By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Presiden Prabowo Terima Laporan Lengkap Penyebab Banjir Sumatera, Pembalakan Liar Diduga Perparah Dampak Bencana
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Presiden Prabowo Terima Laporan Lengkap Penyebab Banjir Sumatera, Pembalakan Liar Diduga Perparah Dampak Bencana

Politik

Presiden Prabowo Terima Laporan Lengkap Penyebab Banjir Sumatera, Pembalakan Liar Diduga Perparah Dampak Bencana

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
4 Min Read
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/12/2025), terkait hasil dialognya dengan Presiden RI Prabowo Subianto perihal bencana banjir Sumatera. (Foto : ANTARA/Andi Firdaus)
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/12/2025), terkait hasil dialognya dengan Presiden RI Prabowo Subianto perihal bencana banjir Sumatera. (Foto : ANTARA/Andi Firdaus)
SHARE

Inversi.id – Presiden RI Prabowo Subianto telah menerima laporan mendalam terkait penyebab banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa pekan terakhir. Informasi tersebut diungkapkan Ketua MPR, Muzani, seusai melakukan pertemuan dengan Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan itu juga membahas berbagai isu strategis, termasuk dugaan keterlibatan praktik pembalakan liar yang disinyalir memperparah dampak bencana.

Ketika ditemui wartawan, Muzani menegaskan bahwa Presiden sudah mendapatkan pemaparan lengkap mengenai akar permasalahan banjir yang memengaruhi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Sudah, sudah, sudah dapat masukan yang komprehensif,” ujarnya saat ditanya apakah Presiden telah mengetahui penyebab utama bencana tersebut, termasuk dugaan adanya pembalakan liar di wilayah terdampak.

Menurut Muzani, indikasi pembalakan liar terlihat dari berbagai dokumentasi lapangan yang ia amati. Ia menjelaskan bahwa foto dan rekaman video menunjukkan tumpukan kayu yang hanyut bersama arus banjir. Dari pengamatannya, kayu tersebut tidak tampak seperti pohon yang tumbang akibat badai, tetapi menyerupai potongan kayu hasil penebangan yang telah lama berada di kawasan hutan. Penemuan ini, menurutnya, dapat menjadi petunjuk kuat bahwa aktivitas ilegal tersebut turut memperburuk kondisi alam sehingga memperbesar risiko bencana.

“Kalau itu betul, berarti ada pembalakan liar yang tidak terkendali. Ini harus menjadi perhatian serius para pemangku kebijakan lingkungan. Jangan sampai kelalaian kita hari ini menjadi musibah bagi anak cucu nanti,” kata Muzani.

Ia menekankan bahwa perlindungan lingkungan harus dilakukan secara lebih disiplin, konsisten, dan tegas agar tidak terus menimbulkan kerusakan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat luas.

Namun, ketika ditanya mengenai langkah-langkah konkret pemerintah dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Muzani tidak memberikan penjelasan detail. Ia hanya menyampaikan bahwa Presiden telah menerima informasi komprehensif terkait berbagai faktor penyebab banjir, tetapi tidak menyinggung lebih jauh kemungkinan langkah hukum atau kebijakan yang akan ditempuh pemerintah. Muzani memilih berhati-hati dan tidak memberikan pernyataan yang dapat menimbulkan spekulasi.

Saat pertanyaan wartawan mengarah pada kemungkinan tindakan tegas pemerintah, termasuk proses hukum terhadap pihak yang diduga melakukan pembalakan liar atau potensi reshuffle kabinet, Muzani tidak memberikan jawaban. Ia mengalihkan pembicaraan dan segera bergegas menuju mobil dinasnya untuk meninggalkan kawasan Istana Kepresidenan.

Bencana banjir besar yang melanda sejumlah provinsi di Sumatera memang telah memantik perhatian publik luas. Selain dipicu curah hujan yang ekstrem, para ahli lingkungan sebelumnya juga telah menyoroti degradasi hutan, penggundulan kawasan lindung, dan lemahnya pengawasan tata ruang sebagai faktor yang memperburuk dampak banjir. Karena itu, dugaan adanya pembalakan liar menjadi isu yang sangat serius, mengingat praktik tersebut dapat merusak struktur tanah dan mempercepat aliran permukaan ketika hujan lebat turun.

Baca Juga :

Template Jadwal Belajar Harian, Fokus Rapi, Nilai Auto Naik
Mulai Malam Ini Simpang Joglo Kota Solo Ditutup 5 Bulan, Hindari Rute Ini

Meskipun pemerintah telah mengerahkan berbagai upaya tanggap darurat, termasuk pemulihan akses jalan, distribusi bantuan logistik, dan evakuasi warga terdampak, diskusi tentang penyebab utama bencana terus berkembang. Laporan yang diterima Presiden diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan evaluasi kebijakan secara menyeluruh, terutama terkait perlindungan hutan dan pengawasan pemanfaatan kawasan.

Baca Juga : https://inversi.id/presiden-prabowo-dengarkan-langsung-keluhan-pengungsi-di-kutacane-aceh-dan-instruksikan-penanganan-cepat/

Pengamat kebencanaan juga menilai bahwa jika dugaan pembalakan liar benar adanya, pemerintah perlu mengambil langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Hal ini mencakup penyidikan mendalam, penegakan hukum terhadap pelanggar, serta pembenahan tata kelola lingkungan pada tingkat nasional maupun daerah.

Dengan telah diterimanya laporan komprehensif oleh Presiden, masyarakat kini menantikan tindak lanjut pemerintah dalam menegakkan regulasi sekaligus memperkuat mitigasi bencana. Penanganan pascabencana dan pembenahan tata kelola lingkungan harus berjalan beriringan agar risiko bencana serupa tidak kembali menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat Sumatera pada waktu mendatang.

You Might Also Like

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP
Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”
Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah
Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus
TAGGED:Ahmad MuzaniBanjirMPRPembalakan LiarSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Wakil Ketua Komisi III DPR RI Dede Indra Permana memimpin rapat kerja RUU Penyesuaian Pidana di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (2/12/2025). (Foto : ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi) Komisi III DPR Sepakati RUU Penyesuaian Pidana Melangkah ke Rapat Paripurna untuk Tahap Pengesahan
Next Article Komandan Lanud Abdulrahman Saleh, Marsma TNI Reza R.R Sastranegara (kiri), anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka (tengah), dan Asisten Teritorial Kepala Staf TNI AU, Marsekal Muda Palito Sitorus (kanan), saat akan melakukan penanaman tebu dalam program Tanam Raya Tebu di Lanud Abdulrahman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (2/12/2025). (Foto : ANTARA/Ananto Pradana) TNI AU Perkuat Kolaborasi Hilirisasi Tebu untuk Mewujudkan Ketahanan Energi Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

PolitikTerkini

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

1 week ago
HukumTerkini

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

2 weeks ago
HukumTerkini

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook

2 weeks ago
Politik

Putusan MK: Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Tetap Dilakukan Secara Langsung

2 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index