By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Purbaya Tegur Keras BPJS Kesehatan: Konyol, Pemerintah Rugi, Image Jadi Jelek!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Purbaya Tegur Keras BPJS Kesehatan: Konyol, Pemerintah Rugi, Image Jadi Jelek!

Politik

Purbaya Tegur Keras BPJS Kesehatan: Konyol, Pemerintah Rugi, Image Jadi Jelek!

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
4 months ago
Share
2 Min Read
SHARE

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melayangkan teguran keras kepada manajemen BPJS Kesehatan terkait program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang membuat kisruh secara nasional.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VIII, IX, dan XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (9/2/2026), Purbaya menyebut penghapusan data yang mendadak telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Purbaya menyoroti lonjakan penghapusan data peserta PBI JKN yang mencapai 11 juta orang pada Februari 2026.

“Angka ini setara dengan hampir 10% dari total peserta,” ujarnya.

Jumlah itu, kata Purbaya, yang menjadi pemicu utama keributan karena masyarakat tidak mendapatkan informasi yang cukup sebelum status kepesertaan mereka dinonaktifkan.

“Kenapa tiba-tiba ramai di bulan Februari tahun ini? Menurut dugaan kami, karena sedemikian besar orang yang terpengaruh dan mereka tidak tahu bahwa mereka sudah tidak masuk dalam daftar lagi,” ujar Purbaya.

Purbaya menilai proses manajemen data ini sangat tidak efisien. Purbaya menegaskan bahwa anggaran yang dikeluarkan pemerintah tetap besar, namun karena manajemen operasional yang buruk, pemerintah justru mendapatkan citra negatif di mata publik.

“Jangan sampai yang sudah sakit, tiba-tiba mau cuci darah, tiba-tiba tidak eligible (tidak berhak). Itu kayaknya kita konyol ya. Padahal uang yang saya keluarin sama. Saya rugi di situ, uang keluar, image jelek jadinya. Pemerintah rugi dalam hal ini,” tegasnya dengan nada tinggi.

Menteri Keuangan juga mengusulkan agar proses penonaktifan peserta tidak dilakukan secara mendadak. Ia meminta adanya masa transisi atau smoothing selama 2 hingga 3 bulan sebelum status kepesertaan benar-benar dicabut.

Baca Juga :

Anggaran Rp268 Triliun BGN Fokus untuk Program Makan Bergizi Gratis
Biodata dan Profil Bustami Hamzah, Pj Gubernur Aceh yang Baru

“Harus dibarengi dengan sosialisasi yang masif kepada peserta yang terdampak,” katanya.

Purbaya menekankan bahwa masalah yang terjadi saat ini bukan pada soal ketersediaan anggaran, melainkan pada aspek manajerial dan komunikasi.

“Uang yang saya keluarkan sama, tidak berubah. Kenapa keributannya beda? Masalahnya adalah masalah operasional, masalah manajemen, dan masalah sosialisasi yang harus bisa dibereskan secepatnya,” pungkasnya.

You Might Also Like

Isyana Bagoes Oka Sebut Kunjungan Jokowi ke Daerah, Tak Terkait Safari Politik
Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar
Bertemu Prabowo di Istana, Chatib Basri Buka Suara soal Rumor Menteri Keuangan
Marinir TNI AL Matangkan Akurasi Tembakan untuk Tampil Maksimal di RIMPAC 2026
Presiden Prabowo Lantik Empat Pejabat Negara Baru di Istana Negara
TAGGED:BPJSDPR RIJKNPurbaya
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Polemik Keppres Hakim MK, Komisi III DPR Ingatkan MK Tak Berwenang Batalkan Pengangkatan Adies Kadir
Next Article Tips Skincare Agar Kulit Tetap Sehat Saat Puasa
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Persiapan MBG dari pelayanan SPPG (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

DPR RI Minta Kepala BGN Buka Akses Kemitraan SPPG bagi Masyarakat

3 weeks ago
PolitikTerkini

Prabowo Bentuk BUMN Ekspor Raksasa, Kebocoran SDA Rp2.600 Triliun Diburu !

1 month ago
PolitikTerkini

Dunia Memanas, Indonesia Tambah Gahar! Rafale hingga Rudal Canggih Resmi Perkuat TNI

1 month ago
Foto : Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III Badan Gizi Nasional (BGN) (Sumber : https://bgn.go.id/)
MBG

BGN Percepat Sertifikasi SLHS & BPJS Ketenagakerjaan SPPG Sulsel

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index