JAKARTA, INVERSI – Ketua Umum Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Rapat Pimpinan Nasional I Partai Golkar tahun 2025 difokuskan pada dua agenda utama yang dinilai strategis bagi arah politik partai ke depan. Kedua agenda tersebut mencakup penguatan dukungan terhadap pemerintahan nasional serta konsolidasi internal dalam rangka persiapan menghadapi Pemilihan Umum 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil usai membuka Rapimnas I Golkar yang digelar di kantor DPP Partai Golkar di kawasan Slipi Jakarta Barat pada Sabtu. Ia menjelaskan bahwa agenda pertama yang menjadi pembahasan utama adalah komitmen partai untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta seluruh program kerjanya.
“Target besar yang pertama adalah mendukung pemerintahan Pak Prabowo dan Gibran dengan baik melalui program program yang telah ditetapkan,” ujar Bahlil.
Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut harus diwujudkan secara konkret dan konsisten, mengingat Golkar merupakan bagian dari koalisi partai pendukung pemerintah. Menurutnya, posisi tersebut menuntut tanggung jawab politik yang tidak ringan, baik di ranah eksekutif maupun legislatif.
Bahlil menjelaskan bahwa dukungan Golkar terhadap pemerintah dapat dilakukan melalui dua jalur utama. Dari sisi eksekutif, kader kader partai diharapkan mampu membantu kerja presiden dan wakil presiden dalam menjalankan kebijakan serta program pembangunan. Sementara dari sisi legislatif, Golkar memiliki peran penting dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah agar tetap berjalan sesuai dengan kepentingan rakyat dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Agenda kedua yang tidak kalah penting dalam Rapimnas I Golkar adalah pembahasan terkait persiapan partai menghadapi kontestasi Pemilu 2029. Bahlil menyebut bahwa partainya telah menetapkan sejumlah target politik yang harus dicapai pada pemilu mendatang. Salah satu target utama adalah peningkatan perolehan kursi di lembaga legislatif, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Kita sedang melakukan konsolidasi untuk meningkatkan persiapan agar pada Pemilu 2029 jumlah kursi Golkar di legislatif bisa bertambah. Saat ini kita memiliki 102 kursi dan target kita adalah melampaui angka tersebut,” kata Bahlil.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut memerlukan kerja sistematis dan berkelanjutan, mulai dari penguatan struktur partai hingga peningkatan kualitas kader di seluruh daerah.
Menurut Bahlil, pembahasan mengenai dua agenda besar tersebut akan disampaikan secara langsung kepada ratusan kader yang hadir dalam Rapimnas. Forum ini dinilai menjadi momentum penting untuk menyatukan pandangan, semangat, serta langkah politik seluruh jajaran Golkar agar sejalan dengan arah kebijakan partai di tingkat pusat.
Dengan terselenggaranya Rapimnas I Golkar tahun 2025, Bahlil berharap seluruh kader dapat memahami peran strategis partai dalam menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus menyiapkan diri menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menekankan bahwa soliditas internal dan kesamaan visi menjadi kunci agar Golkar mampu berkontribusi nyata bagi pemerintahan yang kondusif serta tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Baca Juga : https://inversi.id/bahlil-tegas-golkar-dilarang-jadi-kendaraan-bisnis-kader-diminta-jaga-integritas-partai/