By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Kementerian Pertanian Galang Bantuan Pangan bagi Korban Banjir di Aceh dan Sumatera
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kementerian Pertanian Galang Bantuan Pangan bagi Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Ekonomi

Kementerian Pertanian Galang Bantuan Pangan bagi Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
7 months ago
Share
5 Min Read
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/12/2025). (Foto: ANTARA/Shofi Ayudiana)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/12/2025). (Foto: ANTARA/Shofi Ayudiana)
SHARE

Inversi.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mengintensifkan upaya kemanusiaan dengan menghimpun bantuan pangan dan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak banjir serta tanah longsor di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menimbulkan dampak luas, sehingga memerlukan dukungan cepat dan terkoordinasi dari berbagai lembaga pemerintah maupun mitra strategis.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa penggalangan bantuan dilakukan melalui sinergi dengan para mitra Kementan serta kontribusi pegawai kementerian dari berbagai wilayah. Ia menjelaskan bahwa selain bantuan barang, masyarakat terdampak juga mendapatkan dukungan berupa bantuan tunai. Hingga 2 Desember pada pukul 9.47 WIB, total dana yang terkumpul mencapai Rp52 miliar.

“Insya Allah besok pagi sebagian bantuan akan kami lepas dari Jakarta. Secara bertahap, seluruh bantuan akan dikirim langsung ke lapangan,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

Bantuan barang yang berhasil dihimpun mencakup minyak goreng sebanyak 505 ribu liter, beras 21,87 ton, obat-obatan 15 ribu pcs, pampers 14.423 ball, mi instan 11.093 dus, sosis 9.375 dus, abon 10.256 pcs, gula 7,59 ton, telur 2,19 ton, susu 923 dus, serta air mineral 1.875 dus. Dari hasil perhitungan, nilai total bantuan barang tersebut mencapai Rp21,44 miliar. Menurut Amran, seluruh dukungan ini menjadi bukti solidaritas sektor pertanian untuk membantu masyarakat yang paling terdampak bencana.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa percepatan distribusi menjadi prioritas utama mengingat banyaknya wilayah yang masih kesulitan akses akibat kerusakan infrastruktur dan genangan yang belum surut. Untuk itu, Kementan melakukan koordinasi dengan TNI Angkatan Udara guna mempercepat pengiriman bantuan langsung ke titik-titik terdampak. Amran menegaskan bahwa upaya ini penting untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Seluruh bantuan akan dikirim secara bertahap dan kami pastikan prosesnya berlangsung secepat mungkin,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan stok pangan tambahan untuk tiga provinsi terdampak sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kelangkaan dan gangguan logistik. Stok tersebut terdiri atas 34 ribu ton beras dan 6,8 juta liter minyak goreng. Adapun perinciannya adalah Aceh mendapatkan alokasi 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng, Sumatera Utara menerima 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng, sedangkan Sumatera Barat memperoleh 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng. Penyaluran stok pangan tambahan ini dilakukan secara paralel dengan program bantuan yang dihimpun Kementan.

Amran menegaskan bahwa keberadaan stok pangan yang mencukupi sangat penting untuk menjaga kestabilan pasokan di daerah terdampak, terutama bagi masyarakat yang masih berada di pos pengungsian. Ia menilai bahwa ketahanan pangan harus dijaga dalam kondisi darurat agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak banjir segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan, baik berupa pangan maupun kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.

Baca Juga :

Erick Thohir Ungkap Isi Pertemuannya dengan Jokowi dan Prabowo, Bahas soal Industri Pertahanan
Fakta-fakta Muhammad Iqbal, Gelandang Persebaya yang Berhasil Geser Rekor Hilton Moreira

Penghimpunan dan distribusi bantuan ini sekaligus menjadi bentuk kehadiran negara dalam situasi yang menimpa warga di sejumlah wilayah Sumatera. Dengan kerusakan permukiman, terganggunya mobilitas, serta terbatasnya akses terhadap kebutuhan dasar, bantuan pangan menjadi salah satu aspek yang paling mendesak untuk dipenuhi.

Kementan memastikan bahwa seluruh proses pengumpulan, pendataan, hingga penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan terstruktur. Selain penugasan internal, kementerian juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat solidaritas dan kolaborasi dalam menghadapi bencana. Amran menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah memberikan dukungan, baik berupa dana maupun barang, sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan kesiapan logistik dan dukungan lintas lembaga, pemerintah berharap penanganan bencana dapat berlangsung lebih efektif. Distribusi bantuan diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendukung proses pemulihan masyarakat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang masih dilanda situasi darurat. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memonitor perkembangan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara merata ke wilayah terdampak.

Baca Juga : https://inversi.id/data-bnpb-bencana-banjir-di-sumatera-lebih-dari-3-juta-warga-terdampak/

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat
Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
TAGGED:AcehBanjirBantuanEkonomiKementanKorbanSumatera
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Seorang warga shalat di area rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Minggu (30/11/2025). (Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar) Data BNPB Bencana Banjir di Sumatera: Lebih dari 3 Juta Warga Terdampak
Next Article Petugas Satlantas Menegur Pengendara di Bojonegoro (foto : Tri) 100 Ribu Lebih Pengendara Ditegur dan Ditilang Saat Operasi Zebra di Bojonegoro
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

4 days ago
EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

5 days ago
Ekonomi

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

5 days ago
EkonomiTerkini

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index