By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Setetes Darah, Harapan Besar: Aksi Donor Darah Bersama Telkom Indonesia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Setetes Darah, Harapan Besar: Aksi Donor Darah Bersama Telkom Indonesia

Kesehatan

Setetes Darah, Harapan Besar: Aksi Donor Darah Bersama Telkom Indonesia

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
9 months ago
Share
5 Min Read
Foto: Telkom Indonesia
SHARE

Donor darah bukan hanya tentang menyumbangkan cairan kehidupan, tetapi juga tentang menyebarkan harapan. Di tengah tantangan pemenuhan kebutuhan darah nasional, Telkom Indonesia kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial melalui program “Donor Darah Bersama Telkom Indonesia: Setetes Darah, Sejuta Harapan.” Kegiatan ini bukan sekadar CSR, melainkan gerakan kolektif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana Telkom Indonesia menggelar kegiatan donor darah yang berdampak nyata, mengapa partisipasi publik sangat penting, dan bagaimana setetes darah bisa menjadi sejuta harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Kebutuhan Darah Nasional: Masih Jauh dari Ideal

Menurut data dari Komite Donor Darah Indonesia (KDDI) tahun 2024, Indonesia membutuhkan sekitar 5,6 juta kantong darah per tahun. Namun, jumlah yang tersedia hanya berkisar antara 4 hingga 4,2 juta kantong. Artinya, ada defisit sekitar 1,4 juta kantong darah setiap tahunnya.

Kekurangan ini berdampak langsung pada pasien yang membutuhkan transfusi darah, mulai dari korban kecelakaan, ibu melahirkan, hingga penderita penyakit kronis. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat dan korporasi sangat dibutuhkan untuk menutup kesenjangan ini.

Telkom Indonesia: Komitmen Sosial yang Konsisten

Sebagai perusahaan digital terdepan di Indonesia, Telkom Indonesia tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada keberlanjutan sosial. Program donor darah ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom Indonesia, yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Kegiatan donor darah Telkom Indonesia tahun 2025 dilaksanakan di tiga lokasi berbeda:

  • GMP Telkom Japati – 12 Agustus 2025
  • Masjid Darul Ihsan Telkom Gegerkalong – 18 Agustus 2025
  • Mutiara Cimahi – 20 September 2025

Lebih dari 150 peserta dari kalangan karyawan, mitra, dan masyarakat umum turut berpartisipasi, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap gerakan kemanusiaan ini.

Baca Juga :

Hari Informasi Beasiswa UE-ASEAN 2025! Peluang Emas Buat Pelajar & Peneliti Muda
Lebih dari Sekadar Otomotif: Geely Hadirkan Kehangatan Keluarga Lewat Workshop Kreatif

“Setetes Darah, Sejuta Harapan Itu Nyata”

Hery Susanto, Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia, menyampaikan bahwa satu kantong darah bisa menyelamatkan nyawa manusia. “Donor darah merupakan aksi sederhana yang berdampak luar biasa bagi masyarakat. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang teredukasi dan terdorong untuk rutin mendonorkan darah,” ujarnya.

Salah satu peserta, Rina (27), karyawan Telkom, mengaku bahwa ini adalah kali ketiganya ikut donor darah. “Awalnya takut, tapi setelah tahu manfaatnya, saya jadi rutin. Rasanya bangga bisa bantu orang lain,” katanya.

Dari Kantong Darah ke Keselamatan Nyawa

Setiap kantong darah yang terkumpul dalam kegiatan ini langsung disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) untuk digunakan dalam kebutuhan medis. Menurut PMI, setiap delapan detik ada satu orang di Indonesia yang membutuhkan transfusi darah.

Kegiatan seperti ini bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai gaya hidup sehat dan bentuk kepedulian sosial.

Edukasi dan Kolaborasi

Telkom Indonesia tidak hanya menggelar donor darah, tetapi juga melakukan edukasi melalui berbagai kanal:

  • Sosialisasi internal kepada karyawan
  • Kampanye digital melalui media sosial
  • Kolaborasi dengan PMI dan komunitas lokal
  • Penyediaan fasilitas donor yang nyaman dan aman

Langkah-langkah ini bertujuan untuk menciptakan budaya donor darah yang berkelanjutan, bukan sekadar event tahunan.

Manfaat untuk Pendonor

Selain menyelamatkan nyawa orang lain, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor:

  • Menurunkan risiko penyakit jantung
  • Menstabilkan kadar zat besi dalam tubuh
  • Merangsang produksi sel darah baru
  • Menjadi bentuk deteksi dini terhadap penyakit

Dengan kata lain, donor darah adalah win-win solution: membantu orang lain sekaligus menjaga kesehatan diri sendiri.

Telkom dan SDGs: Kontribusi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Program donor darah Telkom Indonesia sejalan dengan komitmen global terhadap SDGs. Poin ke-3 dari SDGs menekankan pentingnya akses kesehatan yang merata dan berkualitas. Melalui kegiatan ini, Telkom Indonesia turut mendukung:

  • Akses darah yang aman dan terjangkau
  • Edukasi kesehatan masyarakat
  • Kolaborasi lintas sektor untuk kesejahteraan sosial

Donor Darah Bukan Sekadar Aksi, Tapi Gerakan Harapan

Donor darah bersama Telkom Indonesia bukan hanya tentang menyumbangkan darah, tetapi tentang menyebarkan harapan. Di tengah defisit kantong darah nasional, aksi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara korporasi dan masyarakat bisa menciptakan dampak nyata.

Setetes darah yang kamu donorkan bisa menjadi sejuta harapan bagi mereka yang berjuang untuk hidup. Mari jadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan peduli. Karena di balik jarum suntik itu, ada nyawa yang terselamatkan.

You Might Also Like

Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas
Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan
Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai
Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek
TAGGED:Donor DarahkesehatanTElkomTelkom Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Palu Jadi Surga Kuliner! Palu Jadi Surga Kuliner! Event ‘Palu Rasa Bangkok’ Sajikan 1.000 Menu Unik
Next Article Skinimalism, Gaya Skincare Simpel dan Efektif yang Disukai Gen Z
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Psikolog Ungkap Penyebab Pelaku Taufik Hidayat Nekat Menyekap dan Menyiksa Korban

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

3 weeks ago
Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

4 weeks ago
Kesehatan

IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index