By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026, Pemerintah Siapkan Skema Adil untuk BBM Non-Subsidi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026, Pemerintah Siapkan Skema Adil untuk BBM Non-Subsidi

Terkini

BBM Subsidi Tak Naik Hingga 2026, Pemerintah Siapkan Skema Adil untuk BBM Non-Subsidi

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 months ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) SPBU Pertamina. Harga BBM Pertamina non Subsidi pada 1 April 2026. Harga BBM Non Subsidi akan disesuaikan untuk terus membangun sense of crisis. (Foto, Dok/Pertamina Patra Niaga)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah memastikan kabar baik bagi masyarakat kecil. Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar subsidi dipastikan tidak akan naik hingga akhir tahun 2026, meskipun harga minyak dunia tengah bergejolak.

Kepastian tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global dan lonjakan harga energi di berbagai negara.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah telah melakukan perhitungan fiskal secara matang. Bahkan jika harga minyak dunia berada di kisaran USD100 per barel hingga akhir tahun, defisit anggaran masih dapat dijaga sekitar 2,9 persen terhadap PDB.

Dengan kata lain, negara telah menyiapkan bantalan fiskal agar subsidi energi tetap melindungi masyarakat yang paling membutuhkan.

Kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi ini merupakan bentuk keadilan energi, di mana negara memastikan bantuan tetap dinikmati kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.

Namun pemerintah juga menegaskan bahwa subsidi tidak boleh menjadi ruang bagi konsumsi energi yang tidak terkendali, terutama oleh golongan yang sebenarnya mampu.

Dalam konteks inilah muncul pendekatan baru dalam kebijakan energi nasional, yakni subsidi harus tepat sasaran. Subsidi tetap dijaga untuk rakyat kecil, sementara kebijakan harga untuk BBM non-subsidi tengah dikaji ulang agar mencerminkan kondisi pasar yang lebih realistis.

Formula Harga Non-Subsidi Sedang Dihitung

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah bersama Pertamina dan badan usaha swasta saat ini masih menghitung formulasi terbaik terkait harga BBM non-subsidi.

Baca Juga :

Izin Sekolah Dicabut di Tengah Tahun Ajaran, Wali Murid Ajukan Permohonan ke Pemprov Jabar
Popda Jateng 2025 Resmi Digelar, Ribuan Pelajar Siap Berlaga untuk Persiapan Popnas

“Kami lagi mengatur dan mencari formulasi yang baik dan bijaksana. Tunggu sampai selesai, saya akan kabari,” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Pembahasan tersebut melibatkan berbagai pihak agar kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat, industri, dan stabilitas fiskal negara.

Ia menegaskan hingga saat ini belum ada penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, karena pemerintah masih melakukan pembahasan mendalam. Di tengah situasi energi global yang semakin tidak pasti, pemerintah juga mengingatkan pentingnya sense of crisis dalam penggunaan energi.

Selama ini, harga BBM yang relatif murah seringkali membuat konsumsi energi meningkat tanpa kontrol. Padahal kebiasaan boros energi dapat memperbesar beban subsidi dan pada akhirnya menekan APBN.

Karena itu, penyesuaian pada sektor BBM non-subsidi tidak semata soal harga, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fiskal negara.

Jika konsumsi energi terus meningkat sementara harga global melonjak, subsidi energi berpotensi membengkak dan menggerus ruang anggaran untuk program pembangunan lainnya.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:Bahlil LahadaliaBBM Non SubsidiBBM Subsidi
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Dunia Krisis Energi, Harga BBM Indonesia Masih Ditahan—Publik Diminta Bijak dan Tak Boros
Next Article Foto : Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara telah resmi disahkan dalam forum Rapat Paripurna DPR-RI (Sumber : kemenkeu.go.id) APBN 2026! Instrumen Strategis, Dorong Kedaulatan Pangan, Energi, & Ekonomi Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

5 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index