mencapai Rp9,15 triliun.

Gita menjelaskan bahwa pencatatan PNBP sektor ESDM dilakukan sesuai dengan mekanisme penganggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dalam hal ini, pencatatan penerimaan terbagi antara Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

Pada catatan internal Kementerian ESDM, realisasi PNBP yang menjadi tanggung jawab teknis kementerian tersebut telah melampaui target. Hingga 18 Desember 2025, realisasi mencapai Rp130,71 triliun atau setara dengan 102,57 persen dari target yang ditetapkan.

“Capaian ini menunjukkan efektivitas pengelolaan teknis sektor ESDM yang terus kami perkuat,” jelas Gita.

Sementara itu, sebagian penerimaan lainnya, terutama yang berasal dari sektor minyak dan gas bumi serta panas bumi, dicatat dalam akun Kementerian Keuangan. Berdasarkan pencatatan tersebut, realisasi penerimaan mencapai Rp97,3 triliun. Pembagian pencatatan ini dilakukan untuk memastikan akuntabilitas serta kesesuaian dengan sistem pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga :

Fakta-fakta Ibu di Sikka Melahirkan saat Perjalanan ke Puskesmas hingga Sempat Kehujanan
Resep Sambal Goreng Kentang, Sajian Nikmat saat Lebaran Teman Setia Ketupat

Dengan sisa waktu tahun anggaran yang masih tersedia, Kementerian ESDM menyatakan optimisme bahwa target PNBP sektor ESDM tahun 2025 dapat tercapai. Pemerintah menargetkan PNBP sektor ESDM tahun ini berada di kisaran Rp256 triliun.

“Dengan realisasi saat ini sebesar Rp228,05 triliun, kami optimistis target PNBP sektor ESDM tahun 2025 dapat tercapai sesuai rencana,” tutup Gita.

Capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat ruang fiskal negara serta mendukung pembiayaan berbagai program pembangunan nasional, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan energi, hilirisasi sumber daya alam, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga : https://inversi.id/puluhan-tahun-gelap-sekali-diresmikan-menteri-esdm-rumah-arobi-langsung-terang/

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:ESDMKementerian ESDMPNBP
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kunjungan kerja Baleg DPR di Medan, Sumatra Utara, dalam rangka penyusunan RUU tentang KADIN. (Foto: Humas Pemprov Sumut) Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap Sambut Kunker Baleg DPR di Medan, Bahas Revisi UU tentang KADIN
Next Article Warga mengamati sampah kayu gelondongan pascabanjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). (Foto : ANTARA/Yudi Manar) Pemerintah Terbitkan Regulasi Pemanfaatan Kayu Pascabanjir di Sumatera untuk Percepat Rehabilitasi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

7 days ago
EkonomiTerkini

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

7 days ago
EkonomiTerkini

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

1 week ago
EkonomiTerkini

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index