By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bukan Rp 3,3 Juta, Peserta Magang Hub di Jakarta Digaji Setara UMP: Ini Fakta dan Rinciannya
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan Rp 3,3 Juta, Peserta Magang Hub di Jakarta Digaji Setara UMP: Ini Fakta dan Rinciannya

Terkini

Bukan Rp 3,3 Juta, Peserta Magang Hub di Jakarta Digaji Setara UMP: Ini Fakta dan Rinciannya

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
8 months ago
Share
3 Min Read
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat menyampaikan paparannya pada pembukaan Program Magang Nasional Batch II, Rabu (26/11/2025). (Foto: CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli saat menyampaikan paparannya pada pembukaan Program Magang Nasional Batch II, Rabu (26/11/2025). (Foto: CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)
SHARE

JAKARTA – Pemerintah resmi mengumumkan besaran uang saku yang akan diterima peserta Program Magang Nasional selama menjalani masa penugasan. Kebijakan ini kembali menegaskan komitmen negara dalam memberikan kompensasi layak bagi generasi muda yang ingin memperoleh pengalaman kerja melalui program magang terstruktur.

Dalam pernyataannya, pemerintah menjelaskan bahwa uang saku peserta Magang Nasional batch II mengikuti mekanisme yang sama seperti batch I, yaitu mengacu pada Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sesuai lokasi magang. Dengan sistem ini, peserta menerima besaran kompensasi yang adil, proporsional, dan sesuai dengan kebutuhan hidup di daerah masing-masing.

Artikel berikut mengulas lengkap mengenai nominal gaji peserta Magang Nasional, mekanisme pencairan, alasan pemerintah menggunakan skema UMP/UMK, hingga manfaat yang diterima peserta selama menjalani program.

Poin utama yang ditekankan pemerintah adalah bahwa uang saku peserta tidak menggunakan satu angka yang sama untuk seluruh Indonesia, tetapi berdasarkan standar upah minimum di daerah penempatan masing-masing. Skema ini dianggap paling relevan karena biaya hidup di tiap wilayah berbeda-beda.

Nominal tersebut sesuai dengan UMP Jakarta, karena daerah ini tidak menerapkan UMK seperti kota/kabupaten lainnya. Peserta akan memperoleh jumlah yang sama setiap bulan selama masa magang berlangsung, yaitu hingga enam bulan.

Pemerintah memastikan bahwa uang saku peserta Magang Nasional dibayarkan setiap bulan secara penuh tanpa potongan apa pun. Pembayaran dilakukan setelah proses verifikasi administrasi dan kehadiran peserta di tempat magang.

Dalam paparannya saat pembukaan Magang Nasional Batch II, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa mayoritas peserta batch I sudah menerima uang saku sesuai UMP/UMK.

“Alhamdulillah, untuk peserta Magang Nasional Batch I sudah berjalan selama satu bulan, dan hampir semua peserta sudah mendapatkan transfer uang saku setara UMP/UMK di bulan yang pertama,” ujar Yassierli.

Yassierli menjelaskan, ada sebagian kecil peserta magang yang belum ditransfer uang saku karena kendala administrasi seperti belum memiliki rekening pribadi dan masih ada proses verifikasi kehadiran peserta magang.

Baca Juga :

Berat Badan Turun Saat Puasa? Ini Batas Aman Menurut Dokter Olahraga
Sosok dan Fakta Komang Ardiarta, Atlet Judo Pernah Raih Medali Perak di Sea Games 2019

“Masih ada beberapa yang belum ditransfer karena ada isu terkait dengan rekeningnya, terkait dengan verifikasi kehadirannya saat magang, karena kehadiran magang mereka harus diverifikasi oleh mentor di tempat magang mereka,” lanjutnya.

Baca Juga : https://inversi.id/kenaikan-ump-2026-tidak-lagi-ditentukan-pusat-daerah-punya-kendali-penuh-atas-upah-minimum/

Kebijakan gaji program Magang Nasional menegaskan bahwa peserta akan menerima uang saku setara UMP atau UMK, bukan satu angka tunggal untuk seluruh Indonesia. Untuk peserta di DKI Jakarta, uang saku mencapai Rp 5,39 juta per bulan, dan diberikan setiap bulan tanpa potongan.

Selain kompensasi yang layak, peserta juga mendapatkan manfaat perlindungan ketenagakerjaan, pengalaman kerja langsung, sertifikat resmi, serta peluang besar untuk direkrut sebagai karyawan tetap. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda agar lebih siap bersaing di dunia kerja modern.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
TAGGED:JakartaMagangUMP
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article KPK Angkat Suara. Rehabilitasi Ira Puspadewi dkk Dikatakan Sah dan Bukan Preseden Buruk
Next Article Asrama Pesantren Ambruk akibat Longsor di Bireuen, Santri Selamat Kerugian Capai Miliaran
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index