By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: “Saya Bukan Lagi Gerindra!” Thomas Djiwandono, Jadi Bos Bank Indonesia, Janji Jaga Independensi
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » “Saya Bukan Lagi Gerindra!” Thomas Djiwandono, Jadi Bos Bank Indonesia, Janji Jaga Independensi

EkonomiTerkini

“Saya Bukan Lagi Gerindra!” Thomas Djiwandono, Jadi Bos Bank Indonesia, Janji Jaga Independensi

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
5 months ago
Share
2 Min Read
Thomas Djiwandono usai disetujui menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Paripurna DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (27/1/2026). (Foto, Antara/Aria Ananda)
SHARE

JAKARTA –

Palu Komisi XI DPR RI telah diketuk. Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Keuangan, resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Selasa (27/1/2026). Namun, penunjukan ini bukan tanpa sorotan tajam. Statusnya sebagai keponakan dari Presiden Prabowo Subianto langsung memicu bisik-bisik publik, apakah independensi Bank Indonesia akan terancam?

Di tengah kekhawatiran akan potensi intervensi Istana, Thomas Djiwandono memberikan jawaban tegas yang mengejutkan banyak pihak. Ia membuat pernyataan lugas di hadapan para anggota dewan dan menjamin bahwa dirinya akan menjaga independensi Bank Indonesia, benteng terakhir stabilitas moneter negara.

“Saya bukan anggota Gerindra lagi,” tegas Thomas saat uji kelayakan dan kepatutan.

Pernyataan ini menjadi sebuah janji publik. Ia seolah menarik garis demarkasi yang jelas antara hubungan keluarganya dengan Presiden Prabowo dan tanggung jawab profesionalnya di Bank Indonesia. Thomas sadar betul bahwa posisinya sebagai Deputi Gubernur BI menuntut loyalitas tunggal pada kepentingan ekonomi negara, bukan pada afiliasi politik atau keluarga.

Kekhawatiran publik ini juga direspons oleh politisi senior PDIP, Said Abdullah. Menurutnya, meskipun hubungan keluarga tidak bisa dipungkiri, publik tidak perlu khawatir berlebihan.

“Publik tak perlu khawatir berlebihan,” ujar Said. Ia menekankan bahwa Bank Indonesia memiliki sistem kerja yang kokoh dan berlapis, yang tidak memungkinkan satu orang, bahkan seorang Deputi Gubernur, untuk membuat keputusan sepihak yang dipengaruhi oleh pihak luar.

Keputusan di BI, menurutnya, selalu diambil secara kolektif melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang didasarkan pada data dan analisis mendalam, bukan bisikan atau tekanan dari Istana.

Terpilihnya Thomas Djiwandono menjadi sebuah pertaruhan besar. Di satu sisi, rekam jejaknya di Kementerian Keuangan dianggap mumpuni. Namun di sisi lain, bayang-bayang nama besar Prabowo Subianto akan terus mengikutinya.

Baca Juga :

Ribuan Pelajar Bekasi Adakan Festival Olahraga Tradisional yang Super Seru!
7 Manfaat Daun Suji untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Kini, seluruh mata tertuju padanya. Mampukah ia membuktikan janjinya dan menjaga BI dari tarikan politik? Atau akankah kekhawatiran publik soal “bos titipan Istana” menjadi kenyataan? Lima tahun ke depan akan menjadi panggung pembuktian bagi Thomas Djiwandono.

You Might Also Like

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
TAGGED:Bank IndonesiaPartai GerindraPrabowo SubiantoSaid AbdullahThomas Djiwandono
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article “Kenapa Aku Tidak Seberharga Aisha?” Curhat Pilu Ressa Rizky, Minta Pengakuan Denada
Next Article Alarm Merah! 37 Juta Rakyat RI Terjebak ‘Kerja Rodi’ Modern Demi Sesuap Nasi
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

9 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index